Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

Said Abdullah Minta Agrinas Batalkan Impor 105 Ribu Mobil Niaga dari Indi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah meminta PT Agrinas Pangan Nusantara membatalkan rencana impor 105.000 unit mobil niaga dari India. Said menilai rencana tersebut berpotensi melemahkan industri otomotif nasional dan tidak sejalan dengan upaya memperkuat perekonomian domestik. Apalagi, pembelian kendaraan itu disebut akan menggunakan anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dengan skema multiyears.

“Aksi korporasi dari dana APBN ini perlu dipikirkan ulang,” kata Said dalam keterangannya, Rabu (25/2/2026).

Menurut Said, Presiden Prabowo Subianto telah mencanangkan sejumlah program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) untuk mendorong ekonomi desa serta memperkuat rantai pasok dalam negeri.

Ia menilai rencana impor dalam jumlah besar mencerminkan belum adanya sinkronisasi dalam penguatan industri nasional, khususnya sektor manufaktur dan otomotif. Said juga menyinggung kajian dari Center of Economic and Law Studies (Celios) yang memperkirakan potensi dampak ekonomi dari kebijakan impor tersebut.

Dalam kajian itu disebutkan adanya potensi penggerusan produk domestik bruto (PDB) hingga Rp39,29 triliun, penurunan pendapatan masyarakat sekitar Rp39 triliun, serta penurunan surplus industri otomotif hingga Rp21,67 triliun.

Selain itu, terdapat potensi pengurangan pendapatan tenaga kerja di seluruh rantai pasok industri otomotif hingga Rp17,39 triliun dan tekanan terhadap penerimaan pajak bersih sebesar Rp240 miliar.

Said turut mempertanyakan komunikasi Agrinas dengan produsen otomotif dalam negeri maupun Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo).

Ia mencatat, angka 105.000 unit hampir setara dengan produksi mobil niaga nasional dalam satu tahun.

Menurut dia, jika pengadaan dilakukan di dalam negeri, kebijakan tersebut berpotensi menggerakkan industri otomotif, menyerap tenaga kerja, dan menciptakan efek berganda bagi perekonomian.

Said juga menekankan pentingnya mempertimbangkan aspek layanan purna jual, ketersediaan suku cadang, dan jaringan bengkel. Ia menilai harga beli yang lebih murah belum tentu efisien jika biaya jangka panjang justru lebih tinggi.

“Lebih bijak jika langkah ini bukan hanya dipikir ulang, tetapi dibatalkan,” ujar Said.

Ia menegaskan, setiap belanja negara harus dihitung manfaat ekonominya bagi industri nasional dan tenaga kerja dalam negeri, bukan semata-mata pertimbangan harga.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak di pasar domestik Indonesia menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026. Kenaikan harga logam putih ini terjadi seiring dengan reli harga emas global dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah volatilitas pasar keuangan awal tahun. Bagi para investor logam mulia, kenaikan ini menjadi […]

  • Irene Sukandar Resmi Menikah dengan Master Catur AS Eric Rosen

    Irene Sukandar Resmi Menikah dengan Master Catur AS Eric Rosen

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Grand master wanita Indonesia, Irene Kharisma Sukandar, resmi menikah dengan pecatur asal Amerika Serikat, Eric Rosen, yang menyandang gelar master internasional. Kabar pernikahan tersebut pertama kali dibagikan Eric melalui akun media sosialnya. Dalam unggahan itu, ia menyampaikan kebahagiaannya atas pernikahan dengan Irene. “Saya baru saja menikah dengan seseorang yang luar biasa,” tulis Eric, […]

  • Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 dengan menggelar kegiatan di Masjid Al-Ikhlas, RT 06, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/2/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana. Pada kesempatan yang sama, Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi juga dilaksanakan di masjid yang sama […]

  • Jangan Dianggap Sepele! Kemarau Mulai Gerus Sumber Air Jambi

    Jangan Dianggap Sepele! Kemarau Mulai Gerus Sumber Air Jambi

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim kemarau 2026 mulai memberikan tekanan terhadap ketersediaan air di sejumlah wilayah Provinsi Jambi. Bukan hanya suhu udara yang meningkat dan ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang membesar, sumber air baku untuk kebutuhan masyarakat juga mulai menghadapi tekanan. Di Kota Jambi, kondisi Sungai Batanghari yang menjadi sumber utama air baku Perumda Tirta […]

  • Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    Prediksi Indonesia vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Laga puncak FIFA Series 2026 akan mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3/2026). Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit dengan tensi tinggi. Tim Garuda melangkah ke final usai tampil meyakinkan dengan mengalahkan Saint Kitts and Nevis 4-0. Sementara Bulgaria menunjukkan kekuatan ofensif luar biasa setelah menghancurkan Kepulauan […]

  • Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    Pertumbuhan Kredit 8% – 12%, BI: Ideal Jaga Stabilitas Sistem Keuangan

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) menilai pertumbuhan kredit di kisaran 8% – 12% pada tahun 2026 menjadi level paling ideal untuk menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi. Pertumbuhan di luar kisaran tersebut, justru bakal berisiko menekan ketahanan perbankan atau justru menahan laju pemulihan ekonomi. Asisten Gubernur BI Solikin M. Juhro mengatakan, target tersebut […]

expand_less