Kamis, 9 Jul 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

Minyak Dunia Melonjak, Berapa Lama APBN Bisa Menahan Harga BBM?

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia masih berupaya menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) meski tekanan dari lonjakan harga minyak dunia terus menguat. Namun di balik kebijakan tersebut, muncul pertanyaan besar: sampai kapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) mampu bertahan?

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi untuk meredam dampak gejolak global, termasuk konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang mendorong kenaikan harga energi.

Salah satu strategi yang ditempuh adalah efisiensi anggaran serta realokasi belanja negara. Pemerintah bahkan mulai menerapkan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) guna menghemat konsumsi energi.

Langkah ini diperkirakan mampu menghemat APBN hingga Rp6,2 triliun. Selain itu, penghematan konsumsi BBM masyarakat diproyeksikan mencapai Rp59 triliun.

Tak hanya itu, pemerintah juga memangkas berbagai belanja non-prioritas, mulai dari perjalanan dinas hingga kegiatan seremonial. Total anggaran yang direalokasi diperkirakan mencapai Rp121 triliun hingga Rp130 triliun.

Meski begitu, para analis mengingatkan bahwa langkah ini hanya bersifat sementara.

Analis ekonomi menilai, kemampuan APBN dalam menahan gejolak harga BBM sangat bergantung pada pergerakan harga minyak global. Jika harga terus bertahan tinggi, ruang fiskal akan semakin tertekan.

Subsidi dan kompensasi energi disebut sebagai “kebocoran tak terlihat” yang perlahan menggerus keuangan negara. Dalam situasi seperti ini, pemerintah dihadapkan pada pilihan sulit: menambah utang, memangkas belanja lain, atau pada akhirnya menaikkan harga BBM.

“Ini bukan soal mampu atau tidak, tapi soal seberapa lama bisa bertahan. Kebijakan ini lebih seperti menunda kenaikan, bukan mencegahnya,” ujar seorang analis.

Dengan kata lain, selama harga minyak dunia belum stabil, tekanan terhadap APBN akan terus berlangsung. Dan cepat atau lambat, keputusan terkait harga BBM bisa menjadi tak terhindarkan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    Akhirnya Turun, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2,91 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Antam mengalami koreksi hari ini, Selasa (27/1/2026). Meskipun harga emas spot global (XAU/USD) sedang dalam tren positif menembus level USD 5.000 per troy ounce, penguatan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS mampu menahan lonjakan harga emas hari ini di pasar domestik. Tercatat, harga emas Antam pecahan 1 gram turun […]

  • Prabowo Instruksikan Anggaran Program MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

    Prabowo Instruksikan Anggaran Program MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melakukan penyesuaian besar terhadap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemangkasan anggaran MBG dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun sebagai bagian dari upaya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah penyesuaian tata kelola […]

  • Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    Kementerian ATR/BPN Telah Tetapkan Tanah Terlantar 5.114 Hektar

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menetapkan tanah telantar dalam satu tahun mencapai 5.114,23 hektar di lima provinsi. Sementara itu, melalui penerbitan Surat Keputusan (SK) Pendayagunaan Tanah Cadangan Umum Negara (TCUN), telah ditetapkan 5.198,13 hektare, di mana 5.006,68 hektare atau 96 persen dialokasikan langsung untuk program Reforma Agraria. “Tanah […]

  • Dominasi Eropa! Jerman & Swedia Kuasai Puncak Piala Dunia 2026

    Dominasi Eropa! Jerman & Swedia Kuasai Puncak Piala Dunia 2026

    • calendar_month Senin, 15 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim nasional Jerman dan Swedia melenggang ke puncak klasemen sementara grup masing-masing pada Senin (15/6/2026), seusai mengawali kiprah mereka di Piala Dunia 2026 dengan pesta gol. Jerman menduduki puncak klasemen sementara Grup E seusai melumat tim debuan Curacao 7-1 di Stadion NRG, Houston, Texas, Amerika Serikat (AS). Laga Grup E lain yang berlangsung […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beruntun naik, kini harga emas Antam anjlok. Harga emas Antam jatuh sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.412.000 per gram pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Harga beli kembali (buyback) emas Antam pun ikut terpangkas menjadi Rp 2.273.000 per gram. Kini harga emas Antam yang termurah dibanderol Rp1.256.000, Sedangkan paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Transaksi harga […]

expand_less