Senin, 24 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kemenperin Gandeng MR.DIY, Dorong Produk IKM Tembus Ritel Modern Nasional

Kemenperin Gandeng MR.DIY, Dorong Produk IKM Tembus Ritel Modern Nasional

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mempercepat akses pasar bagi industri kecil menengah (IKM) dengan menggandeng ritel modern, langkah yang diharapkan langsung mendongkrak daya saing produk lokal di tengah ketatnya persaingan pasar, dikutip dari ANTARA News.

Kemenperin menjalin kerja sama strategis dengan PT Daya Intiguna Yasa Tbk (MR.DIY) untuk membuka jalur distribusi yang lebih luas bagi produk IKM nasional.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan kolaborasi ini menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat ekosistem industri dalam negeri.

“Kerja sama ini kami dorong untuk membangun pemasaran yang lebih kuat agar produk IKM semakin kompetitif dan menjangkau pasar lebih luas,” ujar Agus, dikutip dari ANTARA.

Kemenperin mencatat sektor manufaktur nasional masih menunjukkan kinerja solid. Pada triwulan I 2026, industri pengolahan tumbuh 5,04 persen dan menyumbang 19,07 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Pemerintah juga mencatat Indeks Kepercayaan Industri (IKI) April 2026 berada di level ekspansif sebesar 51,75.

Agus menilai capaian ini menunjukkan industri nasional tetap bertahan di tengah tekanan global, termasuk krisis energi dan gejolak geopolitik.

Kemenperin menempatkan IKM sebagai fondasi utama ekonomi nasional. Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2025 mencatat jumlah IKM mencapai 4,43 juta unit usaha atau 99,79 persen dari total industri.

IKM juga menyumbang 21,71 persen terhadap output industri nasional dan menyerap lebih dari 13 juta tenaga kerja.

Direktur Jenderal IKMA Kemenperin Reni Yanita menegaskan penguatan IKM berarti memperkuat ekonomi nasional secara langsung.

“Ketika IKM tumbuh, fondasi ekonomi bangsa ikut menguat,” ujarnya.

Kemenperin langsung memasukkan program konkret dalam kerja sama ini. Pemerintah dan MR.DIY akan melakukan:

  • Pertukaran data dan informasi
  • Fasilitasi promosi produk
  • Perluasan akses pasar
  • Penguatan jejaring kemitraan
  • Pendampingan pemasaran

Produk IKM yang masuk mencakup berbagai sektor, mulai dari perlengkapan rumah tangga, elektronik, alat tulis, hingga kosmetik dan aksesoris kendaraan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    Jelang Perayaan tahun Baru 2026 Jambi Diguyur Hujan

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuaca di Provinsi Jambi pada hari ini diprakirakan masih didominasi oleh hujan dengan intensitas ringan hingga sedang. Sejumlah wilayah bahkan berpotensi mengalami hujan disertai petir, terutama pada siang hingga malam hari. Berdasarkan prakiraan cuaca, Kota Jambi berpotensi mengalami hujan petir dengan suhu berkisar 23–31 derajat Celsius dan tingkat kelembapan mencapai 70–98 persen. Kondisi […]

  • Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    Harga Mobil Listrik Naik Akhir Januari 2026, BYD Atto 1 Tembus Rp199 Juta

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga mobil listrik di Indonesia mulai mengalami penyesuaian pada akhir Januari 2026. Sejumlah produsen seperti BYD, Wuling, dan Changan tercatat menaikkan banderol beberapa model andalannya, menyusul dinamika biaya produksi dan strategi bisnis masing-masing merek. Salah satu model yang mengalami kenaikan adalah BYD Atto 1, mobil listrik terlaris sepanjang 2025. Varian termurah Atto 1 […]

  • IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    IHSG Anjlok 7,34% Usai MSCI Bekukan Rebalancing

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar saham Indonesia mengalami guncangan hebat setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) membekukan sejumlah perubahan indeks terkait kebijakan free float. Dampaknya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam 7,34% pada perdagangan Rabu (28/1/2026) dan memicu kekhawatiran investor terhadap potensi penurunan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia […]

  • Sungai Batanghari Surut Drastis, Ikan Keramba Mati dan Hamparan Pasir Mulai Muncul

    Sungai Batanghari Surut Drastis, Ikan Keramba Mati dan Hamparan Pasir Mulai Muncul

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Musim kemarau yang melanda Provinsi Jambi mulai memberikan dampak nyata terhadap kondisi Sungai Batanghari. Debit air sungai terpanjang di Pulau Sumatera itu menyusut cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir, terutama di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Minimnya pasokan air dari daerah hulu ditambah tidak adanya hujan selama hampir satu bulan terakhir menjadi penyebab utama […]

  • Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini 18 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan, Kerinci Waspada Kabut

    Prakiraan Cuaca Jambi Hari Ini 18 Agustus 2026: Sejumlah Wilayah Cerah Berawan, Kerinci Waspada Kabut

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca di Provinsi Jambi pada Selasa, 18 Agustus 2026, cukup beragam. Sejumlah wilayah diprediksi cerah hingga cerah berawan, sementara beberapa daerah lainnya berpotensi mengalami udara kabur hingga hujan ringan. Berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca di wilayah Jambi hari ini didominasi cerah berawan, berawan, dan udara kabur. Di wilayah pegunungan, kondisi […]

  • Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Anjlok, Ini Rincian Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian kompak melemah pada perdagangan Selasa (14/4/2026) ini. Penurunan harga emas Pegadaian tersebut untuk semua jenis yaitu UBS dan Galeri24. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman Sahabat Pegadaian. Harga emas UBS turun menjadi Rp2.853.000 per gram dari semula Rp2.890.000 per gram. Sementara harga […]

expand_less