Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Dari Batok Kelapa Jadi Cuan, Warga Binaan Lapas Muara Sabak Ekspor Arang ke Asia

Dari Batok Kelapa Jadi Cuan, Warga Binaan Lapas Muara Sabak Ekspor Arang ke Asia

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Batok kelapa yang biasanya dianggap sebagai limbah ternyata bisa mendatangkan cuan. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Narkotika Muara Sabak, Jambi, tempurung kelapa diolah menjadi arang hingga berhasil menembus pasar ekspor.

Untuk pertama kalinya, Lapas Narkotika Muara Sabak melepas 6,8 ton arang tempurung kelapa hasil produksi warga binaan. Produk tersebut selanjutnya akan dikirim ke sejumlah negara di Asia, seperti India, Bangladesh, Arab Saudi, dan China. Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Muara Sabak, Hendra Turnip, mengatakan produksi arang tersebut melibatkan sembilan warga binaan.

“Hari ini kita melepas arang tempurung hasil pengolahan yang dilakukan warga binaan dan petugas lapas,” kata Hendra di Muara Sabak, Senin.

Untuk tahap awal, proses pengiriman dilakukan melalui perusahaan penampung asal Jakarta. Arang yang sudah selesai diproduksi akan dijemput dari Muara Sabak, kemudian dibawa ke Jakarta sebelum dikirim ke negara tujuan.

Program ini berawal dari ide memanfaatkan potensi perkebunan kelapa yang cukup melimpah di wilayah tersebut. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Muhammad Askari Utomo mengatakan tempurung kelapa dipilih karena mudah diperoleh dan memiliki nilai ekonomi jika diolah dengan baik.

Menariknya, bahan baku arang berasal dari keluarga warga binaan. Pihak lapas kemudian membantu proses pembakaran dan membuka akses pasar untuk produk tersebut.

Saat ini, harga arang tempurung kelapa di tingkat perusahaan penampung mencapai sekitar Rp11 ribu per kilogram. Dengan produksi 6,8 ton, nilai penjualan kotor dari ekspor perdana ini mencapai sekitar Rp74,8 juta.

Hasil penjualan nantinya tidak hanya menjadi pemasukan kegiatan produksi. Keuntungan akan dikembalikan kepada keluarga warga binaan setelah dikurangi biaya produksi, premi bagi pekerja, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Keuntungan kita kembalikan ke keluarga warga binaan. Jadi kegiatan ini sepenuhnya untuk kesejahteraan keluarga warga binaan,” ujar Askari.

Program tersebut menjadi contoh bahwa pembinaan di dalam lapas tak melulu soal keterampilan. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah tempurung kelapa pun bisa diubah menjadi produk bernilai ekonomi dan membuka peluang warga binaan untuk tetap produktif.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Haram Paksakan Ego! Syarat Utama Pelatih Timnas Indonesia

    Haram Paksakan Ego! Syarat Utama Pelatih Timnas Indonesia

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PSSI tidak main-main dalam berburu pelatih Timnas Indonesia yang baru. Ada standar tinggi yang ditetapkan federasi bagi sang juru taktik anyar. Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, membocorkan kriteria krusial yang wajib dipenuhi. Bukan sekadar nama besar, tapi soal kecocokan filosofi. Amali menegaskan bahwa arsitek baru nanti harus paham betul materi pemain Skuad […]

  • BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    BKN: Regulasi Kriminogenik dan Viktimogenik Ancam Hak Masyarakat dan Picu Korupsi Birokrasi

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menilai tantangan utama reformasi birokrasi di Indonesia tidak hanya terletak pada percepatan digitalisasi, tetapi juga pada kualitas regulasi yang dihasilkan pemerintah. Regulasi yang keliru dinilai berpotensi menjadi sumber kejahatan birokrasi sekaligus merugikan hak kesejahteraan masyarakat. Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh mengatakan, kebijakan publik yang bersifat kriminogenik dan viktimogenik harus […]

  • Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    Menperin: Pengangguran Masih 5%, Pemerintah Ambil Langkah Proaktif

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa Indonesia tengah berada dalam momentum bonus demografi terbesar, dengan penduduk usia produktif mencapai lebih dari 218 juta jiwa. Kondisi ini disebut menjadi kesempatan emas untuk mempercepat pertumbuhan industri nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus pada kegiatan Wisuda Bersama Politeknik dan Akademi Komunitas Kementerian Perindustrian 2025 di […]

  • Polda NTT Rutin Awasi Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah di Kupang

    Polda NTT Rutin Awasi Keamanan Menu Makan Bergizi Gratis untuk Siswa Sekolah di Kupang

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) secara rutin melakukan pengawasan dan pengecekan keamanan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebelum menu tersebut didistribusikan ke sekolah-sekolah di Kota Kupang. Langkah ini merupakan bentuk kepedulian Polri dalam memastikan makanan yang dikonsumsi anak-anak aman, bergizi, dan memenuhi standar kesehatan. Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol […]

  • IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    IHSG Bangkit ke Zona Hijau, Saham NZIA dan WBSA Melonjak Pagi Ini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat pada awal perdagangan Selasa, 26 Mei 2026, setelah sempat dibuka di zona merah. Pergerakan ini ditopang oleh lonjakan sejumlah saham yang mencatatkan kenaikan signifikan. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG sempat melemah ke level 6.201,8 saat pembukaan. Namun dalam 10 menit pertama perdagangan, indeks berbalik naik […]

expand_less