Senin, 31 Agu 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Dari Batok Kelapa Jadi Cuan, Warga Binaan Lapas Muara Sabak Ekspor Arang ke Asia

Dari Batok Kelapa Jadi Cuan, Warga Binaan Lapas Muara Sabak Ekspor Arang ke Asia

  • account_circle say say
  • calendar_month 0 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Batok kelapa yang biasanya dianggap sebagai limbah ternyata bisa mendatangkan cuan. Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Narkotika Muara Sabak, Jambi, tempurung kelapa diolah menjadi arang hingga berhasil menembus pasar ekspor.

Untuk pertama kalinya, Lapas Narkotika Muara Sabak melepas 6,8 ton arang tempurung kelapa hasil produksi warga binaan. Produk tersebut selanjutnya akan dikirim ke sejumlah negara di Asia, seperti India, Bangladesh, Arab Saudi, dan China. Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Narkotika Muara Sabak, Hendra Turnip, mengatakan produksi arang tersebut melibatkan sembilan warga binaan.

“Hari ini kita melepas arang tempurung hasil pengolahan yang dilakukan warga binaan dan petugas lapas,” kata Hendra di Muara Sabak, Senin.

Untuk tahap awal, proses pengiriman dilakukan melalui perusahaan penampung asal Jakarta. Arang yang sudah selesai diproduksi akan dijemput dari Muara Sabak, kemudian dibawa ke Jakarta sebelum dikirim ke negara tujuan.

Program ini berawal dari ide memanfaatkan potensi perkebunan kelapa yang cukup melimpah di wilayah tersebut. Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Muara Sabak Muhammad Askari Utomo mengatakan tempurung kelapa dipilih karena mudah diperoleh dan memiliki nilai ekonomi jika diolah dengan baik.

Menariknya, bahan baku arang berasal dari keluarga warga binaan. Pihak lapas kemudian membantu proses pembakaran dan membuka akses pasar untuk produk tersebut.

Saat ini, harga arang tempurung kelapa di tingkat perusahaan penampung mencapai sekitar Rp11 ribu per kilogram. Dengan produksi 6,8 ton, nilai penjualan kotor dari ekspor perdana ini mencapai sekitar Rp74,8 juta.

Hasil penjualan nantinya tidak hanya menjadi pemasukan kegiatan produksi. Keuntungan akan dikembalikan kepada keluarga warga binaan setelah dikurangi biaya produksi, premi bagi pekerja, serta Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

“Keuntungan kita kembalikan ke keluarga warga binaan. Jadi kegiatan ini sepenuhnya untuk kesejahteraan keluarga warga binaan,” ujar Askari.

Program tersebut menjadi contoh bahwa pembinaan di dalam lapas tak melulu soal keterampilan. Dengan pengelolaan yang tepat, limbah tempurung kelapa pun bisa diubah menjadi produk bernilai ekonomi dan membuka peluang warga binaan untuk tetap produktif.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per Senin (5/1/2026), penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras […]

  • Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan skema pengamanan pergerakan puluhan ribu buruh menuju Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penandaan bus rombongan dengan stiker warna berdasarkan asal wilayah. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama jajaran Polda Jawa […]

  • Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih […]

  • Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    Banjir Bandang Sitaro Sulut, Pemda Tetapkan Status Tanggap Darurat Selama 14 Hari

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau, Tagulandang, dan Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, menetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi menyusul banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sejak awal pekan ini. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan status tanggap darurat tersebut berlaku selama 14 hari, terhitung mulai 5 hingga 18 Januari 2026. Penetapan status ini tertuang dalam […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan […]

  • Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    Industri Tekstil Indonesia Tetap Bergairah, Ekspor Capai US$11,9 Miliar Meski Dihantam Tantangan Global

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor tekstil dan garmen Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa di tengah tekanan ekonomi global. Asosiasi Garment dan Textile Indonesia (AGTI) mencatat, ekspor industri ini menembus US$11,9 miliar pada akhir 2024, menjadikannya salah satu kontributor utama ekspor nonmigas nasional. Ketua AGTI Anne Patricia Sutanto menegaskan bahwa industri tekstil Indonesia tidak sedang melemah, melainkan tengah […]

expand_less