Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan izin impor bahan bakar minyak (BBM) bagi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta berlaku untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk memberikan kepastian pasokan sekaligus ruang evaluasi terhadap dinamika konsumsi BBM nasional.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan izin impor telah diberikan kepada sejumlah pengelola SPBU swasta seperti bp dan Vivo. Sementara itu, izin impor untuk SPBU Shell masih dalam tahap evaluasi.

“Untuk SPBU swasta sudah diberikan izin impor selama enam bulan. Kecuali Shell, yang saat ini masih kami evaluasi,” ujar Laode, Senin (9/2/2026).

Menurut Laode, pemberian izin impor enam bulanan dimaksudkan agar pemerintah dan badan usaha dapat menyesuaikan volume impor dengan kebutuhan konsumsi BBM di lapangan. Evaluasi akan dilakukan sebelum izin diperpanjang untuk periode berikutnya.

Ia menjelaskan, salah satu pertimbangan belum diberikannya izin impor kepada Shell adalah keterlambatan perusahaan tersebut dalam menyetujui pembelian BBM melalui PT Pertamina saat terjadi kelangkaan BBM di SPBU swasta pada kuartal akhir 2025.

“Shell terakhir menyetujui proses pembelian BBM dari Pertamina. Itu yang menjadi salah satu bahan evaluasi kami,” kata Laode.

Akibat belum keluarnya izin impor, Shell saat ini belum dapat mengimpor maupun mendistribusikan BBM ke jaringan SPBU miliknya.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah akan bersikap tegas terhadap badan usaha pengelola SPBU swasta terkait kepatuhan terhadap regulasi, termasuk dalam penetapan kuota impor BBM.

Bahlil menyebutkan, bagi badan usaha yang tertib dan mematuhi aturan, pemerintah telah menghitung besaran kuota impor yang akan diberikan. Namun, bagi yang dinilai belum patuh, penetapan kuota masih akan dikaji lebih lanjut.

“Kalau yang tertib, kuotanya sudah kami hitung. Kalau yang tidak tertib, masih kami atur,” ujar Bahlil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sudah Dihitung Prabowo, 10.000 masih Bisa Pakai Ayam dan Telur

    Sudah Dihitung Prabowo, 10.000 masih Bisa Pakai Ayam dan Telur

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Kepala BGN Nanik S Deyang menyampaikan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menyiapkan dua jenis lauk dalam hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) setiap harinya. “Selain susu, harus ada dua jenis lauk, bukan satu,” kata Nanik, dalam keterangan resmi, Rabu (15/10/2025). Nanik mengatakan, instruksi tersebut langsung disampaikan oleh Presiden, […]

  • Makanan Segar Ini Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Kulkas

    Makanan Segar Ini Sebaiknya Tidak Disimpan dalam Kulkas

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salah satu hal terburuk tentang membeli buah dan sayuran segar adalah melihatnya membusuk di laci penyimpanan dan akhirnya membuangnya. Penyebabnya mungkin karena anda menyimpan buah atau sayur dengan cara yang tidak tepat, misalnya di dalam kulkas. Dalam siaran Eating Well yang terbit pada Jumat (13/3/2026), ada beberapa daftar makanan segar yang sebaiknya tidak […]

  • Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    Baru Sehari Menguat, Rupiah Kembali Tersungkur Dihantam Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penguatan rupiah tidak mampu bertahan lama. Setelah sempat memberikan harapan pada perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia kembali tertekan oleh bangkitnya dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026). Mengutip Antara, nilai tukar rupiah melemah 32 poin atau tergerus 0,18 persen menjadi Rp17.883 per dolar AS. Pelemahan ini membalikkan capaian positif sehari sebelumnya ketika […]

  • Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam naik lagi. Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/110/2025), harga emas Antam melonjak sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.303.000 per gram. Ini reli rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) selama lima hari beruntun. Adanya kenaikan tersebut harga emas Antam termurah dengan ukuran 0,5 […]

  • Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    Negosiasi Gagal, AS Blokade Selat Hormuz dan Siap Hancurkan Kapal Iran

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran kembali meningkat setelah negosiasi yang berlangsung di Islamabad, Pakistan, gagal mencapai kesepakatan. Presiden AS Donald Trump bahkan mengambil langkah agresif dengan memulai blokade terhadap Selat Hormuz, jalur strategis yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dunia. Langkah ini menandai eskalasi baru dalam konflik antara Washington dan Teheran. Trump […]

  • Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    Stagnan! Harga Emas Antam Tahan di Rp2,66 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam stagnan pada perdagangan Senin (22/6/2026). Logam mulia yang selama ini jadi primadona investasi masyarakat itu masih bertahan di level Rp2.668.000 per gram. Angka tersebut tidak berubah dibandingkan hari sebelumnya. Sebelumnya, pada Sabtu (20/6/2026), harga emas Antam sempat terkoreksi Rp5.000 sebelum akhirnya bertahan di posisi saat ini. Kondisi ini dinilai […]

expand_less