Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Properti » Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah membahas rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, hunian vertikal ini akan dikembangkan di 5 kota, yakni Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Manado.

“Jakarta sama Surabaya (dua kota yang paling siap menjadi pilot project),” kata Sri baru-baru ini.

Ia menegaskan, lewat skema FLPP, maka rusun subsidi bisa menjadi Hak Milik pembeli.

“FLPP nanti menjadi Hak Milik. Tapi bentuknya kan SHM Sarusun (Satuan Rumah Susun) atau seperti apa, kita bahas,” ujar Sri.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengaku tidak mau terburu-buru menetapkan aturan baru terkait luasan rumah susun (rusun) subsidi menjadi 45 meter persegi. Ia menjelaskan ada banyak aspek yang masih harus dibahas dan dipertimbangkan. Salah satunya terkait harga rumah yang dikhawatirkan naik dan membebani masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menjadi segmen pembeli tunggal.

“Sekarang sedang mempersiapkan. Kalau kita enggak persiapkan, maju-mundur maju-mundur, nanti oh ini legalnya salah, oh ini apa namanya, harganya kemahalan, oh ini begini-gini, mesti disounding,” kata Ara, sapaan akrab Menteri PKP, belum lama ini.

Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi kepada MBR, apakah menurut mereka kebijakan rusun subsidi 45 meter persegi sudah tepat sasaran. Selain itu, masalah legal, pembiayaan dan ketersediaan lahan juga menjadi pertimbangan.

“Ada 5 aspek skema, yaitu legal, lahan, pembiayaan, hunian, dan teknis desainnya,” ujar Ara.

Adapun ide merivisi luasan rusun subsidi agar lebih manusiawi tercetus usai Ara menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada beberapa waktu lalu. Luas rusun subsidi yang berlaku saat ini dinilai “parah” dan tidak manusiawi, khususnya terkait standar luas unit untuk MBR.

“Kita bisa ubah. Saya pikir paling manusiawilah,” ujar Purbaya saat itu.

Target utama dari terobosan ini adalah kelompok profesional yang selama ini terpinggirkan dari akses hunian dekat tempat kerja seperti guru, dosen, perawat, hingga pegawai-pegawai restoran.

“Supaya prinsipnya, rumah dan tempat tinggal jangan jauh. Jadi mereka dekat ke kantor, kalau perlu jalan,” timpal Ara.

Kedua menteri sepakat menciptakan proyek percontohan hunian vertikal (apartemen) dengan standar yang lebih baik. Jika standar ukuran yang berlaku saat ini 36 hingga 40 meter persegi untuk MBR dan kelas menengah tanggung, ke depan akan dibuat dengan lebih luas minimal 45 meter persegi. Sehingga lebih memadai untuk kehidupan keluarga dan anak-anak.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    Reklamasi Tanpa Izin di Gresik Disetop KKP, Luas Capai 1,72 Hektare

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara kegiatan reklamasi tanpa izin seluas 1,72 hektare di wilayah perairan Gresik, Jawa Timur. Langkah ini diambil setelah ditemukan dugaan pelanggaran pemanfaatan ruang laut yang dilakukan tanpa dokumen perizinan resmi. Direktur Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan KKP, Pung Nugroho Saksono, mengatakan bahwa kegiatan tersebut tidak […]

  • BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI. Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin […]

  • Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    Pertamina NRE Gandeng Bank Mandiri Luncurkan “AKU NET-ZERO HERO”

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya mendorong partisipasi publik dalam pengurangan emisi karbon terus diperkuat. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) bersama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, Jejakin, dan IDXCarbon meluncurkan kampanye bertajuk “AKU NET-ZERO HERO”. Peluncuran inisiatif tersebut dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Bumi sebagai respons atas semakin nyata dampak perubahan iklim yang dirasakan masyarakat. Kampanye […]

  • Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus bagi warga Jambi, khususnya para pencari kerja di sektor pendidikan. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dalam Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu rekrutmen PPPK terbesar tahun ini dengan total 8.180 formasi yang […]

  • Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar  Turun 15,38%  Menjadi  Rp 55.000 per Kilogram

    Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar  Turun 15,38%  Menjadi  Rp 55.000 per Kilogram

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar per 27 November 2025 tercatat stabil pada hampir semua komoditas. Meski demikian, beberapa komoditas hortikultura terutama kelompok cabe mengalami pergerakan harga, baik kenaikan maupun penurunan, berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi. Harga beras hari ini terpantau stabil dengan harga rata-rata berada di […]

  • Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    Bandara IMIP Morowali Ilegal 6 Tahun, TNI Temukan Pelanggaran Berat

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Operasi gabungan TNI di kawasan industri PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) mengungkap temuan mengejutkan. Bandara milik perusahaan yang pernah diresmikan pada era Presiden Joko Widodo itu ternyata beroperasi tanpa pengawasan otoritas negara selama enam tahun. Dalam temuan di lapangan, tidak ada petugas Bea Cukai, Imigrasi, maupun AirNav yang bekerja di bandara tersebut. […]

expand_less