Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

Terapkan Skema FLPP, Pemerintah Bangun Rusun Subsidi Hak Milik di Lima Kota

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah membahas rencana pembangunan rumah susun (rusun) subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Sri Haryati mengatakan, hunian vertikal ini akan dikembangkan di 5 kota, yakni Jakarta, Makassar, Medan, Surabaya, dan Manado.

“Jakarta sama Surabaya (dua kota yang paling siap menjadi pilot project),” kata Sri baru-baru ini.

Ia menegaskan, lewat skema FLPP, maka rusun subsidi bisa menjadi Hak Milik pembeli.

“FLPP nanti menjadi Hak Milik. Tapi bentuknya kan SHM Sarusun (Satuan Rumah Susun) atau seperti apa, kita bahas,” ujar Sri.

Sementara itu, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengaku tidak mau terburu-buru menetapkan aturan baru terkait luasan rumah susun (rusun) subsidi menjadi 45 meter persegi. Ia menjelaskan ada banyak aspek yang masih harus dibahas dan dipertimbangkan. Salah satunya terkait harga rumah yang dikhawatirkan naik dan membebani masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang menjadi segmen pembeli tunggal.

“Sekarang sedang mempersiapkan. Kalau kita enggak persiapkan, maju-mundur maju-mundur, nanti oh ini legalnya salah, oh ini apa namanya, harganya kemahalan, oh ini begini-gini, mesti disounding,” kata Ara, sapaan akrab Menteri PKP, belum lama ini.

Pemerintah juga harus melakukan sosialisasi kepada MBR, apakah menurut mereka kebijakan rusun subsidi 45 meter persegi sudah tepat sasaran. Selain itu, masalah legal, pembiayaan dan ketersediaan lahan juga menjadi pertimbangan.

“Ada 5 aspek skema, yaitu legal, lahan, pembiayaan, hunian, dan teknis desainnya,” ujar Ara.

Adapun ide merivisi luasan rusun subsidi agar lebih manusiawi tercetus usai Ara menerima kunjungan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa pada beberapa waktu lalu. Luas rusun subsidi yang berlaku saat ini dinilai “parah” dan tidak manusiawi, khususnya terkait standar luas unit untuk MBR.

“Kita bisa ubah. Saya pikir paling manusiawilah,” ujar Purbaya saat itu.

Target utama dari terobosan ini adalah kelompok profesional yang selama ini terpinggirkan dari akses hunian dekat tempat kerja seperti guru, dosen, perawat, hingga pegawai-pegawai restoran.

“Supaya prinsipnya, rumah dan tempat tinggal jangan jauh. Jadi mereka dekat ke kantor, kalau perlu jalan,” timpal Ara.

Kedua menteri sepakat menciptakan proyek percontohan hunian vertikal (apartemen) dengan standar yang lebih baik. Jika standar ukuran yang berlaku saat ini 36 hingga 40 meter persegi untuk MBR dan kelas menengah tanggung, ke depan akan dibuat dengan lebih luas minimal 45 meter persegi. Sehingga lebih memadai untuk kehidupan keluarga dan anak-anak.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BSI Resmi Kantongi Izin Simpanan Emas

    BSI Resmi Kantongi Izin Simpanan Emas

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk resmi memperoleh izin bulion jasa simpanan emas. Dengan izin tersebut maka BSI kini memiliki tiga kegiatan usaha bulion yakni Simpanan Emas, Perdagangan Emas dan Penitipan Emas. Izin sebagai Bank dengan jasa simpanan emas diperoleh pada 10 November 2025. Jasa Simpanan Emas adalah penyimpanan emas oleh nasabah di bank […]

  • Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Tidak Bergerak

    Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Tidak Bergerak

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS di Pegadaian tidak mengalami pergerakan dari perdagangan hari sebelumnya. Tidak adanya perubahan harga ini mengikuti tren pergerakan harga emas global yang sedang berkonsolidasi di level tertinggi. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Kamis (12/2/2026), menunjukkan harga emas UBS tetap berada di angka Rp3.002.000 per gram dan Galeri24 […]

  • Pemprov Bali Bentuk Posko 24 Jam Lindungi Wisatawan di Semua Destinasi

    Pemprov Bali Bentuk Posko 24 Jam Lindungi Wisatawan di Semua Destinasi

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali tengah merancang pembentukan unit layanan terpadu dan posko pelayanan wisatawan di seluruh destinasi wisata yang akan beroperasi selama 24 jam. Gubernur Bali Wayan Koster menjelaskan, keberadaan posko tersebut akan menjadi pusat koordinasi berbagai instansi terkait untuk memastikan keamanan dan kenyamanan wisatawan selama berlibur di Pulau Dewata. “Posko ini harus […]

  • Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

    Purbaya Sebut Coretax Bermasalah dan “Aneh”, Ada Integrasi ke Vendor, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem perpajakan Coretax masih menghadapi sejumlah persoalan, baik dari sisi teknis maupun desain. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul banyaknya keluhan wajib pajak terkait gangguan saat pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan. Purbaya mengatakan, hasil penelusuran awal menunjukkan adanya kejanggalan dalam sistem. Ia menyebut Coretax kerap mengalami gangguan yang membuat […]

  • Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

    Insentif Stunting Daerah Turun Drastis Usai Dipangkas Menkeu Purbaya

    • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memangkas alokasi dana insentif fiskal untuk daerah berprestasi dalam penurunan stunting. Jika pada tahun 2024 anggaran yang disiapkan mencapai Rp 775 miliar, pada tahun 2025 turun drastis menjadi hanya Rp 300 miliar. Kebijakan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 330 Tahun 2025, yang diteken Purbaya pada […]

  • Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    Update Longsor Cisarua Bandung Barat: 50 Kantong Jenazah, 34 Korban Teridentifikasi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menerima sebanyak 50 kantong jenazah korban longsor Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Hingga Selasa (27/1/2026) malam, sebanyak 34 jenazah berhasil diidentifikasi. Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan jumlah korban yang teridentifikasi terus bertambah dibandingkan data sebelumnya yang mencatat 30 jenazah. “Dari […]

expand_less