Rabu, 28 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » China Pertimbangkan Batasi Ekspor Teknologi Panel Surya ke AS

China Pertimbangkan Batasi Ekspor Teknologi Panel Surya ke AS

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – China tengah mempertimbangkan pembatasan ekspor teknologi canggih untuk pembuatan panel surya ke Amerika Serikat. Kebijakan ini berpotensi memengaruhi investasi perusahaan AS serta memperdalam rivalitas teknologi kedua negara.

Mengutip laporan Reuters, pejabat China telah melakukan pembicaraan awal dengan sejumlah pemasok peralatan panel surya terkait kemungkinan pembatasan tersebut. Namun hingga kini, kebijakan itu masih dalam tahap diskusi dan belum menjadi aturan final.

China saat ini menguasai lebih dari 80% produksi komponen panel surya global dan menjadi rumah bagi sejumlah pemasok peralatan terbesar di dunia. Jika pembatasan diterapkan, perusahaan-perusahaan AS yang tengah mengembangkan produksi panel surya domestik berpotensi menghadapi hambatan signifikan.

Salah satu perusahaan yang terdampak adalah Tesla. Perusahaan milik Elon Musk tersebut diketahui tengah memperluas fasilitas produksi panel surya di AS.

Reuters sebelumnya melaporkan, Tesla berencana membeli peralatan panel surya senilai US$ 2,9 miliar dari pemasok China, termasuk Suzhou Maxwell Technologies, yang kini sedang mengurus izin ekspor dari otoritas China.

Rencana pembatasan ini juga mencerminkan meluasnya rivalitas teknologi antara China dan AS, yang sebelumnya telah mencakup pembatasan ekspor logam tanah jarang oleh Beijing sebagai respons atas kebijakan tarif Washington.

Selain Tesla, perusahaan teknologi besar seperti Google dan Amazon juga terus meningkatkan investasi di sektor energi surya dan penyimpanan energi, seiring meningkatnya kebutuhan listrik untuk pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Salah satu teknologi yang menjadi sorotan adalah HJT (heterojunction solar technology), yang dikenal memiliki efisiensi tinggi dalam menghasilkan energi dari sinar matahari. Peralatan produksi berbasis teknologi ini menjadi incaran perusahaan-perusahaan AS.

Di sisi lain, China mulai khawatir terhadap upaya perusahaan AS mengurangi ketergantungan terhadap teknologi surya dari negara tersebut. Ambisi Tesla untuk mencapai kapasitas produksi panel surya hingga 100 gigawatt di AS sebelum 2028 dinilai dapat menjadi ancaman serius bagi dominasi industri China.

Lembaga riset Trivium China menyebut, keberhasilan Tesla membangun kemandirian di sektor energi surya dapat menjadi “mimpi buruk” bagi produsen panel surya China.

Wacana pembatasan ekspor ini juga muncul menjelang rencana pertemuan antara Presiden China Xi Jinping dan Presiden AS Donald Trump di Beijing. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk menjaga stabilitas hubungan dagang kedua negara di tengah meningkatnya tensi global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    Polsek Bahar Selatan Edukasi Pekerja Sumur Minyak Rakyat soal K3 dan Regulasi ESDM di Tanjung Lebar

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesadaran akan pentingnya keselamatan kerja dalam aktivitas pengeboran minyak terus menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Hal ini terlihat dari kegiatan sosialisasi yang dilakukan Polsek Bahar Selatan kepada para pekerja sumur minyak rakyat di Desa Tanjung Lebar, Senin (9/3/2026). Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada edukasi terkait penerapan Keselamatan […]

  • Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.939 per Dolar AS, Makin Dekat Rp18.000!

    Rupiah Hari Ini Melemah ke Rp17.939 per Dolar AS, Makin Dekat Rp18.000!

    • calendar_month Selasa, 13 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali mendapat tekanan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (13/10/2026). Mata uang Indonesia membuka perdagangan di zona merah dan semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah pada pembukaan perdagangan melemah 26 poin atau 0,15 persen ke level Rp17.939 per dolar AS. Posisi tersebut memburuk […]

  • Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau stabil pada pembaruan data per 25 November 2025. Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai justru mencatat kenaikan. Untuk komoditas beras, hampir seluruh jenis berada pada kondisi stabil. Beras […]

  • Kapan THR Pensiunan 2026 Dibayar? Cek Tanggal dan Nominalnya di Sini

    Kapan THR Pensiunan 2026 Dibayar? Cek Tanggal dan Nominalnya di Sini

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) menantikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran 2026. Lantas, kapan THR pensiunan PNS 2026 cair dan berapa besarannya? Mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2025, THR dan gaji ketiga belas bagi pensiunan mencakup empat komponen, yakni pensiun pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, serta tambahan penghasilan. Menteri […]

  • Balas Serangan AS, Iran Klaim Gempur Dua Pangkalan Militer di Yordania

    Balas Serangan AS, Iran Klaim Gempur Dua Pangkalan Militer di Yordania

    • calendar_month Senin, 31 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) mengklaim melancarkan serangan terhadap dua pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania pada Senin, 31 Agustus 2026. Serangan disebut sebagai respons atas serangan militer Amerika Serikat ke Pulau Larak, Iran, sehari sebelumnya. IRGC menyatakan dua fasilitas militer AS yang menjadi sasaran adalah Pangkalan King Hussein dan Al Azraq. […]

  • Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    Strategi Polri Kawal 92 Ribu Buruh ke Jakarta saat May Day, Bus Diberi Stiker Warna

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepolisian menyiapkan skema pengamanan pergerakan puluhan ribu buruh menuju Jakarta dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Salah satu langkah yang diterapkan adalah penandaan bus rombongan dengan stiker warna berdasarkan asal wilayah. Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho mengatakan, koordinasi telah dilakukan bersama jajaran Polda Jawa […]

expand_less