Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dirut dan Komisaris Utama Narada AM Jadi Tersangka Kasus Dugaan Goreng Saham

Dirut dan Komisaris Utama Narada AM Jadi Tersangka Kasus Dugaan Goreng Saham

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bareskrim Polri menetapkan Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Narada Asset Manajemen sebagai tersangka dalam perkara dugaan manipulasi pasar modal atau praktik goreng saham. Kasus ini terkait dugaan insider trading dan perdagangan semu yang menciptakan distorsi harga saham.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penyidik menemukan indikasi penggunaan underlying asset reksa dana yang berasal dari saham-saham proyek yang dikendalikan pihak internal melalui jaringan afiliasi dan nominee.

Pola transaksi tersebut, kata Ade, diduga membentuk gambaran semu pergerakan harga saham yang tidak mencerminkan nilai fundamental perusahaan.

“Temuan ini mengarah pada indikasi praktik manipulasi pasar yang dapat menimbulkan artificial demand atau permintaan semu, distorsi harga, serta persepsi kinerja portofolio yang tidak riil,” ujar Ade dalam keterangan resmi, Rabu (4/2/2026).

Dalam proses penyidikan, penyidik telah memeriksa sedikitnya 70 orang saksi serta meminta keterangan dari ahli pasar modal. Berdasarkan hasil penyidikan tersebut, polisi menetapkan dua tersangka, yakni MAW selaku Komisaris Utama PT Narada Asset Manajemen dan DV selaku Direktur Utama PT Narada Adikara Indonesia.

Diketahui, jabatan Komisaris Utama Narada saat ini dipegang oleh Made Adi Wibawa, sedangkan posisi Direktur Utama dijabat oleh Dimay Vito.

Selain menetapkan tersangka, penyidik juga melakukan pemblokiran dan penyitaan sejumlah subrekening efek dengan nilai total sekitar Rp 207 miliar per Oktober 2025. Langkah tersebut dilakukan untuk mengamankan aset dan meminimalkan potensi kerugian investor.

Bareskrim menegaskan, penyidikan kasus ini masih terus berlanjut. Aparat penegak hukum membuka peluang pengembangan perkara apabila ditemukan pihak lain yang diduga terlibat dalam praktik manipulasi pasar tersebut.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah  Menguat Rp16.968 per Dolar AS Karena Faktor Ini

    Rupiah Menguat Rp16.968 per Dolar AS Karena Faktor Ini

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada perdagangan Selasa (17/3/2026). Kini rupiah di level Rp16.968 per dolar Amerika Serikat (AS) usai menguat 29 poin atau 0,17 persen dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.997 per dolar AS. Penguatan ini membawa harapan baru bagi mata uang Garuda setelah sebelumnya hampir menyentuh level psikologis Rp17.000 akibat sentimen negatif […]

  • Peretasan Bank Jakarta: Transaksi Anomali Capai Rp 227 Miliar

    Peretasan Bank Jakarta: Transaksi Anomali Capai Rp 227 Miliar

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Jakarta, sebelumnya bernama Bank DKI, mengalami peretasan serius pada sistem pembayaran BI Fast, menyebabkan transaksi anomali mencapai Rp 227,1 miliar. Insiden ini terjadi beberapa kali sejak 2024, dengan peretasan terakhir dilaporkan pada 29 Maret 2025. Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana, menyebut bahwa pihaknya telah membekukan seluruh rekening terkait sejak awal untuk mencegah keluarnya […]

  • Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Terima Suap Sawit Rp800 Juta

    Kepala Pajak Banjarmasin Mulyono Terima Suap Sawit Rp800 Juta

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Mulyono, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin, terkait dugaan suap restitusi pajak dari perusahaan perkebunan sawit. Uang suap tersebut diduga digunakan untuk biaya down payment (DP) rumah. OTT dilakukan pada Rabu (4/2/2026), dan KPK menetapkan Mulyono bersama dua tersangka lain, yaitu Dian Jaya Demega, anggota tim pemeriksa […]

  • Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    Burgo Makanan Khas Palembang: Sejarah, Filosofi, dan Resep Lengkap Adonan serta Kuah Gurihnya

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kalau ngomongin kuliner khas Palembang, kebanyakan orang langsung ingat pempek. Padahal, ada satu hidangan tradisional yang nggak kalah lezat dan sarat makna, yaitu burgo. Makanan khas Palembang ini punya cita rasa gurih dengan kuah santan putih yang lembut dan bikin nagih, apalagi disantap saat sarapan atau berbuka puasa. Sejarah Burgo, Warisan Kuliner Palembang […]

  • Jambi Sempat Jadi Kota dengan Udara Terburuk di Indonesia, AQI Tembus 243 akibat Kabut Asap Karhutla

    Jambi Sempat Jadi Kota dengan Udara Terburuk di Indonesia, AQI Tembus 243 akibat Kabut Asap Karhutla

    • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kualitas udara Kota Jambi memburuk pada Senin (24/8/2026). Kota Jambi bahkan sempat menduduki peringkat pertama sebagai kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia berdasarkan pemantauan kualitas udara real-time IQAir. Data yang dikutip dari IQAir menunjukkan AQI Kota Jambi mencapai 243 pada sekitar pukul 06.30 WIB. Angka tersebut masuk kategori sangat tidak sehat, dengan […]

  • BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    BI Sebut Pasar Finansial Global Kena Dampak tak Langsung Konflik AS-Iran

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti mengungkapkan bahwa perang AS-Israel terhadap Iran memberikan dampak tidak langsung terhadap pasar keuangan global yang sangat besar. “Kalau direct impact (dampak langsung), Iran dan Israel ini sebenarnya bukan financial hub secara global. Jadi kontribusi mereka dalam financial sector yang tidak terlalu besar, dan reaksi pasar […]

expand_less