Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

Komisi XI Desak Hico-Scan Jadi Aset Negara, Bea Cukai Diminta Perkuat Pengawasan Pelabuhan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Komisi XI DPR RI mendesak Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) untuk memperkuat pengawasan arus barang di pelabuhan dengan mendorong alat pemindai kontainer Hico-Scan (Hi-Co Scan) ditetapkan sebagai aset negara. Desakan ini mengemuka dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Jakarta, Senin, menyusul temuan bahwa alat pemindai tersebut efektif menutup celah penyelundupan tetapi hingga kini masih berada di bawah pengelolaan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo).

Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, menjelaskan bahwa pemanfaatan Hico-Scan menjadi salah satu instrumen kunci dalam mengurangi potensi kebocoran barang, termasuk pada sektor tekstil, elektronik, kosmetik, dan sejumlah komoditas yang rawan dimasuki barang ilegal. Alat tersebut telah dipasang di beberapa pelabuhan utama seperti Tanjung Priok, Tanjung Emas, Tanjung Perak, hingga Belawan.

Djaka menegaskan bahwa bukti efektivitas alat tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga nyata membantu identifikasi upaya penyelundupan.

“Seperti apa yang kemarin diteliti pada saat kunjungan Pak Menteri Keuangan (Purbaya Yudhi Sadewa) di Surabaya, itu juga adalah berdasarkan hasil Hico-Scan, termasuk juga beberapa waktu lalu kita berhasil menggagalkan ekspor fiktif yang dilakukan di kawasan berikat,” kata Djaka.

Ia juga menyebut peran alat tersebut dalam menggagalkan ekspor rokok yang ternyata berisi air mineral salah satu contoh upaya penipuan yang berhasil diungkap berkat teknologi pemindaian.

Meskipun alat tersebut terbukti efektif, Komisi XI DPR RI justru menyoroti persoalan tata kelola dan keberfungsian perangkat di lapangan. Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyatakan bahwa banyak alat pemindai di pelabuhan yang selama ini tidak berfungsi optimal meski berada dalam sistem pengawasan Bea Cukai.

“Selama ini kita tahu Bea Cukai itu punya di banyak pelabuhan, tapi selama ini enggak hidup. Kalau sekarang dihidupkan kita senang Pak. Kita beberapa kali kunker spesifik ke pelabuhan-pelabuhan, mengecek peralatan itu, semua enggak hidup Pak,” ujar Misbakhun.

Hico-Scan sendiri merupakan alat pemindai peti kemas berbasis X-ray yang memungkinkan pemeriksaan fisik tanpa membuka kontainer. Namun, peralatan tersebut bukan milik Bea Cukai melainkan fasilitas milik Pelindo dan dibuat oleh PT Graha Segara.

Misbakhun menilai kondisi ini tidak ideal untuk pengawasan arus barang yang menjadi tanggung jawab Bea Cukai.

“Ini kan sebenarnya aset bukan asetnya Bapak (Bea Cukai), sementara lalu lintas barang itu tanggung jawab Bapak. Ke depan Pak, ini enggak boleh menjadi asetnya orang lain, harus menjadi asetnya Bea Cukai, dikerjakan oleh Bea Cukai, dimiliki oleh negara, dan dioperasionalkan oleh Bea Cukai,” tegas Misbakhun.

Menurut Misbakhun, potensi celah penyelundupan bisa terbuka ketika alat pemindai mengalami kerusakan atau tidak beroperasi. Mengingat alat bekerja selama 24 jam, pemeliharaan rutin diperlukan untuk memastikan reliabilitasnya. Ketergantungan pada kebijakan Pelindo dinilai berisiko memperlambat perbaikan jika terjadi gangguan teknis.

Ia pun meminta Bea Cukai segera menyusun strategi agar alat pemindai seperti Hico-Scan dapat dialihkan menjadi aset negara, sehingga pengawasan arus barang dapat dilakukan secara lebih mandiri, optimal, dan tanpa hambatan administratif.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Stagnan! Harga emas UBS dan Galeri24 Kompak Stabil

    Stagnan! Harga emas UBS dan Galeri24 Kompak Stabil

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali stabil pada perdagangan hari ini, Senin (8/12/2025). Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, dua produk logam mulia UBS dan Galeri24 kompak tidak menunjukkan perubahan harga dibanding hari sebelumnya. Emas Galeri24 tercatat tetap di posisi Rp2.437.000 per gram. Begitu pula emas UBS juga stagnan diposisi Rp2.469.000 per gram. Kedua […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US4, Ketegangan Iran–AS dan Gangguan Pasokan Picu Kenaikan

    Harga Minyak Dunia Tembus US$104, Ketegangan Iran–AS dan Gangguan Pasokan Picu Kenaikan

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali menguat pada perdagangan Rabu (1/4), bertahan di atas level psikologis US$100 per barel di tengah kekhawatiran pasar terhadap pasokan global yang masih terganggu akibat konflik di Timur Tengah. Kontrak minyak mentah Brent pengiriman Juni tercatat naik 0,63 persen ke posisi US$104,63 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas […]

  • IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    IHSG Ditutup Menguat 0,22 Persen ke Level 8.184

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 17,84 poin atau 0,22% ke level 8.184,06 pada akhir perdagangan Kamis (30/10/2025). Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada level terendahnya 8.145,60 dan sempat menyentuh posisi tertinggi di 8.231,88. Sebanyak 346 saham naik, 308 saham turun dan 158 saham stagnan. Total volume perdagangan saham di bursa hari […]

  • Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    Harga Emas Antam Lanjut Naik, Kini Dibanderol Rp 2.367.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali melanjutkan kenaikan pada Rabu (12/11/22025). Harga emas Antam naik sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.367.000 per gram. Sementara harga emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,23 juta. Sedangkan yang paling mahal dijual seharga Rp2,30 miliar. Adanya kenaikan tersebut membuat harga beli kembali atau buyback […]

  • 8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    8 Manfaat Obat Angkung Cina: Herbal Tradisional yang Populer untuk Melancarkan Darah dan Mengurangi Nyeri

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Obat angkung Cina atau Angelica sinensis kembali menjadi perhatian masyarakat karena dipercaya memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan. Tanaman herbal yang telah digunakan dalam pengobatan tradisional Tiongkok selama ratusan tahun ini dikenal mampu membantu melancarkan peredaran darah hingga meredakan nyeri. Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa penggunaan herbal tetap harus dilakukan secara bijak dan […]

  • Harga Emas Galeri24 dan UBS Meroket Lagi, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas Galeri24 dan UBS Meroket Lagi, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Galeri24 dan UBS kembali mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (21/1/2026), dua produk populer Pegadaian tersebut mencatat lonjakan harga yang cukup tajam dibandingkan hari sebelumnya. Emas Galeri24 naik Rp35.000 per gram, dari Rp2.731.000 menjadi Rp2.766.000 per gram. Sementara itu, emas UBS melonjak Rp43.000 per gram, dari Rp2.783.000 […]

expand_less