Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

Asosiasi Perhiasan Curhat ke Menkeu Purbaya, Minta Tindak Produsen Ilegal yang Tak Bayar Pajak

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerima aspirasi dari asosiasi produsen perhiasan yang mengeluhkan praktik produksi ilegal di industri perhiasan. Produsen ilegal tersebut disebut menjual produk tanpa membayar pajak, sehingga menimbulkan ketimpangan aturan pajak bagi pelaku usaha resmi. Pertemuan antara Purbaya dan asosiasi produsen perhiasan berlangsung di Kementerian Keuangan, Kamis (23/10/2025). Dalam kesempatan itu, asosiasi meminta agar pemerintah menindak pabrik perhiasan ilegal yang tidak memenuhi ketentuan administrasi dan kewajiban perpajakan.

“Mereka minta kita menyesuaikan kebijakan terkait produsen perhiasan yang dianggap ilegal,” ujar Purbaya kepada wartawan, dikutip Jumat (24/10/2025).

Menurut Purbaya, produsen ilegal biasanya menjual produk langsung ke toko-toko emas tanpa melaporkan kewajiban pajak. Sementara produsen resmi telah dikenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sebesar 1,6% dan pajak pabrik sebesar 1,1%, sehingga totalnya hampir mencapai 3%.

“Yang legal bayar pajak 1,6% untuk PPN dan 1,1% di pabriknya, sementara yang ilegal tidak bayar sama sekali. Ini jadi tidak adil bagi pelaku usaha yang patuh,” jelasnya.

Purbaya menegaskan pemerintah berkomitmen menciptakan persaingan usaha yang sehat di sektor perhiasan dengan penegakan hukum dan penerapan pajak yang merata. Ia juga menambahkan, Kementerian Keuangan akan mengevaluasi ketentuan pajak perhiasan untuk menghindari celah praktik ilegal di lapangan. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat iklim usaha industri perhiasan nasional, meningkatkan penerimaan negara dari sektor pajak, serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaku usaha yang taat aturan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026. Dalam kunjungannya ke rumah sakit di Bekasi, Prabowo menyampaikan duka cita atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka tersebut. “Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan […]

  • Airlangga Hartarto Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2026

    Airlangga Hartarto Optimistis Ekonomi RI Tumbuh 5,3% di 2026

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah optimistis pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid di tengah tekanan global. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memproyeksikan ekonomi nasional mampu tumbuh hingga 5,3% sepanjang 2026. Optimisme tersebut didukung oleh kinerja ekonomi domestik yang dinilai kuat serta relatif tahan terhadap gejolak eksternal. Bahkan, pada kuartal I-2026, pertumbuhan ekonomi diperkirakan bisa mencapai 5,5%. Di […]

  • Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

    Berantas Ekonomi Bawah Tanah, Bea Cukai dan Pajak Segel Kapal Mewah di Teluk Jakarta

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aparat gabungan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Direktorat Jenderal Pajak melakukan penyegelan terhadap sejumlah kapal mewah di kawasan Teluk Jakarta. Tindakan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya menindak praktik ekonomi bawah tanah (underground economy) yang dinilai merugikan negara. Penyegelan tersebut merupakan hasil pengawasan intensif terhadap kepemilikan dan penggunaan kapal mewah yang […]

  • Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    Terpukul Lagi! Nilai Tukar Rupiah Segini Pagi Ini

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali terpukul Kamis (9/4/2026) pagi ini. Pelemahan ini terjadi karena tertekan sentimen global di tengah ketidakpastian gencatan senjata AS-Iran dan arah kebijakan suku bunga The Fed. Berdasarkan data dari Antara, rupiah melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp17.030 per dolar Amerika Serikat (AS) dari penutupan sebelumnya di level Rp17.012 […]

  • Penetapan Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Tunggu Keputusan Presiden Prabowo

    Penetapan Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Tunggu Keputusan Presiden Prabowo

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penambahan gelar pahlawan nasional akan ditentukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Hal ini termasuk pembahasan mengenai salah satu tokoh yang diusulkan, yakni Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto. “Nanti, ya, nanti itu [penetapan gelar pahlawan] akan ditentukan oleh Presiden,” ujar Fadli Zon saat ditemui awak […]

  • Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah tokoh agama dan pelaku sejarah perdamaian dari Poso dan Maluku untuk memberikan penjelasan terkait ceramahnya yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada dan belakangan menimbulkan polemik. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri tokoh lintas agama yang terlibat dalam proses perdamaian Poso dan Maluku, termasuk perwakilan pemerintah. JK […]

expand_less