Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Perkasa Roeslani, menyebut perlambatan ini tidak terlepas dari tekanan global yang masih membayangi iklim investasi.

“Di tengah tantangan geopolitik dan geoekonomi global, realisasi investasi pada triwulan pertama tahun ini tetap menunjukkan kinerja positif dan target tercapai,” ujar Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Secara kumulatif, capaian tersebut telah memenuhi sekitar 24,4 persen dari target investasi nasional 2026 yang dipatok sebesar Rp 2.041,3 triliun.

Dari sisi komposisi, kontribusi penanaman modal asing (PMA) dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) terbilang berimbang. PMA tercatat sebesar Rp 250 triliun atau 50,1 persen, sementara PMDN sebesar Rp 248,8 triliun.

Meski demikian, pertumbuhan PMA tercatat lebih tinggi, yakni 8,5 persen yoy, dibandingkan PMDN yang tumbuh 6,0 persen yoy.

Selain itu, realisasi investasi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Sepanjang kuartal I 2026, investasi mampu menyerap 706.569 tenaga kerja, meningkat 18,9 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Dari sisi wilayah, distribusi investasi relatif merata. Investasi di Pulau Jawa mencapai Rp 247,5 triliun atau 49,6 persen, sedangkan luar Jawa sedikit lebih tinggi sebesar Rp 251,3 triliun.

Adapun daerah dengan realisasi investasi terbesar masih didominasi wilayah industri dan pusat ekonomi nasional. DKI Jakarta mencatat investasi Rp 78,7 triliun, disusul Jawa Barat Rp 76,8 triliun, Banten Rp 34,4 triliun, Jawa Timur Rp 32,6 triliun, serta Sulawesi Tengah Rp 32,1 triliun.

Perlambatan pertumbuhan investasi ini menjadi sinyal kewaspadaan bagi pemerintah, terutama di tengah ketidakpastian global yang masih berlangsung. Stabilitas geopolitik, fluktuasi nilai tukar, hingga tensi ekonomi antarnegara dinilai menjadi faktor utama yang menahan laju ekspansi investasi.

Ikuti update ekonomi, saham, dan harga emas terbaru hanya di Jambisnis.com.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPJS Ketenagakerjaan, Pemprov Jambi dan Asosiasi Konstruksi Perkuat Sinergi Dorong Pembangunan Infrastruktur

    BPJS Ketenagakerjaan, Pemprov Jambi dan Asosiasi Konstruksi Perkuat Sinergi Dorong Pembangunan Infrastruktur

    • calendar_month Jumat, 26 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Jambi menggelar Forum Group Discussion (FGD) bersama Pemerintah Provinsi Jambi, BPD GAPENSI Jambi, dan GAPEKNAS Jambi di Hotel Aston Jambi, Kamis (25/6/2026). Forum tersebut menjadi ruang memperkuat kolaborasi dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Kegiatan itu dihadiri Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Provinsi Jambi Agus Springadi, […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi Masih Stabil

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada pembaruan terakhir Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, tidak terdapat lonjakan maupun penurunan signifikan pada mayoritas komoditas pangan strategis. Komoditas beras berbagai merek seperti Beras Naruto, Anggur, Belido, King, OP Bulog, dan Tiga Kartu tercatat dijual […]

  • Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan upaya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan agar peserta memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai kebutuhan medis. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, dalam mekanisme pelayanan JKN, peserta umumnya memulai pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, […]

  • Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    Menkeu Purbaya Bahas Keadilan Fiskal dan Penguatan PAD dalam Rapat Kerja Bareng DPD

    • calendar_month Senin, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menghadiri Rapat Kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Senin (3/11/2025). Dalam pertemuan tersebut, Menkeu bersama anggota DPD membahas pendalaman materi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Rapat ini mengusung tema peningkatan keadilan fiskal, optimalisasi […]

  • Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    Perak Antam Kembali Tersungkur! Turun Rp500, Harga Makin Tertekan

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren penurunan harga logam mulia tak hanya terjadi pada emas. Harga perak murni produksi Antam kembali melemah pada perdagangan Selasa (26/5/2026). Mengacu pada laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini turun Rp500 menjadi Rp50.900 per gram. Pelemahan harga perak ini mencerminkan tekanan di pasar logam mulia yang masih dipengaruhi dinamika global. Meski […]

  • Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    Laba Bersih Bank Danamon Indonesia Tembus Rp1,1 Triliun, Kredit dan CASA Tumbuh di Kuartal I-2026

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Danamon Indonesia mencatat kinerja positif pada awal 2026. Laba bersih konsolidasian mencapai Rp 1,1 triliun pada kuartal I-2026, tumbuh 35 persen secara tahunan. Kinerja ini ditopang pertumbuhan kredit, penghimpunan dana, serta perbaikan kualitas aset. Laba operasional bank tercatat sebesar Rp 1,6 triliun, didorong efisiensi biaya kredit yang membaik 13 persen. Direktur Utama […]

expand_less