Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

OJK Tegaskan Penguatan Sistem Dana Pensiun Nasional di Forum OECD Financial Markets Week

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan standar internasional sekaligus mampu memberikan perlindungan yang optimal bagi peserta serta menjaga stabilitas sektor keuangan. Demikian disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan, dan Dana Pensiun OJK Ogi Prastomiyono dalam rangkaian kegiatan OECD Financial Markets Week yang berlangsung pada 2–5 Maret 2026 di Kantor Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), Paris, Prancis.

Ogi Prastomiyono memimpin delegasi Indonesia yang terdiri dari perwakilan OJK dan Kementerian Keuangan Republik Indonesia untuk berpartisipasi dalam berbagai forum strategis yang membahas perkembangan kebijakan sektor keuangan global.

Partisipasi Indonesia dalam forum tersebut merupakan bagian dari proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD, di mana Indonesia saat ini berstatus sebagai accession country dan merupakan negara pertama di kawasan Asia Tenggara yang memperoleh status tersebut.

Keterlibatan aktif Indonesia dalam berbagai forum OECD menjadi bagian penting dalam mendukung proses penilaian dan dialog kebijakan dengan negara-negara anggota OECD.

Dalam rangka mendukung proses aksesi tersebut, Ogi pada Rabu (4/3), menyampaikan presentasi self-evaluation terhadap dua instrumen hukum OECD terkait sektor dana pensiun, yaitu Core Principles of Private Pension Regulation dan Good Design of Defined Contribution Pension Plans di hadapan delegasi negara anggota OECD.

Dalam pemaparannya, Ogi menjelaskan berbagai aspek sistem dana pensiun nasional, antara lain struktur industri dana pensiun di Indonesia, kerangka regulasi dan pengawasan, penerapan tata kelola dan manajemen risiko, serta implementasi pengawasan berbasis risiko (risk-based supervision) yang mendukung stabilitas industri dan perlindungan peserta.

Indonesia juga secara objektif mengidentifikasi beberapa area penguatan dibandingkan dengan standar OECD, antara lain pengembangan strategi investasi berbasis life-cycle, penguatan desain manfaat pensiun yang lebih mendorong pembayaran berkala sebagai pendapatan pensiun, serta peningkatan cakupan kepesertaan program pensiun.

“OJK terus mendorong penguatan sistem dana pensiun nasional agar semakin selaras dengan praktik terbaik internasional. Langkah ini penting untuk memastikan keberlanjutan manfaat pensiun bagi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan sektor keuangan nasional,” kata Ogi.

Selain menghadiri forum OECD, OJK juga berpartisipasi dalam pertemuan International Organisation of Pension Supervisors (IOPS), di mana OJK saat ini merupakan anggota Executive Committee IOPS.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut juga diselenggarakan pertemuan gabungan antara IOPS dan OECD Working Party on Insurance and Pensions (WPIP) yang membahas berbagai isu kebijakan dan praktik pengawasan dana pensiun di tingkat global.

Delegasi negara anggota OECD menyambut baik presentasi yang disampaikan Indonesia dan mengapresiasi pendekatan terbuka yang dilakukan dalam memetakan kekuatan serta area penguatan sistem dana pensiun nasional.

Masukan dari OECD tersebut akan menjadi referensi penting dalam penyempurnaan kebijakan serta penguatan sistem dana pensiun nasional ke depan, sekaligus mendukung tahapan lanjutan dalam proses aksesi Indonesia menjadi anggota OECD.

Keikutsertaan OJK dalam forum internasional tersebut juga mencerminkan komitmen OJK untuk terus memperkuat kualitas pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan Indonesia agar sejalan dengan standar global. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan ketahanan sistem keuangan nasional, memperkuat kepercayaan investor, serta mendukung pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. (*)

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    Pemprov DKI Lanjutkan Bebas Pajak dan Ganjil Genap Mobil Listrik

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan tetap mempertahankan insentif bagi kendaraan listrik berbasis baterai, termasuk pembebasan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Kepala Badan Pendapatan Daerah DKI Jakarta, Lusiana Herawati, mengatakan kebijakan tersebut sejalan dengan arahan pemerintah pusat melalui Surat Edaran Menteri Dalam Negeri mengenai pemberian insentif fiskal kendaraan […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp20 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp20 Ribu, Tembus Rp2,71 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan. Mengawali perdagangan Selasa (11/8/2026), harga logam mulia tersebut melesat tinggi dan kembali mencetak level tinggi. Mengutip laman Logam Mulia, emas Antam hari ini naik Rp20.000 menjadi Rp2.710.000 per gram. Angka tersebut naik dari posisi sebelumnya yang berada di level Rp2.690.000 per gram. Tak hanya harga […]

  • Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) per Oktober 2025 yang mencapai Rp234,44 miliar bukan merupakan dana mengendap. Menurutnya, SILPA tersebut adalah bagian dari pola pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengan alur pendapatan dan kebutuhan rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Eri menjelaskan, secara garis besar pendapatan daerah terdiri […]

  • Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    Laba Turun 33 Persen, Saham BYD Anjlok

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Saham BYD Co. anjlok pada hari Jumat setelah produsen mobil tersebut melaporkan penurunan laba bersih dan pendapatan kuartal ketiga, yang tidak memenuhi ekspektasi analis. Ini semakin menggarisbawahi bahwa bahkan raksasa mobil listrik tersebut pun tidak kebal terhadap persaingan ketat di pasar otomotif terbesar di dunia. Mengutip Trading Economic dilansir Kontan pada Jumat (31/10/2025) […]

  • BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    BPK Ungkap Data Impor Baja Tak Sinkron, Potensi Kebocoran Capai Rp895 Miliar

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan ketidaksinkronan data impor antara Kementerian Perdagangan dan Kementerian Perindustrian yang memicu kelebihan alokasi impor baja dan produk turunannya. Selisih realisasi impor itu diperkirakan mencapai 83,6 ribu metrik ton dengan nilai sekitar Rp895 miliar. Laporan tersebut berasal dari pemeriksaan perizinan impor periode 2023 hingga semester I tahun 2024. BPK […]

  • Investasi Industri Mengalir, UMKM Batang Hari Bisa Masuk dari Jalur Ini

    Investasi Industri Mengalir, UMKM Batang Hari Bisa Masuk dari Jalur Ini

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Masuknya investasi ke Kabupaten Batang Hari, Jambi, membuka peluang bagi pelaku usaha lokal untuk masuk ke dalam rantai ekonomi industri. Peluang tersebut tidak selalu berupa menjadi pemasok bahan baku, tetapi juga menyediakan berbagai kebutuhan operasional perusahaan. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Hari mencatat realisasi investasi pada triwulan I […]

expand_less