Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

Eri Cahyadi Tegaskan SILPA Surabaya Rp234,44 Miliar Bukan Dana Mengendap

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) per Oktober 2025 yang mencapai Rp234,44 miliar bukan merupakan dana mengendap. Menurutnya, SILPA tersebut adalah bagian dari pola pengelolaan keuangan daerah yang menyesuaikan dengan alur pendapatan dan kebutuhan rutin Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya.

Eri menjelaskan, secara garis besar pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Transfer ke Daerah (TKD) yang menjadi sumber utama Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Jadi anggaran ada dua, pendapatan dari PAD murni kota, dan pendapatan dari pemerintah pusat. Ada bagi hasil, ada TKD, macam-macam,” ujar Eri Cahyadi di Surabaya, Senin (27/10/2025).

Menurutnya, sebagian besar pendapatan Kota Surabaya berasal dari PAD, sehingga sejumlah proyek tidak dapat langsung dijalankan di awal tahun anggaran.

“Seperti Surabaya, itu 75 persen dari PAD asli. Yang dari pusat seperti dibuat bayar DAU (Dana Alokasi Umum). Nah berarti apa? Di setiap bulan, maka harus ada uang yang memang ada Silpa,” jelasnya.

Eri menambahkan, dana SILPA juga digunakan untuk kebutuhan wajib daerah seperti pembayaran gaji pegawai, listrik, dan air.

“Belanja wajib itu harus tersimpan, tidak boleh digunakan. Nilainya untuk listrik dan air sekitar Rp400–Rp500 juta per bulan,” katanya.

Ia menegaskan bahwa kondisi SILPA tersebut merupakan hal yang wajar di daerah dengan dominasi PAD tinggi seperti Surabaya.

“Hampir semua kota besar, termasuk Surabaya, baru bisa memulai proyek di pertengahan tahun. Karena uang kita itu uang PAD. Dan kita harus mempertahankan uang rutin yang harus kita bayar setiap bulan,” tutup Eri Cahyadi

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

    KKP Bangun Laboratorium 2026 untuk Pastikan Produk Laut Indonesia Bebas Radioaktif

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Sakti Wahyu Trenggono menyatakan bahwa pemerintah akan membangun laboratorium khusus pada tahun depan untuk memastikan seluruh produk laut (seafood) Indonesia aman dari kontaminasi radioaktif. “Kita akan membangun laboratorium untuk memastikan bahwa seluruh produk laut yang diproduksi Indonesia, baik untuk ekspor maupun konsumsi dalam negeri, aman dari radioaktif,” ujar […]

  • Proyek BTN Ecopark Gandul Senilai Rp322,9 Miliar Selesai Dibangun

    Proyek BTN Ecopark Gandul Senilai Rp322,9 Miliar Selesai Dibangun

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PP (Persero) Tbk. telah merampungkan pembangunan BTN Ecopark Gandul Tahap 1, kawasan Human Development milik PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. dengan nilai proyek Rp322,9 miliar. Proyek yang berdiri di atas lahan seluas 5 hektare itu diresmikan pada Jumat (5/12/2025), menandai hadirnya kawasan pengembangan SDM perbankan dengan standar Green Building Council Indonesia […]

  • Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    Permintaan Minyakita Meningkat, Bulog Pastikan Stok Aman dan Harga Tetap Rp15.700 per Liter

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perum Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng kemasan sederhana Minyakita tetap aman di tengah meningkatnya permintaan masyarakat. Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional di Jakarta, seperti Pasar Minggu dan Pasar Grogol, pada Selasa (14/4/2026). “Dari hasil pemantauan, stok Minyakita masih mencukupi dan […]

  • Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    Rupiah Melemah Tipis Rp16.613 Per Dolar AS, Pasar Tunggu Sinyal The Fed

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah tipis pada perdagangan hari ini, Rabu (29/10/2025). Rupiah melemah sebesar 5 poin atau 0,03 persen menjadi Rp16.613 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.608 per dolar AS. Pergerakan mata uang di kawasan Asia bervariasi. Baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah terkoreksi 0,08%. Selanjutnya […]

  • Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    Harga Sembako di Jambi 6 November 2025: Cabe Naik, Minyak dan Telur Turun

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar rakyat Kota Jambi terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas mengalami perubahan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, pergerakan harga terbaru dicatat di Pasar Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang. Di Pasar Talang Banjar, sebagian besar bahan pokok seperti beras, […]

  • Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    Rupiah Bangkit! Data Buruh Amerika Bikin Dolar Tersungkur

    • calendar_month Jumat, 3 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beberapa hari berada di bawah tekanan, nilai tukar rupiah akhirnya bangkit. Mata uang Indonesia berhasil menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (3/7/2026), didorong melemahnya data ketenagakerjaan Negeri Paman Sam yang jauh dari ekspektasi pasar. Pada perdagangan Jumat pagi, rupiah terapresiasi 45 poin atau 0,25 persen ke level Rp17.950 per […]

expand_less