Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk melancarkan serangan defensif terhadap Iran.

Keputusan ini diambil di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang semakin intens dalam beberapa hari terakhir. Meski London menegaskan tidak terlibat dalam serangan ofensif awal, dukungan terhadap operasi pertahanan sekutu dinilai dapat memperluas dampak konflik secara global.

Dalam pernyataan resminya, Starmer menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “pertahanan diri kolektif” untuk melindungi kepentingan Inggris dan sekutunya di kawasan Teluk. Namun ia juga menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi opsi utama untuk meredakan ketegangan.

Langkah Inggris ini muncul setelah Iran meningkatkan respons militernya terhadap target-target yang dianggap berafiliasi dengan Barat. Ketegangan tidak hanya terjadi di wilayah daratan, tetapi juga memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi strategis dunia.

Salah satu titik paling krusial adalah Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20–30 persen perdagangan minyak global setiap hari. Jika situasi memburuk dan distribusi energi terganggu, pasar global berpotensi mengalami guncangan besar.

Konflik antara Iran dan AS yang kini turut melibatkan Inggris berisiko mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia. Investor global mencermati potensi gangguan suplai dari kawasan Teluk Persia, yang selama ini menjadi pusat produksi energi utama.

Kenaikan harga minyak mentah dapat berdampak luas, mulai dari inflasi global, tekanan terhadap nilai tukar mata uang negara berkembang, hingga kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Analis energi memperingatkan bahwa jika eskalasi konflik terus berlanjut, pasar bisa mengalami lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat. Situasi ini mengingatkan dunia pada krisis energi sebelumnya yang sempat mengguncang ekonomi global.

Eskalasi konflik Timur Tengah tidak hanya berdampak pada aspek militer, tetapi juga pada stabilitas ekonomi dunia. Negara-negara importir minyak berpotensi menghadapi tekanan fiskal akibat kenaikan biaya energi.

Pasar saham global pun berisiko mengalami volatilitas tinggi seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas dan dolar AS.

Dengan Inggris kini memberi akses pangkalan militer bagi AS, dinamika konflik Iran vs Barat memasuki babak baru yang berpotensi memperluas dampaknya, tidak hanya di Timur Tengah, tetapi juga terhadap harga minyak dunia dan perekonomian global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • WFH ASN Setiap Jumat, Kemenag Tegaskan Pegawai Wajib di Rumah dan Siaga

    WFH ASN Setiap Jumat, Kemenag Tegaskan Pegawai Wajib di Rumah dan Siaga

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) setiap Jumat resmi diberlakukan mulai 1 April 2026. Pemerintah menegaskan, skema ini bukan berarti pegawai bebas bekerja dari mana saja, melainkan tetap harus berada di rumah dan siaga selama jam kerja. Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Kamaruddin Amin, menekankan bahwa WFH merupakan bagian dari […]

  • Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    Harga Kopi Dunia Melonjak: Dampak Tarif Trump dan Krisis Iklim di Brasil

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kopi dunia kembali mencetak rekor tertinggi dalam beberapa tahun terakhir. Kenaikan ini dipicu oleh kebijakan tarif impor baru Amerika Serikat di bawah pemerintahan Donald Trump serta dampak perubahan iklim yang melanda Brasil, produsen kopi terbesar dunia. Sejak Juli 2025, AS menerapkan tarif impor 50% terhadap kopi dari Brasil. Akibatnya, harga kopi bubuk […]

  • Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jambi yang direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026 menjadi momentum penting bagi arah baru pembinaan karate di daerah tersebut. Musprovlub ini dipandang sebagai langkah awal untuk membangun kembali harapan dan meningkatkan prestasi FORKI Jambi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

  • Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik di 2026, Pemerintah Tambah Anggaran Rp20 Triliun

    Purbaya Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik di 2026, Pemerintah Tambah Anggaran Rp20 Triliun

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa iuran BPJS Kesehatan tidak akan naik pada tahun 2026. Kepastian ini diberikan setelah pemerintah menambah anggaran Rp20 triliun untuk memperkuat keberlanjutan layanan BPJS Kesehatan tanpa perlu membebani peserta dengan kenaikan iuran. “Sampai tahun depan sepertinya belum, setidaknya sampai pertengahan tahun depan ya,” ujar Purbaya di Kantor […]

  • Penerbit KataRasa dan Novel Faktor J Resmi Diluncurkan di Jambi

    Penerbit KataRasa dan Novel Faktor J Resmi Diluncurkan di Jambi

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dunia literasi Jambi kembali mendapat warna baru. Penerbit KataRasa resmi diluncurkan bersamaan dengan novel Faktor J karya Ika Y. Suryadi di Terra Alamia, Sabtu (24/5/2026). Kehadiran penerbit tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem literasi dan dunia kepenulisan di Jambi, khususnya bagi generasi muda. Penulis novel Faktor J, Ika Y. Suryadi mengatakan novel tersebut lahir […]

expand_less