Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serang Iran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali meningkat setelah Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, mengizinkan Amerika Serikat menggunakan pangkalan militer Inggris untuk melancarkan serangan defensif terhadap Iran.

Keputusan ini diambil di tengah eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat yang semakin intens dalam beberapa hari terakhir. Meski London menegaskan tidak terlibat dalam serangan ofensif awal, dukungan terhadap operasi pertahanan sekutu dinilai dapat memperluas dampak konflik secara global.

Dalam pernyataan resminya, Starmer menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “pertahanan diri kolektif” untuk melindungi kepentingan Inggris dan sekutunya di kawasan Teluk. Namun ia juga menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi opsi utama untuk meredakan ketegangan.

Langkah Inggris ini muncul setelah Iran meningkatkan respons militernya terhadap target-target yang dianggap berafiliasi dengan Barat. Ketegangan tidak hanya terjadi di wilayah daratan, tetapi juga memicu kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi strategis dunia.

Salah satu titik paling krusial adalah Selat Hormuz, jalur yang dilalui sekitar 20–30 persen perdagangan minyak global setiap hari. Jika situasi memburuk dan distribusi energi terganggu, pasar global berpotensi mengalami guncangan besar.

Konflik antara Iran dan AS yang kini turut melibatkan Inggris berisiko mendorong lonjakan harga minyak mentah dunia. Investor global mencermati potensi gangguan suplai dari kawasan Teluk Persia, yang selama ini menjadi pusat produksi energi utama.

Kenaikan harga minyak mentah dapat berdampak luas, mulai dari inflasi global, tekanan terhadap nilai tukar mata uang negara berkembang, hingga kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Analis energi memperingatkan bahwa jika eskalasi konflik terus berlanjut, pasar bisa mengalami lonjakan harga signifikan dalam waktu singkat. Situasi ini mengingatkan dunia pada krisis energi sebelumnya yang sempat mengguncang ekonomi global.

Eskalasi konflik Timur Tengah tidak hanya berdampak pada aspek militer, tetapi juga pada stabilitas ekonomi dunia. Negara-negara importir minyak berpotensi menghadapi tekanan fiskal akibat kenaikan biaya energi.

Pasar saham global pun berisiko mengalami volatilitas tinggi seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik. Investor cenderung mengalihkan dana ke aset safe haven seperti emas dan dolar AS.

Dengan Inggris kini memberi akses pangkalan militer bagi AS, dinamika konflik Iran vs Barat memasuki babak baru yang berpotensi memperluas dampaknya, tidak hanya di Timur Tengah, tetapi juga terhadap harga minyak dunia dan perekonomian global.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    Indonesia Vs Arab Saudi, Berat Tapi Menantang

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertandingan antara Timnas Indonesia melawan Arab Saudi akan berlangsung dini hari nanti, pukul 00.15 WIB. Duel putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling menarik dan menegangkan di babak kualifikasi Zona Asia. Secara performa terkini, Arab Saudi menunjukkan keunggulan dan dominasi dengan catatan kemenangan beruntun di babak […]

  • Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

    Harga Minyak Dunia Naik 5 Persen Usai AS Jatuhkan Sanksi ke Dua Raksasa Energi Rusia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia melonjak tajam hingga lebih dari 5 persen pada perdagangan Kamis (23/10/2025) waktu setempat. Lonjakan ini dipicu oleh keputusan pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang kembali menjatuhkan sanksi ekonomi terhadap dua perusahaan minyak terbesar asal Rusia, yakni Rosneft dan Lukoil. Langkah ini diambil karena Washington menilai Moskow belum menunjukkan komitmen […]

  • Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

    Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua Tengah akan kembali beroperasi pada kuartal I-2026. Tambang tersebut sebelumnya sempat dihentikan operasionalnya akibat insiden longsor material basah. Senior Vice President Government Relation PTFI, Harry Pancasakti, mengatakan saat ini perusahaan masih mengandalkan dua tambang lainnya, yakni Deep Mill Level […]

  • Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    Kemendagri Tekankan Perencanaan Matang dan Optimalisasi APBD di Tengah Tantangan Fiskal

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menegaskan pentingnya perencanaan yang matang dan optimalisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) sebagai kunci pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel dan responsif. Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Agus Fatoni, mengatakan kekuasaan pengelolaan keuangan daerah secara konstitusional berada di tangan kepala daerah, baik gubernur maupun bupati dan wali kota. […]

  • Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polda Jambi melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di sejumlah titik rawan di wilayah Provinsi Jambi. Kapolda Jambi, Krisno H Siregar, mengatakan pelibatan Brimob dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Personel Brimob akan turut melaksanakan patroli skala besar untuk memastikan […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    Harga Sembako Jambi Hari Ini Stabil, Cabe Rawit Naik, Cabe Merah Turun

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi pada Rabu (29/10/2025) terpantau relatif stabil, meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan dan penurunan harga. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Jambi, perubahan harga terjadi pada beberapa komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, sedangkan bahan pokok utama seperti beras, […]

expand_less