Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi.

Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025).

Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja bebas tarif hampir separuh dan penggandaan bea di luar kuota menjadi 50%, dengan tujuan melindungi keberlangsungan industri baja di Uni Eropa.

Proposal ini masih membutuhkan persetujuan pemerintah UE dan Parlemen Eropa sebelum diterapkan.

Menurut ACEA, produsen mobil Eropa memperoleh sekitar 90% kebutuhan baja langsung dari dalam UE, namun masih perlu mengimpor baja dalam jumlah dan kualitas tertentu, terutama baja khusus otomotif, yang selalu cepat habis di bawah sistem kuota saat ini.

“Kami tidak menolak perlunya perlindungan bagi industri komoditas seperti baja, namun parameter yang diusulkan Komisi terlalu ekstrem dalam membatasi pasar Eropa,” ujar Direktur Jenderal ACEA, Sigrid de Vries, dalam pernyataan resmi.

ACEA juga menyoroti persyaratan baru bagi importir untuk mengidentifikasi asal baja yang dicairkan dan dituangkan, aturan yang dirancang untuk mencegah manipulasi kuota. Menurut asosiasi, aturan ini akan sangat rumit diterapkan dalam rantai pasok global yang kompleks seperti industri otomotif.

ACEA menekankan perlunya keseimbangan yang lebih baik antara kepentingan produsen baja Eropa dan pengguna baja, agar industri otomotif tetap kompetitif tanpa mengorbankan pasokan yang diperlukan.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bobibos Diapresiasi, tapi Butuh Uji dan Riset Mendalam Sebelum Jadi BBM Alternatif

    Bobibos Diapresiasi, tapi Butuh Uji dan Riset Mendalam Sebelum Jadi BBM Alternatif

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji coba delapan bulan terhadap bahan bakar alternatif Bobibos dinilai tepat. Uji coba diperlukan untuk memastikan aspek keselamatan, performa mesin, serta standar teknis sebelum Bobibos dapat dipasarkan secara komersial. Pengamat Energi, Syarifuddin Nojeng, menegaskan bahwa sebagai bahan bakar alternatif, Bobibos wajib memenuhi sejumlah parameter […]

  • CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), berencana mengakuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha dan memperkuat aset grup. Manajemen CUAN mengungkapkan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI terkait rencana pengambilalihan tersebut. Pembahasan mencakup mekanisme akuisisi, jumlah saham […]

  • Cabai

    Delapan Indeks Kelompok Pengeluaran Picu Inflasi Provinsi Jambi 3,55 Persen

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Delapan kelompok pengeluaran memicu inflasi tahunan (year on year) Provinsi Jambi pada November 2025 sebesar 3,55 persen. Sementara inflasi month to month, pada November 2025 inflasi Provinsi Jambi di angka 0,05 persen. Dalam rilis bulanan BPS Provinsi Jambi pada Senin (1/12), disampaikan bahwa dari delapan kelompok pemngeluaran tersebut, sejumlah komoditas memberi andil tertinggi. […]

  • Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    Barang Milik Negara Senilai Rp 91 Triliun Kini Dilindungi Asuransi Skema Pooling Fund Bencana

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kementerian Keuangan menandatangani Adendum III Kontrak Payung dengan Asuransi Jasindo sekaligus meluncurkan Asuransi Barang Milik Negara (BMN) Preferen berbasis skema Pooling Fund Bencana. Inisiatif ini juga menandai pembayaran premi pertama melalui Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup (BPDLH) kepada konsorsium asuransi BMN. Direktur Utama Asuransi Jasindo, Andy Samuel, mengatakan […]

  • Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    Bekas Pemegang Saham Minoritas Steadfast (KPAL) Kini Kuasai PT Kapal Listrik Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluarga Logam yang sebelumnya tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Steadfast Marine Tbk. (KPAL), kini resmi menjadi pemegang saham mayoritas di PT Kapal Listrik Indonesia. Pengambilalihan saham tersebut dilakukan oleh Suhanna Logam, Rayton Samuel Logam, dan Regan Stepanus Logam. Berdasarkan pengumuman pada Kamis (9/10/2025), ketiganya telah merampungkan aksi korporasi tersebut pada Agustus […]

  • BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    BPJS PBI Direaktivasi, Negara Tanggung Biaya Kesehatan Sementara

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah bersama DPR RI menyepakati langkah reaktivasi kepesertaan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Selama tiga bulan ke depan, seluruh layanan kesehatan peserta PBI akan tetap dibayarkan oleh pemerintah sebagai solusi sementara agar masyarakat tidak kehilangan akses layanan kesehatan. Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, kesepakatan tersebut diambil dalam rapat konsultasi […]

expand_less