Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) akan menunda tarif tambahan produk semikonduktor asal China hingga Juni 2027. Pengumuman tersebut disampaikan setelah berakhirnya investigasi satu tahun oleh kantor perdagangan, dilakukan di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China.

Kantor tersebut mengatakan tingkat tarif tambahan awal akan dipertahankan pada nol persen selama 18 bulan, meski penyelidikan berdasarkan Pasal 301 Undang-Undang perdagangan AS tahun 1974 menemukan bahwa “penargetan industri semikonduktor oleh China untuk dominasi tidak masuk akal dan membebani atau membatasi perdagangan AS dan karenanya dapat ditindaklanjuti”.

Dalam pemberitahuan Federal Register disebutkan bahwa tingkat tarif akan dinaikkan pada 23 Juni 2027, “ke tingkat yang akan diumumkan tidak kurang dari 30 hari sebelum tanggal tersebut”.

Investigasi dimulai pada Desember 2024, selama beberapa pekan terakhir pemerintahan Presiden Joe Biden sebelum Trump kembali ke Gedung Putih.

Pejabat AS secara khusus menyelidiki chip “peninggalan” non-canggih yang diproduksi di China, yang digunakan dalam produk harian mulai dari mobil hingga perangkat medis.

Pasal 301 memberi wewenang kepada pemerintah AS untuk menggunakan tarif guna menanggapi praktek-praktek yang diduga tidak adil dari negara asing.

Pasal itu menjadi alat favorit Trump dalam membenarkan pengenaan tarif yang lebih tinggi pada produk impor China ketika ia melancarkan perang dagang dengan Beijing selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Berdasarkan penyelidikan Pasal 301 lainnya, pemerintahan Biden menggandakan tarif pada chip China menjadi 50 persen pada Januari tahun ini.

Pemberitahuan USTR, yang dirilis pada Selasa, menyebutkan rencana tarif baru akan ditambahkan ke bea masuk 50 persen yang sudah ada.

Penundaan tarif baru itu muncul ketika Trump berupaya mempertahankan hubungan kerja yang baik dengan China menyusul pertemuannya dengan Presiden Xi Jinping pada akhir Oktober di Korea Selatan.

Selama pertemuan tersebut Trump, yang berencana mengunjungi China pada April, menyetujui gencatan senjata selama setahun dalam perang dagang dengan presiden Xi.

Sebagai bagian dari upaya untuk mengembalikan produksi chip ke AS, pemerintahan Trump kembali meluncurkan investigasi pada April berdasarkan Pasal 232 Undang-Undang Perluasan Perdagangan tahun 1962.

Pada Agustus Trump mengusulkan tarif sekitar 100 persen untuk impor chip dan tarif pungutan baru yang akan segera diumumkan, namun belum terealisasi.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Antara

Rekomendasi Untuk Anda

  • Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    Diakui Dunia, Kampung Mrican Yogyakarta Raih Penghargaan Tertinggi Ammodo

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Arsitektur yang bertanggung jawab secara sosial dan ekologis kini mendapat sorotan global. Dalam edisi kedua Ammodo Architecture Award 2025 yang diumumkan di Amsterdam Kamis (13/11/2025), sebuah proyek dari Indonesia, Kampung Mrican Phase 1, berhasil meraih penghargaan tertinggi, yaitu Social Architecture Award, mengalahkan ratusan karya dari 60 lebih negara. Penghargaan ini menegaskan praktik arsitektur […]

  • Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam turun tajam hari ini, Jumat (30/1/2026). Penurunannya lumayan besar, mencapai Rp48.000. Dengan penurunan harga tersebut, kini emas Antam berada di level Rp 3.120.000 per gram. Penurunan harga yang terjadi juga mengimbas pada harga beli kembali (buyback) emas Antam menjadi Rp2.939.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan […]

  • BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    BSI Luncurkan BYOND by BSI Versi 1.2.0, Investasi Emas Kini Semudah Top-Up e-Wallet

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Syariah Indonesia (BSI) resmi merilis BYOND by BSI versi 1.2.0, sebagai bagian dari komitmen mendukung transformasi digital dan memperluas akses investasi syariah di Indonesia. Melalui pembaruan terbaru ini, BSI menghadirkan fitur unggulan Bank Emas, yang memungkinkan masyarakat berinvestasi emas secara digital dengan cara yang aman, syariah, dan semudah top-up e-wallet. Fitur Bank […]

  • Harga Minyak Dunia Tembus US3, Ultimatum Trump ke Iran Picu Ketegangan Selat Hormuz

    Harga Minyak Dunia Tembus US$113, Ultimatum Trump ke Iran Picu Ketegangan Selat Hormuz

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali melonjak tajam pada Selasa (7/4/2026) di tengah memanasnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Kenaikan ini dipicu ultimatum keras Presiden AS, Donald Trump, terkait pembukaan Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi energi global. Mengutip laporan pasar, minyak mentah Brent naik 0,5 persen ke level US$110,34 per barel. […]

  • Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Mata uang Garuda melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Pada perdagangan pagi ini, rupiah tercatat turun 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.483 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • Rupiah Menguat  0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Menguat 0,06 Persen Menjadi Rp16.706 per Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Senin (24/11/2025). Diperdagangan awal pekan ini rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.706 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.716 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi di tengah sentimen pasar yang bercampur antara perkembangan geopolitik global dan rilis data ekonomi domestik yang […]

expand_less