Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi.

Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar hanya mencapai 7,3 persen yoy dengan nilai Rp 1.961,3 triliun. Artinya, terjadi percepatan signifikan dalam perputaran uang di masyarakat dalam satu bulan terakhir.

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai lonjakan uang beredar dipicu oleh beberapa faktor utama.
“Yang pertama karena di kuartal ketiga kemarin, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment atau FDI) mengalami peningkatan cukup besar, dan investasi secara umum juga naik. Hal ini berpengaruh langsung pada jumlah uang yang beredar di masyarakat,” ujar Yusuf kepada kumparanBISNIS, Sabtu (25/10).

Selain dari investasi, penyaluran kredit perbankan juga menjadi faktor penting. Pertumbuhan penyaluran kredit yang mencapai sekitar Rp 200 triliun menambah likuiditas di pasar, sehingga uang yang berputar di perekonomian semakin besar.

“Kalau kita lihat, bank pada September juga mencatatkan pertumbuhan kredit, meskipun tidak seluruhnya berasal dari stimulus Rp 200 triliun,” tambahnya.

Yusuf menilai peningkatan belanja pemerintah pada kuartal III 2025 turut memperkuat dorongan terhadap pertumbuhan uang beredar. “Ini capaian yang patut diapresiasi, terutama karena dapat mendukung momentum pertumbuhan ekonomi di kuartal IV nanti,” ujarnya.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Junarsin, menjelaskan kenaikan uang beredar tidak lepas dari kebijakan moneter longgar (loose money policy) yang diterapkan Bank Indonesia.
“Penurunan suku bunga acuan mendorong peningkatan penyaluran kredit oleh perbankan. Sementara dari sisi fiskal, penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun juga mempercepat pertumbuhan uang beredar,” jelasnya.

Meski begitu, Eddy mengingatkan bahwa efek nyata dari kebijakan ini belum sepenuhnya terasa di sektor riil karena masih menunggu efek pengganda (multiplier effect).
“Sisi positifnya, bisnis akan tumbuh karena lebih mudah mengakses pembiayaan, konsumsi domestik meningkat, dan ekonomi terpacu. Namun, sisi negatifnya potensi inflasi bisa ikut naik,” katanya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan jumlah uang beredar mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin bergairah.
“Uang primer (M0) adjusted pada September 2025 tumbuh 18,6 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan 7,3 persen yoy pada bulan sebelumnya,” ungkap Denny dalam keterangannya, Kamis (23/10).

Menurut BI, pertumbuhan ini mencerminkan penguatan sisi permintaan masyarakat seiring dengan pulihnya daya beli, peningkatan investasi, dan stabilnya inflasi di level terkendali.

Dengan tren pertumbuhan uang beredar yang kuat, para ekonom optimistis perekonomian nasional akan tumbuh lebih baik pada kuartal IV 2025. Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang ekspansif diharapkan bisa menjaga momentum pemulihan, terutama di sektor konsumsi dan investasi. Namun, pemerintah dan Bank Indonesia diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi akibat meningkatnya likuiditas di pasar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Merosot Lagi, Segini Harga Perak Antam yang Terbaru

    Merosot Lagi, Segini Harga Perak Antam yang Terbaru

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terus merosot. Pada perdagangan Jumat (24/4/2026), ambles sebesar Rp650 ke level Rp48.300 per gram. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp48.950. Hal itu diketahui dari daftar harga perak yang tertera dari laman logam mulia yang sebagai acuan Jambisnis.com. Pergerakan harga perak Antam ini mengikuti harga perak dunia. Antam […]

  • Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

    Kerinci Raih Terbaik II Program 3 Juta Rumah, Dapat Bantuan 250 Unit Bedah Rumah dari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabupaten Kerinci kembali menorehkan prestasi di tingkat regional Sumatera. Berkat keberhasilannya mengimplementasikan Program 3 Juta Rumah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kerinci meraih penghargaan Terbaik II kategori Implementasi Program 3 Juta Rumah tingkat kabupaten dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II yang digelar di Batam, Kepulauan Riau. Tak hanya membawa pulang penghargaan, capaian […]

  • Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    Kinerja Cemerlang, COIN Catat Laba Bersih Rp41,1 Miliar dan EBITDA Rp100,7 Miliar hingga Kuartal III-2025

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten aset kripto pertama di Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Indokripto Koin Semesta Tbk (COIN), mencatat kinerja keuangan yang impresif sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan perseroan, COIN membukukan EBITDA sebesar Rp100,7 miliar dan laba bersih mencapai Rp41,1 miliar hingga kuartal III-2025. Peningkatan tersebut menunjukkan kekuatan operasional COIN di tengah […]

  • Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah. Dilansir dari Antara, Selasa (6/1/20260, rupiah dibuka pada level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. Sementara itu, indeks dolar naik 98,28. Saat ini, pergerakan mata uang […]

  • Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jambi yang direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026 menjadi momentum penting bagi arah baru pembinaan karate di daerah tersebut. Musprovlub ini dipandang sebagai langkah awal untuk membangun kembali harapan dan meningkatkan prestasi FORKI Jambi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

expand_less