Sabtu, 5 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

Uang Beredar Naik ke Rp 2.152 Triliun, Tanda Ekonomi Indonesia Makin Pulih

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat jumlah uang beredar dalam arti sempit atau base money (M0) pada September 2025 mencapai Rp 2.152,4 triliun, meningkat 18,6 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Kenaikan tajam ini menjadi sinyal positif bahwa aktivitas ekonomi nasional terus membaik di tengah berbagai stimulus dan peningkatan investasi.

Sebelumnya, pada Agustus 2025, pertumbuhan uang beredar hanya mencapai 7,3 persen yoy dengan nilai Rp 1.961,3 triliun. Artinya, terjadi percepatan signifikan dalam perputaran uang di masyarakat dalam satu bulan terakhir.

Ekonom CORE Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, menilai lonjakan uang beredar dipicu oleh beberapa faktor utama.
“Yang pertama karena di kuartal ketiga kemarin, investasi asing langsung (Foreign Direct Investment atau FDI) mengalami peningkatan cukup besar, dan investasi secara umum juga naik. Hal ini berpengaruh langsung pada jumlah uang yang beredar di masyarakat,” ujar Yusuf kepada kumparanBISNIS, Sabtu (25/10).

Selain dari investasi, penyaluran kredit perbankan juga menjadi faktor penting. Pertumbuhan penyaluran kredit yang mencapai sekitar Rp 200 triliun menambah likuiditas di pasar, sehingga uang yang berputar di perekonomian semakin besar.

“Kalau kita lihat, bank pada September juga mencatatkan pertumbuhan kredit, meskipun tidak seluruhnya berasal dari stimulus Rp 200 triliun,” tambahnya.

Yusuf menilai peningkatan belanja pemerintah pada kuartal III 2025 turut memperkuat dorongan terhadap pertumbuhan uang beredar. “Ini capaian yang patut diapresiasi, terutama karena dapat mendukung momentum pertumbuhan ekonomi di kuartal IV nanti,” ujarnya.

Ekonom Universitas Gadjah Mada (UGM), Eddy Junarsin, menjelaskan kenaikan uang beredar tidak lepas dari kebijakan moneter longgar (loose money policy) yang diterapkan Bank Indonesia.
“Penurunan suku bunga acuan mendorong peningkatan penyaluran kredit oleh perbankan. Sementara dari sisi fiskal, penempatan dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun juga mempercepat pertumbuhan uang beredar,” jelasnya.

Meski begitu, Eddy mengingatkan bahwa efek nyata dari kebijakan ini belum sepenuhnya terasa di sektor riil karena masih menunggu efek pengganda (multiplier effect).
“Sisi positifnya, bisnis akan tumbuh karena lebih mudah mengakses pembiayaan, konsumsi domestik meningkat, dan ekonomi terpacu. Namun, sisi negatifnya potensi inflasi bisa ikut naik,” katanya.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, mengatakan peningkatan jumlah uang beredar mencerminkan aktivitas ekonomi yang semakin bergairah.
“Uang primer (M0) adjusted pada September 2025 tumbuh 18,6 persen yoy, lebih tinggi dibandingkan 7,3 persen yoy pada bulan sebelumnya,” ungkap Denny dalam keterangannya, Kamis (23/10).

Menurut BI, pertumbuhan ini mencerminkan penguatan sisi permintaan masyarakat seiring dengan pulihnya daya beli, peningkatan investasi, dan stabilnya inflasi di level terkendali.

Dengan tren pertumbuhan uang beredar yang kuat, para ekonom optimistis perekonomian nasional akan tumbuh lebih baik pada kuartal IV 2025. Kombinasi kebijakan fiskal dan moneter yang ekspansif diharapkan bisa menjaga momentum pemulihan, terutama di sektor konsumsi dan investasi. Namun, pemerintah dan Bank Indonesia diminta tetap waspada terhadap potensi kenaikan inflasi akibat meningkatnya likuiditas di pasar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • ITDC Terapkan Lampu Pintar Hemat Listrik untuk Pariwisata Berkelanjutan di Nusa Dua

    ITDC Terapkan Lampu Pintar Hemat Listrik untuk Pariwisata Berkelanjutan di Nusa Dua

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) melakukan efisiensi konsumsi listrik melalui sistem pencahayaan pintar untuk mendukung pariwisata berkelanjutan. Direktur Operasional ITDC, Troy Waroka, mengatakan upaya ini dimulai dari kawasan The Nusa Dua, Bali, dan akan diperluas ke kawasan lain di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). “Kami harus kreatif termasuk dalam […]

  • Gubernur Al Haris Lepas 442 Jamaah Haji Kloter 19 Jambi

    Gubernur Al Haris Lepas 442 Jamaah Haji Kloter 19 Jambi

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Al Haris resmi melepas keberangkatan 442 jamaah calon haji Kloter 19 asal Merangin dan Kerinci di Asrama Haji Kota Jambi, Selasa, 12 Mei 2026. Kloter ini menjadi rombongan gelombang kedua yang akan diberangkatkan menuju Arab Saudi melalui embarkasi Batam. Dalam sambutannya, Al Haris menekankan pentingnya menjaga kekhusyukan ibadah selama berada di Tanah Suci. […]

  • IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

    IMF hingga Bank Dunia Kompak Ramal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di Bawah 5 Persen, di Bawah Target Pemerintah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah lembaga keuangan internasional seperti IMF, Bank Dunia, OECD, dan Japan Credit Rating Agency (JCR) kompak memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia 2025 di bawah 5 persen, lebih rendah dari target pemerintah yang menargetkan pertumbuhan minimal di angka tersebut. Kekhawatiran perlambatan ekonomi global akibat ketidakpastian perdagangan, tarif impor Amerika Serikat, dan lemahnya permintaan ekspor […]

  • Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    Kabar Gembira! Lowongan PPPK Sekolah Rakyat Dibuka, Peluang Emas Pencari Kerja di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Angin segar berembus bagi warga Jambi, khususnya para pencari kerja di sektor pendidikan. Kementerian Sosial (Kemensos) resmi membuka seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk formasi Guru dan Tenaga Kependidikan (Tendik) dalam Program Sekolah Rakyat Tahun 2026. Program ini menjadi salah satu rekrutmen PPPK terbesar tahun ini dengan total 8.180 formasi yang […]

  • Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    Rupiah Tak Berdaya! Pagi Ini Melemah ke Rp17.845 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah jeblok lagi. Pada perdagangan Jumat (19/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.845 per dolar AS. Berdasarkan data dari Antara, mata uang Indonesia melemah 51 poin atau tergerus 0,29 persen menjadi Rp17.845 per dolar AS. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi Rp17.794 per […]

  • Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    Dukung Asta Cita, PTPN IV Regional 4 Mulai Tanam Perdana Sawit Program PSR

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional 4 terus menunjukkan komitmen dalam mendukung visi pembangunan nasional Asta Cita Presiden Prabowo Subianto melalui percepatan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Implementasi program ini kini memasuki tahap penting dengan dilakukannya penanaman perdana kelapa sawit hasil PSR bersama Gapoktan Jaya Makmur. Penanaman perdana bibit kelapa sawit tersebut dilakukan […]

expand_less