Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Redam Aksi Protes, Presiden Bolivia pangkas gajinya dan kabinet

Redam Aksi Protes, Presiden Bolivia pangkas gajinya dan kabinet

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Bolivia Rodrigo Paz mengumumkan pemotongan gaji sebesar 50 persen untuk dirinya dan seluruh anggota kabinet di tengah tekanan besar akibat blokade nasional yang menuntut pengunduran dirinya.

Langkah tersebut merupakan upaya langsung untuk meredakan tekanan dari serikat pekerja dan organisasi masyarakat adat yang telah melumpuhkan ibu kota administratif La Paz.

Pengumuman itu disampaikan ketika negara di kawasan Andes tersebut memasuki pekan keempat aksi protes yang melumpuhkan berbagai aktivitas setelah dialog antara pemerintah dan pemimpin demonstran sepenuhnya gagal.

“Presiden, bersama para menteri, telah mengambil keputusan – sebagai bagian dari komitmen dan pengorbanan mendalam kami bagi negara – untuk mengurangi gaji kami sebesar 50 persen,” kata Paz dalam pidato publiknya belum lama ini.

Sebelum keputusan tersebut, Paz menerima gaji bulanan sebesar 24.978 boliviano (sekitar 3.617 dolar AS/Rp64,7 juta). Jumlah tersebut merupakan batas maksimum gaji pejabat publik di Bolivia. Setelah pemotongan, gajinya menjadi 12.489 boliviano (sekitar 1.808 dolar AS atau Rp32,3 juta).

Paz mulai menjabat pada akhir 2025 dengan agenda membongkar dua dekade kebijakan ekonomi kiri yang diterapkan pendahulunya, Evo Morales dan Luis Arce.

Dalam upaya menstabilkan keuangan negara, Paz mengalihkan pendekatan pemerintahannya ke Amerika Serikat, lembaga keuangan internasional, dan sektor swasta, sambil secara bertahap menjauh dari serikat pekerja yang memiliki pengaruh besar di negara tersebut.

Sejak awal Mei, kelompok masyarakat adat, pekerja tambang, guru, dan buruh pabrik terus melakukan blokade jalan. Gangguan tersebut memutus rantai pasok nasional dan memicu kelangkaan pangan, bahan bakar, serta pasokan medis di kota-kota besar, sekaligus melumpuhkan pasar dan rumah sakit.

Sementara para demonstran menuntut pembatalan kebijakan penghematan untuk menekan kenaikan biaya hidup, Paz mempertahankan pemangkasan anggaran dan pengurangan subsidi bahan bakar sebagai langkah yang diperlukan untuk menstabilkan ekonomi.

Pemotongan gaji diumumkan hanya 24 jam setelah dialog yang sangat dinantikan antara pemerintah dan pemimpin masyarakat adat berakhir dengan kegagalan mencapai kata sepakat.

Pemerintahan Paz berulang kali menyatakan bahwa mantan presiden Evo Morales berada di balik kekacauan sosial tersebut. Pemerintah menuduh Morales memanfaatkan serikat pekerja dalam upaya untuk kembali berkuasa. Morales sebelumnya dilarang secara hukum untuk mengikuti pemilu 2025 yang dimenangkan Paz.

Pada Minggu, setelah perundingan damai gagal, Morales menulis di media sosial bahwa Presiden Paz hanya memiliki “dua pilihan”, yakni memiliterisasi negara atau menggelar pemilu.

“Rodrigo Paz sedang mengatur kejatuhannya sendiri di jalan-jalan ini,” tulis Morales di platform media sosial X.

Mantan presiden tersebut saat ini berstatus buronan setelah surat perintah penangkapan dikeluarkan pada 11 Mei. Morales dinyatakan menghina pengadilan karena menolak hadir dalam persidangan kasus pemerkosaan dan perdagangan manusia terkait tuduhan bahwa ia memiliki anak dengan seorang gadis berusia 15 tahun saat masih menjabat presiden, dengan imbalan pemberian keuntungan politik dan ekonomi kepada orang tua korban.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

  • Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    Belum Stabil, Rupiah masih Tersungkur Hari Ini!

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada pembukaan perdagangan Selasa (12/5/2026). Mata uang Garuda melemah cukup tajam seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) di pasar global. Pada perdagangan pagi ini, rupiah tercatat turun 69 poin atau 0,40 persen menjadi Rp17.483 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

  • Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    Daftar 10 Kementerian dengan Anggaran Terbesar dalam APBN 2026

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan alokasi anggaran bagi seluruh kementerian dan lembaga negara dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Ketentuan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026, yang berlaku sejak 1 Januari 2026. Dari total belanja pemerintah pusat sebesar Rp 3.149,47 triliun, terdapat 10 kementerian dan lembaga yang […]

  • Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Tiga Poin Menjadi Rp16.725 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah dibuka menguat pada perdagangan Jumat (14/11/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.725 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.728 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,41%, disusul peso Filipina yang naik […]

  • Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Masih Fluktuatif

    Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai dan Bawang Masih Fluktuatif

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi terpantau stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 26 Oktober 2025, sebagian besar harga bahan pokok di tiga pasar utama — Pasar Rakyat Talang Banjar, Pasar Angso Duo, dan Pasar Rakyat Kasang  […]

  • Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    Hingga Februari, 4 Juta Bidang Tanah Belum Bersertifikat

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat sebanyak 122 juta bidang tanah telah bersertifikat dari total sekitar 126 juta bidang tanah di Indonesia. Pemerintah kini mengejar penyelesaian sertifikasi terhadap sisa sekitar 4 juta bidang tanah. Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, mengatakan percepatan sertifikasi merupakan proses yang berjalan secara alami […]

expand_less