Senin, 3 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Balik Perkasa, Tembus Lagi ke Bawah Rp18.000 per Dolar AS

Rupiah Balik Perkasa, Tembus Lagi ke Bawah Rp18.000 per Dolar AS

  • account_circle -
  • calendar_month 8 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Senin (3/8/2026). Penguatan ini membawa mata uang Indonesia kembali berada di bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS.

Mengutip data Refinitiv per pukul 09.15 WIB, rupiah menguat 0,06 persen ke posisi Rp17.980 per dolar AS. Penguatan rupiah pagi ini terjadi seiring melemahnya dolar AS. Indeks dolar AS terpantau turun 0,21 persen ke posisi 99,707.

Khusus kawasan Asia, dari 10 mata uang yang dipantau, sebanyak delapan mata uang Asia menguat terhadap dolar AS. Sementara satu mata uang melemah dan satu lainnya stagnan.

Penguatan paling tajam masih dicatatkan oleh won Korea Selatan. Won melesat 0,90 persen ke posisi KRW1.429 per dolar AS, menjadi mata uang terbaik Asia pada pagi ini.

Yen Jepang juga menguat signifikan, yakni 0,65 persenn ke posisi JPY156,54 per dolar AS. Penguatan yen terjadi ketika pasar masih mencermati potensi intervensi lanjutan dari otoritas Jepang serta bantuan dari AS.

Peso Filipina turut menguat 0,30 persen ke posisi PHP61,030 per dolar AS, disusul baht Thailand yang naik 0,24% ke THB33,32 per dolar AS.

Dolar Singapura menguat 0,08 persen. dolar Taiwan naik 0,04 persen, sementara dong Vietnam menguat tipis 0,01 persen ke VND26.289 per dolar AS.

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi satu-satunya mata uang Asia yang melemah. Ringgit turun 0,05 persen ke posisi MYR 4,085 per dolar AS. Adapun yuan China stagnan di posisi CNY 6,7509 per dolar AS.

Sementara itu, dolar AS kembali berada di bawah tekanan setelah melemah lebih dari 1,5 persen pada pekan lalu. Tekanan terhadap greenback ikut dipicu oleh aksi beli yen, yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perhatian utama pasar valuta asing.

Selain faktor yen, penurunan harga minyak juga ikut menekan dolar AS. Harga minyak dunia melemah setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan telah membatalkan serangan terhadap Iran dan pembicaraan antara kedua pihak akan berlangsung pada Senin.

Penurunan harga minyak meredakan sebagian kekhawatiran inflasi global. Kondisi ini membuat tekanan terhadap dolar AS bertambah, sekaligus memberi ruang bagi mata uang Asia untuk menguat.

Namun, pasar belum sepenuhnya lepas dari kewaspadaan. Fokus investor pekan ini akan tertuju pada data tenaga kerja AS, yakni nonfarm payrolls, yang akan dirilis Jumat. Data tersebut akan menjadi petunjuk penting mengenai kondisi pasar tenaga kerja AS dan arah kebijakan The Federal Reserve/The Fed.

Analis OCBC menilai data ekonomi AS pekan ini akan sangat menentukan arah ekspektasi pasar terhadap The Fed.

“Pasar tenaga kerja yang masih tangguh atau tanda-tanda bahwa disinflasi mulai tertahan dapat meningkatkan tekanan terhadap The Fed untuk memperkuat kredibilitasnya dalam melawan inflasi,” tulis analis OCBC, dikutip dari Reuters.

OCBC juga menilai data-data yang masuk sebelum rapat FOMC September akan menjadi sangat penting bagi arah kebijakan moneter AS.

“Dengan dua laporan inflasi dan dua laporan tenaga kerja yang akan dirilis sebelum rapat FOMC September, data yang masuk akan menjadi sangat penting, dimulai dari laporan payrolls pekan ini,” tulis OCBC.(*)

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

    Mahasiswa Kedokteran Unsri Dibully dan Diperas Senior

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memerintahkan penghentian sementara Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya (Unsri) yang diselenggarakan di RSUP M. Hoesin Palembang. Langkah ini diambil menyusul dugaan perundungan (bullying) dan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh senior terhadap mahasiswa PPDS. Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, […]

  • Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    Pertamina Patra Niaga Siagakan 345 Kapal untuk Amankan Pasokan Energi Ramadan dan Idulfitri 2026

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Downstream Pertamina, menyiagakan 345 kapal untuk mendukung distribusi energi nasional selama Ramadan dan Idulfitri 2026. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan BBM, LPG, Avtur, dan produk petrokimia tetap stabil dari Indonesia Timur hingga Barat. Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo, menegaskan bahwa transportasi laut menjadi tulang […]

  • Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    Nahkoda Baru BEI! Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

    • calendar_month Senin, 29 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi berganti nakhoda. Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama BEI untuk masa jabatan 2026–2030. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan menjadi motor baru dalam mempercepat transformasi pasar modal Indonesia agar semakin modern, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat global. Pengangkatan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama […]

  • Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    Harga Emas Perhiasan Hari Ini 21 Februari 2026, Tertinggi Tembus Rp 2,6 Juta per Gram

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan di pasar domestik kembali mencatatkan level tinggi pada Sabtu (21/2/2026). Sejumlah gerai perhiasan, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, membanderol harga emas kadar tertinggi mendekati Rp 2,6 juta per gram, seiring lonjakan harga emas dunia. Kenaikan harga emas global dipicu meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai (safe haven) di […]

  • 3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    3 Kasus Hantavirus Ditemukan di Jakarta, 6 Suspek Masih Dipantau Dinkes

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi temuan tiga kasus positif Hantavirus di wilayah ibu kota. Selain itu, terdapat enam kasus suspek yang hingga kini masih dalam pemantauan intensif. Pihak Dinkes menyebutkan, pemantauan terus dilakukan guna memastikan tidak terjadi lonjakan kasus secara signifikan di tengah masyarakat. Upaya ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Makin Murah! Saatnya Borong?

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Makin Murah! Saatnya Borong?

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam turun lagi. Bagi warga Jambi, momentum ini dapat dimanfaatkan untuk menambah koleksi emas sebagai instrumen investasi jangka panjang karena harga emas Antam lebih rendah dari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, Rabu (29/7/2026), harga emas Antam hari ini merosot Rp12.000 per gram. Dengan koreksi tersebut, harga emas kini berada di […]

expand_less