Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Sejarah Taman Setiti Jambi, Dulu Primadona Wisata Keluarga, Kini Tinggal Kenangan

Sejarah Taman Setiti Jambi, Dulu Primadona Wisata Keluarga, Kini Tinggal Kenangan

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 1 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ada masa ketika liburan keluarga di Jambi tidak perlu mahal. Tidak ada mal, wahana modern, atau tempat rekreasi seperti sekarang. Cukup membawa anak-anak, menyiapkan bekal, lalu berangkat ke Taman Wisata Indah Setiti di kawasan Muaro Pijoan.

Bagi mereka yang pernah tumbuh pada era 1980-an hingga 2000-an, nama Setiti mungkin masih terasa akrab. Tempat ini pernah menjadi salah satu tujuan wisata keluarga yang ramai, terutama saat akhir pekan dan musim liburan.

Taman Setiti disebut mulai dibangun sekitar 1984. Saat itu, kawasan tersebut masih masuk wilayah Kabupaten Batanghari. Setelah pemekaran, lokasinya kini berada di Kabupaten Muaro Jambi, sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Jambi.

Yang membuat Setiti begitu membekas adalah kesederhanaannya. Tiket masuknya dulu hanya Rp50.

Dengan uang receh itu, anak-anak sudah bisa mendapatkan pengalaman yang mungkin sulit dilupakan. Bahkan keseruan dimulai sejak pintu masuk. Di dekat loket karcis terdapat gambar karakter kartun seperti Bobo dan Donald Bebek, yang pada zamannya begitu akrab dengan dunia anak-anak.

Masuk ke dalam, ada danau buatan dengan sepeda air dan sampan. Anak-anak bisa mengayuh di atas air, sementara orang tua menikmati suasana taman.

Di berbagai sudut berdiri patung-patung hewan. Ada harimau, jerapah dan sejumlah patung hewan lainnya. Bagi anak-anak, tempat itu terasa seperti dunia kecil yang penuh kejutan, lalu ada goa hantunya juga dengan gigi taring yang panjang, dan sekarang goa ini jadi sarang ular, hal ini berdasarkan keterangan warga sekitar yang pernah lihat ular di dalam goa.

Goa buatan dengan taring di bagian depannya itu menjadi salah satu tempat yang paling mengundang rasa penasaran. Ada yang berani masuk, ada yang memilih menunggu di luar. Justru rasa takut itulah yang kemudian menjadi cerita ketika pulang.

Salah satu peninggalan taman Setiti yang masih bertahan adalah patung putri air mancur. Bentuknya masih relatif utuh, tetapi warnanya kini buram. Tidak lagi seperti taman yang dahulu dirawat dan dipenuhi pengunjung. Namun jika lama lama di lihat patung tersebut terasa hidup.

Hari ini, sebagian kawasan Taman Setiti telah berubah menjadi semak belukar. Di bagian belakang, perkebunan sawit juga menjadi pemandangan yang mengelilingi kawasan tersebut. Sekitar 2009, aktivitas Taman Setiti disebut mulai berhenti. Catatan perjalanan pada 2012 menyebut taman itu telah tutup sekitar tiga tahun dan membutuhkan renovasi besar jika ingin kembali dibuka. Memasuki 2014, kawasan tersebut bahkan mulai disebut sebagai eks Taman Setiti dalam pemberitaan media massa saat itu.

Kini tak ada lagi antrean membeli tiket Rp50, suara anak-anak di sepeda air, atau keluarga yang sibuk mencari tempat duduk. Yang tersisa adalah patung-patung tua, semak belukar dan kenangan. Namun bagi mereka yang pernah merasakan masa kejayaannya, Setiti bukan sekadar taman wisata yang tutup. Setiti adalah potongan masa kecil ketika liburan sederhana bisa terasa begitu istimewa.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Jambi Waspada! Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu per Gram

    Warga Jambi Waspada! Harga Emas Antam Anjlok Rp30 Ribu per Gram

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — Kabar kurang menggembirakan datang dari pasar logam mulia. Harga emas Antam pada perdagangan Rabu (29/4/2026) tercatat mengalami penurunan cukup tajam. Harga emas Antam berdasarkan data yang dikutip Jambisnis.com dari laman logam mulia, turun sebesar Rp30.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.814.000 menjadi Rp2.784.000 per gram. Penurunan ini menjadi perhatian bagi masyarakat, terutama yang aktif […]

  • Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    Ekonomi Provinsi Jambi 2025 Tumbuh 4,93 Persen, PDRB Tembus Rp349,66 Triliun

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi sepanjang tahun 2025 menunjukkan tren positif. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Jambi tumbuh 4,93 persen (year on year), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan tahun 2024 yang tercatat 4,50 persen. Nilai Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Provinsi Jambi atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, sementara PDRB atas […]

  • FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    FIFA Puskas Award 2025, Rizky Ridho Berpeluang Jadi Pemain Kedua ASEAN

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – FIFA resmi mengumumkan daftar nominasi Puskas Award 2025 sebagai penghargaan gol-gol terbaik para pesepakbola dunia. Nominasi Puskas Award 2025 diberikan berdasarkan gol-gol yang dicetak antara 11 Agustus 2024 sampai 2 Agustus 2025. Menariknya pemain andalan Persija Jakarta dan Timnas Indonesia, Rizky Ridho masuk daftar nominasi Puskas Award 2025 berkat golnya pada laga Persija […]

  • Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    Berikut Harga Terbaru Perak Antam Hari Ini

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam terpantau melejit pada Selasa (16/12/2025). Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 950 ke level Rp 39.435 per gram. Kini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.258.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.387.213. Sedangkan perak […]

  • Prabowo Pilih Sapi Jumbo 1,15 Ton dari Peternak Tangerang untuk Kurban

    Prabowo Pilih Sapi Jumbo 1,15 Ton dari Peternak Tangerang untuk Kurban

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sapi jenis Brangus berbobot 1,15 ton milik peternak asal Tangerang, Banten, terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 Hijriah. Sapi bernama Sambo itu merupakan hasil persilangan antara Brahman dan Aberdeen Angus. Hewan tersebut dipelihara oleh Falahudin, peternak dari Balaraja, Kabupaten Tangerang. “Alhamdulillah, saya sangat bangga. Ini pengalaman luar biasa dalam […]

  • Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

    Karhutla dan Kabut Asap Jambi Tekan Aktivitas Bisnis, Sektor Ini Paling Terdampak

    • calendar_month Kamis, 8 Okt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap tebal di Provinsi Jambi tidak hanya menjadi persoalan lingkungan dan kesehatan. Aktivitas ekonomi ikut terdampak, terutama bisnis yang bergantung pada mobilitas masyarakat, transportasi, distribusi barang, dan aktivitas luar ruang. Data Posko Satgas Karhutla Provinsi Jambi mencatat 12.106 hotspot sepanjang 2026 hingga 6 Oktober. Luas lahan […]

expand_less