Risiko Tinggi Pengemudi Online, Lalamove Perkuat Perlindungan Asuransi
- account_circle say say
- calendar_month 9 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Lalamove memperkuat aspek perlindungan dalam ekosistem layanannya melalui kolaborasi dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan PT Mitra Jasa Pratama.
JAMBISNIS.COM – Lalamove memperkuat sistem perlindungan dalam ekosistem layanannya dengan menghadirkan program asuransi bagi mitra pengemudi dan pengguna. Langkah ini dilakukan melalui kolaborasi dengan PT Asuransi Tokio Marine Indonesia dan PT Mitra Jasa Pratama di tengah meningkatnya kebutuhan layanan logistik berbasis on-demand.
Melalui kerja sama tersebut, Lalamove menyediakan perlindungan Group Personal Accident yang mencakup risiko selama perjalanan dan proses pengantaran. Adapun manfaat yang diberikan meliputi santunan kecelakaan, cacat tetap, hingga meninggal dunia, serta penggantian biaya pengobatan dengan nilai pertanggungan mencapai Rp50 juta.
Managing Director Lalamove Indonesia, Andito B Prakoso, mengatakan bahwa aspek keamanan kini menjadi faktor penting dalam layanan digital, seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan penggunaan platform logistik.
“Pengguna dan mitra pengemudi tidak hanya membutuhkan layanan yang cepat dan praktis, tetapi juga perlindungan yang memberikan rasa aman dalam setiap aktivitas,” ujar Andito dalam keterangan resmi, Selasa (21/4).
Ia menambahkan, perlindungan ini dirancang untuk memperkuat kepercayaan serta menghadirkan pengalaman layanan yang lebih aman dan andal bagi seluruh pengguna platform.
Mengacu pada data Korlantas Polri, angka kecelakaan lalu lintas di Indonesia mencapai 141.608 kasus sepanjang 2025. Kendaraan roda dua mendominasi dengan porsi 68% hingga 72%, sehingga profesi pengemudi layanan online dinilai memiliki tingkat risiko yang tinggi.
Chief Distribution Officer Tokio Marine Indonesia, Heryudi, menilai kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan solusi perlindungan yang relevan di era digital.
“Program ini memberikan rasa tenang bagi mitra pengemudi dan pengguna, sekaligus menjawab kebutuhan perlindungan dalam aktivitas mobilitas dan pengantaran,” ujarnya.
Kerja sama ini mencakup perlindungan bagi pengemudi, penumpang, serta mitra pengantaran barang. Sementara itu, Qoala berperan sebagai broker asuransi yang mendukung proses klaim secara digital agar lebih cepat dan transparan.
Direktur Utama Qoala, Ian Ramelan, menyebut digitalisasi menjadi faktor kunci dalam meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap layanan asuransi.
“Dengan dukungan teknologi, kami memastikan proses klaim berjalan efisien dan transparan, sehingga memberikan perlindungan finansial sekaligus meningkatkan rasa aman bagi mitra di lapangan,” jelasnya.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar