Harley-Davidson Perluas Pasar ke Segmen Komersial dan Instansi, Bidik Perusahaan hingga Rental
- account_circle say say
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Harley-Davidson
JAMBISNIS.COM – Harley-Davidson mulai mengubah strategi bisnis di Indonesia dengan memperluas pasar ke segmen komersial dan instansi. Langkah ini dilakukan untuk mendongkrak penjualan di tengah kondisi pasar otomotif yang menantang.
Operations Director JLM Auto Indonesia, Irvino Edwardly, mengatakan bahwa strategi ini didukung oleh ekosistem internal grup melalui divisi fleet yang telah dimiliki perusahaan induk.
“Secara company, kami sudah memiliki fleet department yang fokus menjual ke perusahaan maupun institusi pemerintah,” ujar Irvino.
Selama ini, penjualan motor gede tersebut lebih banyak menyasar instansi pemerintah. Namun, ke depan perusahaan akan memperluas jangkauan ke sektor swasta, termasuk perusahaan rental dan korporasi.
“Ke depannya tidak hanya government, tapi juga non-government seperti perusahaan dan rental. Saat ini porsinya masih kecil, sekitar 5 hingga 10 persen,” katanya.
Langkah ekspansi ini dilakukan di tengah berbagai tantangan eksternal yang memengaruhi industri otomotif. Mulai dari regulasi, kondisi geopolitik global, harga minyak dunia, hingga fluktuasi nilai tukar yang belum stabil.
Meski demikian, perusahaan tetap optimistis terhadap kinerja pasar tahun ini. Strategi yang diambil tidak agresif, namun tetap berorientasi pada pertumbuhan.
“Kami tetap positif, walaupun tahun ini penuh tantangan. Target kami minimal bisa menyamai atau melampaui pencapaian tahun lalu,” ujar Irvino.
Ekspansi ke segmen komersial dinilai menjadi peluang baru untuk memperluas basis konsumen, sekaligus memperkuat posisi merek di pasar otomotif premium Indonesia.
Pantau terus berita perkembangan ekonomi, saham, harga emas, dan harga sembako terkini secara cepat dan akurat di Jambisnis.com.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar