Tanjab Timur Siapkan 21 Hektare Lahan untuk Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi
- account_circle say say
- calendar_month 11 menit yang lalu
- print Cetak

pemerintah Tanjabtim siapkan lokasi pembangunan sekolah unggulan yang merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur), Provinsi Jambi, menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dengan menyiapkan lahan seluas 21 hektare untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).
Lahan tersebut akan menjadi lokasi pembangunan sekolah unggulan yang merupakan bagian dari implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 10 Tahun 2026 tentang Percepatan Peningkatan Mutu Pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Syafaruddin, mengatakan pemerintah daerah telah menyiapkan lahan dan saat ini tinggal menyelesaikan proses hibah kepada pemerintah.
“Kami siap mendukung pembangunan sekolah unggulan itu. Lahannya sudah siap, tinggal proses hibah,” kata Syafaruddin di Jambi, Senin.
Ia menjelaskan lokasi pembangunan SNT berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM), Kecamatan Geragai, tepat bersebelahan dengan lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.
Menurutnya, pemerintah daerah telah melakukan berbagai tahapan persiapan. Beberapa waktu lalu, tim dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Jambi, serta Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah melakukan peninjauan dan pengukuran lahan.
Langkah tersebut menjadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam mendukung program strategis nasional di sektor pendidikan.
Syafaruddin menjelaskan, meskipun tidak menggunakan konsep sekolah berasrama, Sekolah Nasional Terintegrasi akan dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk menunjang proses belajar mengajar.
Fasilitas yang direncanakan antara lain ruang kelas representatif, laboratorium, perpustakaan, hingga sarana olahraga yang memadai guna menciptakan lingkungan belajar yang berkualitas.
“SNT dirancang menjadi sekolah unggulan dengan fasilitas lengkap untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah,” ujarnya.
Sambil menunggu pembangunan gedung permanen, Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai membuka Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026 untuk jenjang SMP dan SMA.
Pada tahap awal, masing-masing jenjang akan menerima 40 siswa, yakni untuk kelas VII SMP dan kelas X SMA.
Pendaftaran dilakukan secara online mulai 21 Juli hingga 27 Juli 2026, dilanjutkan dengan proses seleksi administrasi. Hasil seleksi dijadwalkan diumumkan pada 3 Agustus 2026.
Untuk sementara, kegiatan belajar mengajar akan dilaksanakan di gedung pendidikan dan pelatihan (Diklat) milik Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Sementara kebutuhan tenaga pendidik akan dipenuhi secara bertahap sambil menunggu pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus guru Sekolah Nasional Terintegrasi oleh pemerintah pusat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemkab Tanjung Jabung Timur juga menyiapkan layanan bus antar-jemput gratis bagi para siswa.
Fasilitas transportasi itu disiapkan agar peserta didik lebih mudah mengakses sekolah, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keamanan selama proses belajar.
Program ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat Tanjung Jabung Timur sekaligus menjadi langkah nyata pemerintah daerah dalam mendukung pemerataan pendidikan di Provinsi Jambi.
- Penulis: say say


