Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Trump Umumkan Kesepakatan Dagang AS–India, Tarif Dipangkas Jadi 18%

Trump Umumkan Kesepakatan Dagang AS–India, Tarif Dipangkas Jadi 18%

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNSI.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan dagang antara Amerika Serikat dan India yang mencakup penurunan tarif impor timbal balik. Dalam kesepakatan tersebut, tarif AS terhadap produk asal India dipangkas dari 25 persen menjadi 18 persen dan berlaku efektif segera.

Pengumuman itu disampaikan Trump melalui akun Truth Social setelah melakukan pembicaraan dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada Senin (3/2/2026). Trump menyebut kesepakatan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat hubungan dagang dan geopolitik kedua negara.

Selain penurunan tarif, India juga berkomitmen meningkatkan pembelian produk asal Amerika Serikat dalam jumlah besar. Komitmen tersebut mencakup sektor energi, teknologi, pertanian, batu bara, hingga komoditas lain dengan nilai lebih dari 500 miliar dolar AS.

Trump juga menyampaikan bahwa India sepakat menghentikan pembelian minyak dari Rusia dan akan beralih membeli minyak dari Amerika Serikat, serta berpotensi dari Venezuela. Menurut Trump, langkah ini dinilai dapat membantu meredakan konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung.

“Ini adalah kehormatan bagi saya dapat berbicara dengan Perdana Menteri Modi. Kami membahas perdagangan dan berbagai isu strategis global. Kesepakatan ini akan memperkuat hubungan luar biasa antara Amerika Serikat dan India,” tulis Trump.

Sementara itu, Perdana Menteri Narendra Modi turut mengonfirmasi penurunan tarif tersebut melalui akun media sosial X. Ia menyebut kebijakan ini akan membuka peluang lebih besar bagi produk “Made in India” di pasar Amerika Serikat serta mendorong kesejahteraan masyarakat kedua negara.

Meski demikian, hingga kini dokumen resmi kesepakatan dagang tersebut belum dipublikasikan. Sejumlah anggota parlemen AS mempertanyakan kewenangan presiden dalam menetapkan perjanjian dagang tanpa persetujuan Kongres. Namun, pemerintahan Trump menilai langkah tersebut masih berada dalam koridor kewenangan eksekutif.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

    Bank Indonesia Yakin Rupiah Tetap Stabil, Didukung Fundamental Ekonomi

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) optimistis nilai tukar rupiah akan tetap stabil terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ke depan. Keyakinan ini ditopang oleh fundamental ekonomi Indonesia yang solid, inflasi yang terkendali, serta stabilitas sistem keuangan yang tetap terjaga di tengah ketidakpastian pasar keuangan global. Gubernur BI Perry Warjiyo menyampaikan bahwa rupiah berpotensi bergerak stabil dengan […]

  • BMKG: Cuaca Jambi Didominasi Hujan Ringan dan Petir

    BMKG: Cuaca Jambi Didominasi Hujan Ringan dan Petir

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Provinsi Jambi mulai Rabu, 5 November hingga Kamis, 14 November 2025. Dalam periode sepekan ke depan, cuaca di sebagian besar wilayah Jambi akan didominasi hujan ringan hingga hujan petir, dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi mencapai 95 hingga 99 persen. […]

  • RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    RAJA Raup Pendapatan USD 127,6 Juta di Semester I 2025 Didukung Segmen Downstream

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) mencatat kinerja keuangan yang terus tumbuh positif pada semester I 2025. Emiten sektor energi terintegrasi ini membukukan pendapatan sebesar USD 127,6 juta, meningkat 3,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan ini didorong oleh kinerja kuat di segmen downstream serta kontribusi stabil dari segmen midstream, yang selama […]

  • Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    Pengangguran RI Turun Jadi 7,22 Juta Orang per Mei 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah pengangguran di Indonesia menurun pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran mencapai 7,22 juta orang, turun sekitar 24.000 orang dibandingkan Februari 2026. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, mengatakan penurunan tersebut terjadi di tengah bertambahnya jumlah angkatan kerja nasional. “Angkatan kerja yang tidak terserap pasar […]

  • IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    IHSG Perkasa, Dibuka Menguat 8.097 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat di awal perdagangan hari ini, Rabu (15/10/2025). IHSG menguat 30,484 poin atau 0,38% ke 8.097,006. Penguatan IHSG ini disokong sebagian besar indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Sektor Barang Baku yang menguat 1,34% di awal sesi pertama. Berikutnya ada IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor […]

  • NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

    NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja usaha sektor pertanian di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 191,90, meningkat dibandingkan Januari 2026 yang berada pada level 179,05. NTUP merupakan salah satu indikator yang menggambarkan kemampuan usaha pertanian dalam menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan biaya […]

expand_less