Resmi Dilantik, Agustiar Sabran Nahkodai PB Percasi 2026–2030, Siap Bangun Sekolah Catur dan Cetak Prestasi Dunia
- account_circle say say
- calendar_month 57 menit yang lalu
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – H. Agustiar Sabran resmi dilantik sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) periode 2026–2030. Gubernur Kalimantan Tengah itu dilantik langsung oleh Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman bersama jajaran pengurus baru PB Percasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Pelantikan tersebut menandai dimulainya era baru kepemimpinan PB Percasi setelah berakhirnya masa bakti Grand Master (GM) Utut Adianto. Agustiar Sabran tercatat sebagai Ketua Umum PB Percasi ke-20 sejak organisasi itu berdiri pada 1950.
Dalam sambutannya, Marciano Norman memberikan apresiasi terhadap kiprah PB Percasi yang dinilai konsisten melahirkan prestasi bagi Indonesia. Ia menyebut keberhasilan pembinaan atlet terlihat dari capaian pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 hingga berbagai kejuaraan internasional.
“Terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada atlet-atlet catur yang hadir pada PON XXI Aceh-Sumut 2024,” ujar Marciano.
Marciano memastikan cabang olahraga catur tetap menjadi bagian penting dalam kalender olahraga nasional. Pada 2027, catur akan dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Indoor, kemudian kembali masuk dalam PON XXII tahun 2028 di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Pada tahun 2027 kita ada Pekan Olahraga Nasional Indoor dan catur akan menjadi salah satu yang dipertandingkan. Pada PON XXII/2028 NTT-NTB, catur juga dipertandingkan,” katanya.
Menurut Marciano, catur bukan sekadar olahraga prestasi, tetapi juga sarana membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pembelajaran catur sejak usia dini dinilai mampu melatih kemampuan berpikir strategis, mengambil keputusan, hingga menciptakan inovasi.
“Catur berperan pada pembangunan bangsa karena mempelajari catur sejak usia dini membangun generasi yang berpikir strategis, membaca langkah lawan, menghadirkan terobosan untuk mencapai tujuannya,” jelasnya.
Ia juga menyoroti prestasi atlet Indonesia di level internasional. Pada SEA Games Thailand 2025, Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak, dan empat medali perunggu. Sementara pada ajang 9th Eastern Asia Youth Chess Championship (EAYCC) 2025 di Zhuhai, China, Merah Putih sukses membawa pulang empat medali emas, satu medali perak, dan dua medali perunggu.
Melihat tren positif tersebut, Marciano berharap kepengurusan baru mampu menjadikan PB Percasi sebagai organisasi olahraga yang profesional, modern, serta menjadi teladan dalam tata kelola organisasi.
BACA JUGA :
- Turnamen Catur Bulanan Non Master Pengprov Percasi Jambi VI Pecahkan Rekor, 160 Pecatur Siap Bertanding di Paviliun JBC
- Open Turnamen Catur Kapolda Cup 2026 Digelar di JBC, Total Hadiah Rp25 Juta
- Tanjung Jabung Barat Juara Umum Turnamen Catur Percasi Jambi Seri V di Batang Hari
- Izhar Bafadhal Juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Session 1
- Saksikan! Perebutan Gelar Bergengsi Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 di Pavilin JBC
“Menjadi cabang olahraga yang menjadi panutan dalam tata kelola organisasi, prestasi atlet, dan kompetisinya,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa olahraga harus menjadi alat pemersatu bangsa.
“Mari kita buat bangga Bangsa Indonesia karena prestasi atlet-atletnya. Bicara olahraga, kita hanya bicara Merah Putih karena olahraga adalah pemersatu bangsa,” tegas Marciano.
Sementara itu, Agustiar Sabran menegaskan olahraga merupakan simbol persatuan bangsa sebagaimana semangat sila ketiga Pancasila.
“Olahraga ini lambang persatuan, dari sila ketiga Persatuan Indonesia, apalagi di tengah digitalisasi dan globalisasi,” kata Agustiar.
Ia mengajak seluruh pengurus baru menjaga kesinambungan organisasi dengan tetap menghormati dan melanjutkan program-program positif yang telah dibangun kepengurusan sebelumnya.
“Bangsa ini butuh persatuan. Dipastikan setiap orang ada masanya dan setiap masa ada orangnya. Tentunya kita harus terus berkoordinasi dengan pengurus yang lama,” ujarnya.

GM. Utut Adianto, menghadiri pelantikan Ketua UMUM PB Percasi .
Agustiar juga memberikan penghargaan kepada GM Utut Adianto atas kontribusinya memajukan catur Indonesia.
“Apa yang dibuat ketua sebelumnya sangat luar biasa, terbukti banyaknya Grandmaster yang diciptakan beliau,” ungkapnya.
Salah satu program prioritas yang akan dijalankan adalah pembangunan sekolah catur nasional sebagai pusat pembinaan atlet usia dini. Menurutnya, catur merupakan olahraga yang murah, mudah dimainkan seluruh lapisan masyarakat, namun mampu membentuk karakter, kecerdasan, dan mental generasi muda.
“Catur ini olahraga yang murah meriah, hanya modal papan,” katanya.
Ia optimistis Indonesia mampu melahirkan lebih banyak Grandmaster apabila pembinaan dilakukan secara sistematis sejak usia dini.
“Kalau kita ada keberanian, ada kemauan, dan ada tekad, pasti bisa,” tegasnya.
Terpisah, Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Percasi Jambi, Mario Liberty Siregar, turut menyampaikan ucapan selamat atas dilantiknya H. Agustiar Sabran sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Menurut Mario, kepemimpinan baru menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan atlet, meningkatkan kualitas kompetisi, sekaligus melahirkan lebih banyak pecatur Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
“Atas nama keluarga besar Pengprov Percasi Jambi, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak H. Agustiar Sabran, S.I.Kom. atas pelantikannya sebagai Ketua Umum PB Percasi periode 2026–2030. Kami yakin di bawah kepemimpinan beliau, PB Percasi akan semakin maju, solid, dan mampu membawa catur Indonesia meraih prestasi yang lebih tinggi di tingkat dunia,” ujar Mario.
Mario menyambut baik rencana pembangunan sekolah catur nasional yang dinilai menjadi langkah strategis mencetak regenerasi pecatur Indonesia secara berkelanjutan.
Ia menegaskan Pengprov Percasi Jambi siap mendukung seluruh program kerja PB Percasi, termasuk memperkuat sinergi antara pengurus pusat dan daerah dalam pembinaan atlet.
“Kami di Jambi siap bersinergi dan mendukung seluruh program PB Percasi. Semoga kepengurusan baru dapat membawa semangat baru bagi perkembangan catur nasional serta melahirkan lebih banyak Grandmaster dan atlet berprestasi yang mengharumkan nama Indonesia,” tambahnya.
Dengan pelantikan ini, Agustiar Sabran resmi menjadi Ketua Umum PB Percasi ke-20 sejak organisasi berdiri pada 1950. Ia menggantikan GM Utut Adianto yang memimpin PB Percasi pada periode 2017–2026.
Berikut daftar Ketua Umum PB Percasi dari masa ke masa:
Situs Resmi PB PERCASI
1. 1950-1954 dr. Soewito Mangkoesoewondo Alm
2. 1955-1956 Soeratno Sastroamidjo Alm
3. 1956-1964 Ds. F. K. N. Harahap Alm
4. 1964-1964 Mr. Max Maramis Alm
5. 1964-1967 Letkol Junus Samosir Alm
6. 1967-1975 Mayjen Dr. Azis Saleh Alm
7. 1975-1979 Drs. Soemantri Alm
8. 1979-1982 Djokomoelyo Mangoenprawiro, SH Alm
9. 1982-1985 Letjen Wahono Alm
10. 1985-1990 Prof. Dr. Mochtar Kusuma Atmaja, SH Alm
11. 1990-1994 Muhamad “Bob” Hasan Alm
12. 1994-1998 Ir. Akbar Tandjung
13. 1999-2000 Bambang N. Rachmadi, M.Sc MBA
14. 2000-2003 Machnan R. Kamaluddin Alm
15. 2003-2004 Drs. Jeffrie Geovanie
16. 2004-2005 Drs. GM Utut Adianto
17. 2005-2010 Ir. Eddie Widiono, MM, M.Sc
18. 2010-2017 Hashim S. Djojohadikusumo
19. 2017-2026 Drs. GM. Utut Adianto dipilih lagi di MUNAS 2022 untuk masa bakti 2022-2026
20. 2026-2030 H. Agustiar Sabran, S.Ikom masa jabatan terbaru
Dengan kepemimpinan baru ini, PB Percasi diharapkan mampu memperkuat pembinaan atlet dari tingkat daerah hingga nasional, memperbanyak lahirnya Grandmaster Indonesia, serta meningkatkan prestasi Merah Putih di berbagai kejuaraan dunia. Program sekolah catur yang diusung Agustiar Sabran juga diharapkan menjadi fondasi lahirnya generasi pecatur Indonesia yang semakin kompetitif di masa depan.
- Penulis: say say


