Stok Beras Bulog Jambi Tembus 10.955 Ton, Aman Penuhi Kebutuhan Masyarakat Hingga 4 Bulan
- account_circle say say
- calendar_month 56 menit yang lalu
- print Cetak

Gudang Bulog Pasir Putih, Kota Jambi, menjadi penyimpan cadangan beras terbesar dengan stok mencapai 6.358 ton.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Kantor Wilayah Badan Urusan Logistik (Bulog) Jambi memastikan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) dalam kondisi aman. Hingga 22 Juli 2026, Bulog menguasai 10.955 ton beras yang dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Provinsi Jambi selama sekitar empat bulan ke depan.
Manager Pemasaran Bulog Kantor Wilayah Jambi, A. Musalim Yudha, mengatakan ketersediaan beras saat ini masih jauh di atas kebutuhan rutin setiap bulan.
“Jika dibagi kebutuhan setiap bulan sekitar 2.500 ton, maka dipastikan mampu memenuhi kebutuhan hingga empat bulan ke depan,” ujar Yudha di Kota Jambi, Rabu (23/7).
Menurutnya, stok tersebut tersebar di lima unit usaha atau entitas Bulog yang melayani seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Gudang Bulog Pasir Putih, Kota Jambi, menjadi penyimpan cadangan beras terbesar dengan stok mencapai 6.358 ton.
Cadangan tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga wilayah, yakni:
- Kota Jambi
- Kabupaten Muaro Jambi
- Kabupaten Batanghari
Sementara itu, Unit Kuala Tungkal memiliki stok 1.563 ton yang disiapkan untuk melayani kebutuhan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan Tanjung Jabung Timur.
Di wilayah barat, Unit Bungo menyimpan 1.239 ton beras untuk memenuhi kebutuhan Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo.
Sedangkan Unit Merangin memiliki stok 1.103 ton yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Merangin dan Kabupaten Sarolangun.
Adapun Unit Sungai Penuh menguasai 732 ton cadangan beras pemerintah yang akan menyuplai kebutuhan Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh.
Yudha menjelaskan, stok Cadangan Beras Pemerintah tersebut akan dimanfaatkan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga beras di pasaran. Penyaluran dilakukan melalui Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) maupun program bantuan pangan pemerintah apabila diperlukan.
“Kita pastikan aman untuk bantuan pangan seperti Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan untuk Jambi,” tegasnya.
Dengan cadangan mencapai hampir 11 ribu ton, Bulog optimistis kebutuhan masyarakat Jambi tetap terpenuhi di tengah berbagai dinamika pasar pangan.
Ketersediaan stok yang memadai juga menjadi langkah antisipasi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga beras, sekaligus memastikan distribusi pangan berjalan lancar di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.
- Penulis: say say

