Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun 26,4 Persen di September 2025

Laba Bersih United Tractors (UNTR) Turun 26,4 Persen di September 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT United Tractors Tbk (UNTR), anak usaha Grup Astra di sektor alat berat dan pertambangan, melaporkan penurunan laba bersih sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2025. Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian interim yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tercatat sebesar Rp11,47 triliun, turun 26,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp15,59 triliun.

Penurunan laba terjadi meskipun pendapatan bersih relatif stabil di level Rp100,47 triliun, hanya naik tipis dibandingkan Rp99,56 triliun pada sembilan bulan pertama 2024. Adapun laba bruto perusahaan turun menjadi Rp22,03 triliun dari sebelumnya Rp25,72 triliun.

Kenaikan beban pokok pendapatan menjadi salah satu faktor penekan profitabilitas perusahaan. Hingga September 2025, beban pokok tercatat Rp78,43 triliun, naik dari Rp73,84 triliun pada periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, laba sebelum pajak juga turun menjadi Rp15,49 triliun, dibandingkan Rp20,75 triliun per September 2024.

Setelah memperhitungkan beban pajak penghasilan sebesar Rp3,74 triliun, laba tahun berjalan UNTR mencapai Rp11,75 triliun, dengan kontribusi dari kepentingan nonpengendali sebesar Rp273,1 miliar.

Dari sisi kinerja saham, laba per saham dasar dan dilusian turun menjadi Rp3.160 per saham, dibandingkan Rp4.293 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Meski laba turun, total aset perseroan meningkat menjadi Rp178,71 triliun pada akhir September 2025, dari Rp169,48 triliun di akhir 2024. Sementara total ekuitas juga naik menjadi Rp102,58 triliun, menunjukkan posisi keuangan yang tetap solid.

Manajemen United Tractors menegaskan bahwa perusahaan akan terus memperkuat diversifikasi bisnis non-batu bara untuk menjaga pertumbuhan jangka panjang, termasuk di sektor energi terbarukan, pertambangan emas, dan konstruksi infrastruktur.

“Kami berkomitmen melanjutkan strategi diversifikasi bisnis agar kinerja tetap berkelanjutan di tengah perubahan tren industri global,” ujar manajemen UNTR dalam keterangannya, Jumat (31/10/2025).

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • China Tegaskan Dialog Jadi Solusi Krisis Ukraina, Tolak Sanksi AS dan Uni Eropa

    China Tegaskan Dialog Jadi Solusi Krisis Ukraina, Tolak Sanksi AS dan Uni Eropa

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China menegaskan kembali bahwa dialog dan negosiasi adalah satu-satunya jalan keluar yang layak untuk menyelesaikan krisis Ukraina, di tengah meningkatnya tekanan dan sanksi internasional terhadap Rusia. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China, Guo Jiakun, menekankan bahwa pendekatan berbasis paksaan tidak akan memberikan solusi berkelanjutan terhadap konflik yang telah berlangsung lebih dari tiga […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

    Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali mengalami penurunan setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya. Koreksi ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama investor yang memanfaatkan momentum harga emas harian. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Kamis (9/4/2026), harga emas Antam turun Rp50.000 dari sebelumnya Rp2.900.000 per gram menjadi Rp2.850.000 per gram. Tak hanya harga […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 4 Agustus 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 4 Agustus 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, mengalami perubahan pada Selasa, 4 Agustus 2026. Berdasarkan data harga pangan yang bersumber dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga sembako masih terpantau stabil. Namun, beberapa komoditas mengalami kenaikan maupun penurunan harga. Pergerakan harga paling mencolok terjadi pada komoditas cabai, bawang […]

  • NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

    NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja usaha sektor pertanian di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 191,90, meningkat dibandingkan Januari 2026 yang berada pada level 179,05. NTUP merupakan salah satu indikator yang menggambarkan kemampuan usaha pertanian dalam menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan biaya […]

  • Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    Utang Pemerintah RI Tembus Rp 9.408 Triliun, 87 Persen Berasal dari SBN

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) melaporkan posisi utang pemerintah hingga akhir Kuartal III-2025 mencapai Rp 9.408,64 triliun. Mayoritas utang tersebut berasal dari penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) yang mencapai Rp 8.187,55 triliun atau 87,02 persen dari total portofolio. Sementara itu, porsi utang dari pinjaman tercatat Rp 1.221,09 triliun […]

  • Toyota Soroti Kesiapan Industri Lokal dalam Wacana Insentif Mobil Listrik 2026

    Toyota Soroti Kesiapan Industri Lokal dalam Wacana Insentif Mobil Listrik 2026

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Toyota Indonesia menyatakan siap mengikuti regulasi baru terkait insentif mobil listrik 2026 yang tengah diwacanakan pemerintah. Meski demikian, Toyota menegaskan penyusunan aturan tersebut harus mempertimbangkan kesiapan industri lokal, baik dari sisi hulu maupun hilir. Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Nandi Julyanto, mengatakan sebagai pelaku industri, Toyota akan mematuhi setiap regulasi […]

expand_less