Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

Obligasi dan Sukuk RATU Laris Manis, Oversubscribed 6,8 Kali hingga Rp5,46 Triliun

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) mencatatkan minat investor yang tinggi dalam penerbitan obligasi dan sukuk tahun 2026. Instrumen ini mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed hingga 6,8 kali dari target awal. Berdasarkan keterangan resmi perseroan, total permintaan investor dalam masa bookbuilding mencapai Rp5,46 triliun. Angka ini jauh melampaui target penghimpunan dana sebesar Rp800 miliar.

Minat pasar terlihat merata pada dua instrumen yang ditawarkan. Obligasi I mencatatkan permintaan sebesar Rp2,58 triliun atau 8,61 kali dari target Rp300 miliar. Sementara Sukuk Wakalah I menyerap permintaan Rp2,88 triliun, setara 5,76 kali dari target Rp500 miliar.

Perseroan menetapkan nilai final obligasi sebesar Rp300 miliar dalam dua tenor. Untuk tenor lima tahun, kupon ditetapkan sebesar 7,95 persen per tahun. Adapun tenor tujuh tahun menawarkan imbal hasil 8,50 persen per tahun.

Untuk sukuk, pembayaran imbal hasil dilakukan secara triwulanan. Instrumen ini memperoleh peringkat idA (Single A) dan idA(sy) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO), mencerminkan tingkat risiko investasi yang relatif stabil.

Direktur RATU, Adrian Hartadi, menyatakan tingginya permintaan ini mencerminkan kepercayaan pasar terhadap fundamental perusahaan di sektor hulu migas.

“Perseroan akan mengelola dana hasil penerbitan ini secara disiplin serta memperkuat portofolio aset energi untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang,” ujarnya.

Dana yang dihimpun akan digunakan untuk dua kepentingan utama. Pertama, pengembangan aset melalui pendanaan cash call di Wilayah Kerja Jabung dan Cepu. Kedua, refinancing atau pelunasan pinjaman bank guna memperkuat struktur permodalan.

RATU diketahui memiliki afiliasi dengan RAJA Group dan mengantongi kepentingan ekonomi di sektor hulu migas, yakni 8 persen participating interest di PSC Jabung serta 2,242 persen secara tidak langsung di PSC Cepu.

Lonjakan minat terhadap obligasi dan sukuk RATU menunjukkan likuiditas pasar obligasi korporasi masih kuat, di tengah dinamika suku bunga dan ketidakpastian global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Begini Cara Thailand Dongkrak Jumlah Wisatawan China

    Begini Cara Thailand Dongkrak Jumlah Wisatawan China

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Thailand memberikan perhatian besar terhadap wisatawan China. Bahkan Thailand telah meluncurkan serangkaian langkah keselamatan yang dirancang khusus untuk mereka. Hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Tetap Kementerian Pariwisata dan Olahraga Thailand Wanida Phansad kepada Xinhua dikutip dari Antara baru-baru ini. Dalam sebuah rapat gabungan di Bangkok yang membahas tentang menjamin keselamatan wisatawan China, […]

  • Mendag Budi Santoso Bantah MBG Jadi Penyebab Harga Ayam Naik, Rata-rata Nasional Rp40.259 per Kg

    Mendag Budi Santoso Bantah MBG Jadi Penyebab Harga Ayam Naik, Rata-rata Nasional Rp40.259 per Kg

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi penyebab utama kenaikan harga daging ayam di sejumlah daerah. Menurut dia, kenaikan harga komoditas pada dasarnya dipengaruhi oleh mekanisme permintaan dan pasokan. Saat permintaan meningkat dan disertai kepastian pasar, produksi akan menyesuaikan secara linear sehingga harga cenderung stabil. “Justru sekarang ketika […]

  • APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

    APBN Terancam Jebol, Prabowo Tetap Pertahankan Anggaran MBG

    • calendar_month Selasa, 17 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan tidak akan mengutak-atik anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) meskipun risiko pelebaran defisit APBN 2026 kian nyata di tengah tekanan global. Sikap ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebut program unggulan Presiden Prabowo Subianto sebagai investasi jangka panjang yang tidak boleh dikorbankan. “Program unggulan tidak ada yang diubah. […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    Harga TBS Kelapa Sawit Naik Hampir Rp 100 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga komoditas kelapa sawit sedang bagus. Terbaru, harga tandan buah segara sawit untuk Provinsi Jambi mencapai Rp 3.592,08 per kilogram TBS. Harga untuk periode 30 Januari hingga 5 Februari 2026 tersebut naik Rp 98,66 per Kg untuk umur tanam 10-20 tahun. Kenaikan ini lebih tinggi dari kenaikan periode sebelumnya. Data yang diperoleh Jambisnis.com […]

  • Terseret Harga Minyak Dunia, Rupiah Melemah ke Level Rp17.655

    Terseret Harga Minyak Dunia, Rupiah Melemah ke Level Rp17.655

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergerak di zona merah pada perdagangan Kamis (21/5/2026) pagi. Mata uang Garuda tercatat melemah tipis di tengah penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, rupiah turun 1 poin atau 0,01 persen menjadi Rp17.655 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya […]

  • Cek Sebelum Beli! Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kembali Melorot

    Cek Sebelum Beli! Harga Emas Pegadaian Hari Ini Kembali Melorot

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan yang dijual di Pegadaian kembali mengalami penurunan pada perdagangan Kamis (21/5/2026). Tiga produk emas andalan, yakni UBS, Antam, dan Galeri24, tercatat kompak melemah dibandingkan perdagangan sehari sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, emas UBS kini dibanderol Rp2.797.000 per gram. Sementara emas Antam berada di level Rp2.862.000 […]

expand_less