Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Terbitkan PMK 27/2026, Anggaran OJK Kini Masuk APBN Tanpa Ganggu Independensi

Purbaya Terbitkan PMK 27/2026, Anggaran OJK Kini Masuk APBN Tanpa Ganggu Independensi

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 27 Tahun 2026 yang mengatur tata kelola anggaran Otoritas Jasa Keuangan. Aturan ini mulai berlaku sejak 24 April 2026.

Regulasi tersebut menempatkan anggaran OJK sebagai bagian dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tepatnya dalam pos Bendahara Umum Negara. Meski demikian, pemerintah menegaskan kebijakan ini tidak akan mengganggu independensi lembaga pengawas sektor keuangan tersebut.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan Kementerian Keuangan, Herman Saheruddin, mengatakan aturan tersebut hanya mengatur aspek administratif. “Pengaturan ini bersifat prosedural, tidak menyentuh kewenangan OJK dalam fungsi pengawasan maupun pengambilan keputusan,” ujarnya, Kamis, 30 April 2026.

Menurut Herman, PMK ini mencakup perencanaan, pelaporan, hingga pertanggungjawaban anggaran dalam kerangka keuangan negara. Tujuannya adalah memperkuat prinsip tata kelola yang baik atau good governance di sektor jasa keuangan.

Ia menegaskan bahwa independensi kebijakan tetap berada di tangan Dewan Komisioner OJK. Sementara itu, pengaturan anggaran dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan.

“Aturan ini justru memperkuat kepercayaan publik dan stabilitas sistem keuangan,” kata Herman.

Dalam beleid tersebut juga diatur bahwa penyusunan rencana kerja dan anggaran OJK tetap dilakukan oleh Dewan Komisioner dan dibahas bersama DPR. Namun, dalam prosesnya, OJK perlu berkoordinasi dengan Menteri Keuangan untuk memastikan sinkronisasi dengan program pemerintah.

Pemerintah menilai pendekatan ini sejalan dengan praktik internasional, di mana lembaga pengawas tetap independen dalam kebijakan, tetapi tunduk pada mekanisme pelaporan anggaran negara sebagai bagian dari prinsip check and balances.

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Agustiar Sabran Dorong Catur Masuk Sekolah dan Perkuat Digitalisasi

    Agustiar Sabran Dorong Catur Masuk Sekolah dan Perkuat Digitalisasi

    • calendar_month Minggu, 12 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) periode 2026–2030, Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk mendorong pengembangan olahraga catur melalui jalur pendidikan dan transformasi digital. Agustiar Sabran resmi terpilih sebagai Ketua Umum PB Percasi dalam Musyawarah Nasional (Munas) XXX yang digelar di Jakarta, Sabtu (11/4/2026). Ia menyampaikan, salah satu fokus utama […]

  • Update Harga Perak Hari Ini, Merosot Tajam!

    Update Harga Perak Hari Ini, Merosot Tajam!

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terpantau kembali merosot pada Senin (9/3/2026). Data terbaru dari laman Logam Mulia, menunjukkan bahwa harga perak Antam terkoreksi cukup dalam setelah perdagangan sebelumnya. Harga perak Antam merosot tajam Rp 2.000 ke level Rp 51.100 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu (7/3/2026) terbang tinggi Rp 750 ke level […]

  • BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    BRI Jadi Penyalur Terbesar Kredit Program Perumahan Nasional, Salurkan Rp2,3 Triliun Awal 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat. Hal itu dilakukan melalui optimalisasi penyaluran Kredit Program Perumahan (KPP) guna mendukung Program 3 Juta Rumah. Sepanjang Januari hingga Februari 2026, BRI telah menyalurkan pembiayaan KPP senilai Rp2,30 triliun kepada 17.443 debitur. Realisasi tersebut […]

  • 10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    10 Kue Lebaran Favorit di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hari Raya Idul Fitri tidak lengkap tanpa kue Lebaran. Sajian kue kering ini bukan hanya camilan keluarga, tapi juga bingkisan untuk kerabat dan tamu yang datang ke rumah. Setiap jenis kue memiliki tekstur dan rasa khas, dari manis, gurih, hingga perpaduan keduanya, yang membuat momen mudik dan berkumpul keluarga lebih hangat. 10 kue […]

  • Naik Tipis tapi Pasti! Perak Antam Tembus Rp49.750 per Gram

    Naik Tipis tapi Pasti! Perak Antam Tembus Rp49.750 per Gram

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Harga perak murni produksi Antam kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Berdasarkan data yang diperoleh jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp100 dan kini bertengger di level Rp49.750 per gram. Tak hanya dalam satuan gram, harga perak batangan dalam ukuran besar juga ikut terdampak atas kenaikan tersebut. […]

  • BPS: Ada PHK Tapi Pengangguran Turun, Serapan Tenaga Kerja Meningkat di 2025

    BPS: Ada PHK Tapi Pengangguran Turun, Serapan Tenaga Kerja Meningkat di 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan jumlah pengangguran nasional di tengah maraknya isu pemutusan hubungan kerja (PHK). Berdasarkan data BPS per Agustus 2025, jumlah pengangguran di Indonesia tercatat sebanyak 7,46 juta orang, turun dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai 7,47 juta orang, dan lebih rendah dari Agustus 2023 yang masih sebesar 7,86 juta orang. […]

expand_less