Selasa, 26 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

SPBU Parungpanjang Bogor Kembali Beroperasi Usai Temuan BBM Pertalite Bercampur Air

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34.16316 di Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kembali beroperasi setelah sempat menghentikan sementara penyaluran BBM jenis Pertalite akibat temuan bahan bakar yang diduga bercampur air.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Barat (JBB) Pertamina Patra Niaga, Susanto August Satria, mengatakan pembukaan kembali layanan dilakukan setelah proses pemeriksaan menyeluruh terhadap infrastruktur dan operasional SPBU.

“Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh serta perbaikan pada komponen yang mengalami kendala, kualitas dan sarana penyaluran Pertalite di SPBU Parungpanjang dipastikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan. Saat ini layanan telah kembali dibuka,” ujar Satria, Sabtu (21/2/2026).

Pemeriksaan dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga Regional JBB bersama pengelola SPBU, aparat kepolisian, serta unsur pemerintah daerah setempat. Hasilnya, operasional SPBU dinyatakan telah berjalan normal dan masyarakat dapat kembali melakukan pengisian BBM seperti biasa.

Satria menegaskan, Pertamina berkomitmen menjaga kualitas dan keandalan distribusi BBM, sekaligus mengapresiasi kerja sama berbagai pihak selama proses penanganan gangguan layanan tersebut.

Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan keluhan atau pertanyaan terkait kualitas BBM melalui Pertamina Call Center 135 agar dapat ditindaklanjuti secara cepat dan transparan.

Sebelumnya, penjualan Pertalite di SPBU tersebut dihentikan sementara pada Sabtu (14/2/2026) setelah adanya laporan masyarakat mengenai dugaan BBM bercampur air. Sejumlah kendaraan dilaporkan mogok dan mengalami gangguan mesin usai mengisi BBM di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik bersama tim langsung melakukan pemeriksaan di lapangan. Dari hasil pemeriksaan awal tim ahli, ditemukan adanya campuran air di kolam penampungan Pertalite sehingga distribusi BBM dihentikan sementara untuk proses penanganan lebih lanjut.

Pihak pengelola SPBU juga menyatakan kesiapan mengganti bahan bakar serta membantu biaya perbaikan kendaraan konsumen yang terdampak. Sementara itu, penyebab pasti masuknya air ke dalam tangki penampungan masih menunggu hasil investigasi lanjutan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Freeport Lepas 12% Saham untuk Indonesia, Ajukan Perpanjangan Kontrak Tambang Kuartal IV 2025

    Freeport Lepas 12% Saham untuk Indonesia, Ajukan Perpanjangan Kontrak Tambang Kuartal IV 2025

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan tambang asal Amerika Serikat, Freeport-McMoRan Inc. (FCX), mengonfirmasi akan melepas 12% saham tambahan di PT Freeport Indonesia (PTFI) kepada pihak Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari syarat untuk mendapatkan perpanjangan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) setelah kontrak saat ini berakhir pada 2041. Presiden dan CEO FCX, Kathleen Quirk, mengatakan bahwa setelah […]

  • Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    Lawan Dolar AS, Rupiah Melempem ke Rp16.716 Pagi Ini

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melempem pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 22 poin atau 0,13 persen menjadi Rp16.716 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.694 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,09% ke 99,53. Pada pembukaan Rabu (12/11/2025) ini mata uang negara Asia lainnya dibuka bervariasi. Yen Jepang dibuka melemah […]

  • Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    Lampu Sein Mobil Mati Segera Perbaiki, Bagaimana Mengetahuinya?

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peran lampu sein pada mobil cukup penting, yakni untuk memberikan sinyal kepada pengendara lain ketika di jalan. Dengan demikian, komunikasi antar pengendara dapat tercipta, sehingga lalu lintas bisa lebih kondusif. Maka dari itu, ketika lampu sein mati, pengemudi wajib segera memperbaikinya demi keselamatan bersama. Selain membahayakan, lampu sein mati juga bisa kena tilang […]

  • Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    Naik Rp2000, Harga Emas Antam Yang Terbaru Segini

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik lagi pada Jumat (14/11/2025) ini. Meski naiknya hanya sebesar Rp 2.000, kini harga Emas Antam sudah mencapai Rp 2.398.000 per gram. Sementara harga beli kembali (buyback) emas Antam berada di level Rp 2.263.000 per gram. Harga tersebut naik Rp 2.000. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • Tutup 2025, Kawasaki Luncurkan Tiga Model Baru: Perkuat Segmen Premium

    Tutup 2025, Kawasaki Luncurkan Tiga Model Baru: Perkuat Segmen Premium

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) menutup tahun 2025 dengan meluncurkan tiga model terbaru untuk memperkuat dominasi di pasar kendaraan roda dua premium. Lini produk anyar ini meliputi Kawasaki Z1100 ABS MY2026 di kelas Supernaked yang menawarkan performa agresif, serta penyegaran total pada segmen Retro Sport melalui Kawasaki Z900RS Series MY2026 (tipe Standar dan […]

  • AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

    AS Tunda Tarif Baru Chip China Sampai Juni 2027

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kantor Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR) akan menunda tarif tambahan produk semikonduktor asal China hingga Juni 2027. Pengumuman tersebut disampaikan setelah berakhirnya investigasi satu tahun oleh kantor perdagangan, dilakukan di tengah meredanya ketegangan antara AS dan China. Kantor tersebut mengatakan tingkat tarif tambahan awal akan dipertahankan pada nol persen selama 18 bulan, meski […]

expand_less