Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras, Cadangan Bulog Tertinggi Sepanjang Sejarah

Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras, Cadangan Bulog Tertinggi Sepanjang Sejarah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada beras dalam satu tahun masa pemerintahannya. Capaian tersebut ditegaskan melalui panen raya yang akan dihadiri Prabowo di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, swasembada beras ini menjadi tonggak penting ketahanan pangan nasional. Indonesia kini tidak lagi melakukan impor beras, seiring cadangan beras nasional di Bulog yang tercatat sebagai yang terbesar sepanjang sejarah Republik Indonesia.

“Agendanya sebenarnya adalah penegasan bahwa kita telah berhasil dalam satu tahun ini mencapai swasembada beras,” kata Prasetyo di Hambalang, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Prasetyo mengungkapkan, cadangan beras nasional saat ini telah melampaui 3 juta ton. Angka tersebut menjadi rekor tertinggi sejak Indonesia merdeka, bahkan melampaui capaian pada era Presiden ke-2 RI, Soeharto. Menurut dia, capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Presiden Prabowo justru meminta agar stok beras nasional terus dijaga dan ditingkatkan demi stabilitas pangan jangka panjang.

“Kita tidak boleh puas meskipun ini adalah pertama kalinya terbesar dalam sejarah kita memiliki cadangan beras di Bulog di tangan pemerintah,” ujarnya.

Dengan tercapainya swasembada beras, Indonesia kini tidak lagi bergantung pada impor dari negara lain. Hal ini dinilai krusial di tengah kondisi geopolitik global yang tidak stabil dan konflik yang masih terjadi di sejumlah negara produsen pangan. Prabowo menilai ketergantungan impor sangat berisiko, terutama jika negara pemasok mengalami konflik atau membatasi ekspor.

“Kalau kita tidak swasembada beras, di tengah konflik di mana-mana, amankah kita tergantung impor?” ujar Prabowo.

Selain beras, Presiden Prabowo juga mendorong percepatan swasembada komoditas pangan lainnya seperti jagung, bawang, ikan, dan telur. Upaya ini dilakukan untuk memastikan kecukupan gizi masyarakat sekaligus mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Prasetyo menjelaskan, Presiden telah meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan mempercepat pembangunan kampung nelayan serta pengadaan sekitar 1.582 kapal tangkap ikan. Selain itu, pengembangan budidaya ikan darat juga didorong untuk memenuhi kebutuhan protein nasional.

“Budidaya ikan darat ini diharapkan nanti offtaker-nya dari BGN (Badan Gizi Nasional),” jelasnya.

Prasetyo memaparkan, kebutuhan pangan untuk program MBG sangat besar. Jika menu telur disajikan dalam satu hari, dibutuhkan sekitar 82 juta butir telur per hari, sesuai jumlah penerima manfaat. Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan protein hewani secara keseluruhan, Indonesia memerlukan ratusan juta ekor ayam. Hal ini menjadi alasan utama pemerintah menekankan pentingnya swasembada pangan nasional.

“Kalau satu hari saja menunya telur, dibutuhkan 82 juta butir telur. Itu hanya dari kebutuhan MBG,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku bangga karena target swasembada beras yang semula dipatok empat tahun dapat tercapai hanya dalam satu tahun. Dalam taklimat awal tahun bersama Kabinet Merah Putih di Hambalang, Prabowo menegaskan capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah dan petani di berbagai daerah.

“Alhamdulillah, 31 Desember 2025 kita resmi swasembada beras. Cadangan beras kita di gudang pemerintah lebih dari 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Republik Indonesia,” ujar Prabowo.

Setelah swasembada beras, Prabowo juga menargetkan Indonesia segera mencapai swasembada energi. Menurutnya, kemandirian pangan dan energi menjadi fondasi utama kedaulatan bangsa. Pengalaman pandemi Covid-19 menjadi pelajaran penting, ketika banyak negara menutup ekspor pangan meski Indonesia memiliki kemampuan finansial untuk membeli.

“Pangan dan energi harus kita mandiri, harus kita mandiri,” tegas Prabowo.

Dengan capaian swasembada beras ini, pemerintah berharap ketahanan pangan nasional semakin kuat dan Indonesia mampu menghadapi tantangan global tanpa bergantung pada negara lain.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,593 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Tipis Rp1.000 Jadi Rp2,593 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 16 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam akhirnya memberi sinyal positif. Setelah beberapa hari terus tertekan, harga logam mulia tersebut mulai bergerak naik pada perdagangan Rabu (16/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp1000 per gram. Kini harga emas Antam ukuran 1 gram berada di level Rp2.593.000 dari sebelumnya Rp2.592.000 per […]

  • Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    Bos Saudi Aramco: Pasar Minyak Global Terancam Tak Normal hingga 2027

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar minyak dunia diperkirakan belum akan kembali stabil dalam waktu dekat. Chief Executive Officer Saudi Aramco, Amin H. Nasser, menyebut normalisasi baru mungkin terjadi pada 2027 apabila gangguan di Selat Hormuz terus berlanjut. Dalam paparan kinerja kuartal pertama perusahaan, Nasser mengatakan bahwa sekalipun jalur pelayaran itu dibuka saat ini, pasar tetap membutuhkan waktu […]

  • IHSG Dibuka Hijau, EXCL, PGEO dan EMTK Top Gainers LQ45

    IHSG Dibuka Hijau, EXCL, PGEO dan EMTK Top Gainers LQ45

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan pagi ini, Jumat (5/12/2025), setelah kemarin ditutup dengan rekor tertinggi sepanjang masa. Mengutip data Bursa Efek Indonesia (BEI) via RTI, IHSG menguat 0,14% atau bertambah 12,20 poin ke level 8.652,40. Kenaikan IHSG ditopang menguatnya tujuh indeks sektoral dari total 11 sektor. Sektor yang naik […]

  • Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US5 Miliar

    Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US$125 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brasil melangkah ambisius di panggung iklim dunia. Negeri Amazon itu akan menggandeng Bank Dunia untuk mengelola dana konservasi hutan senilai US$125 miliar yang akan diluncurkan di KTT Iklim COP30 November mendatang. Pemerintah Brasil berencana menggandeng Bank Dunia sebagai mitra utama dalam pembentukan dana konservasi hutan (Tropical Forests Forever Fund/TFFF) senilai US$125 miliar. Dana […]

  • IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (14/10/2025). IHSG naik 42,76 poin atau 0,49 persen ke level 8.267. Sebanyak 250 saham tercatat menguat, sementara 241 saham melemah, dan 154 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 3,61 triliun dengan volume perdagangan 5,10 miliar saham. Kapitalisasi pasar tercatat […]

  • Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    Ini Perbedaan Balkon dan Teras, Harus Tahunya!

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pada banyak hunian modern, balkon dan teras kerap dianggap sebagai elemen serupa yaitu ruang kecil di luar bangunan yang menjadi tempat menikmati udara segar. Padahal, keduanya memiliki karakter, fungsi, dan pengalaman ruang yang berbeda. Perbedaan ini bukan sekadar istilah, tetapi menyangkut posisi dalam struktur bangunan, skala ruang, hingga cara penghuni berinteraksi dengan lingkungan […]

expand_less