Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia.

Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan belum memiliki kemampuan memproduksi petrokimia. Namun setelah pengembangan dilakukan, kilang tersebut kini dapat menghasilkan propylene dan sulfur sebagai produk unggulan.

“Melalui proyek RDMP Balikpapan ini, kilang akan mampu menghasilkan produk petrokimia berupa propylene dan sulfur,” ujar Milla, Kamis (12/12/2025).

Total produksi petrokimia dari kilang tersebut ditargetkan mencapai 283 ribu ton per tahun, dengan 225 ribu ton di antaranya merupakan propylene, sementara sisanya sulfur.

Produk propylene dari Kilang Balikpapan dihasilkan melalui Unit Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC), yang menjadi unit utama dalam proyek RDMP.

Untuk mendukung manajemen inventori, KPI juga membangun delapan tangki berbentuk bola guna menyimpan produk propylene yang berbentuk gas.

Milla menjelaskan bahwa kebutuhan propylene dalam negeri terus meningkat, terutama untuk industri plastik dan tekstil. Karena itu, kemampuan untuk memproduksi propylene secara mandiri menjadi langkah penting dalam memperkuat ketahanan industri nasional.

Propylene hasil RDMP Balikpapan nantinya akan dimanfaatkan sebagai bahan baku di kilang Polytama Propindo di Balongan, Indramayu. Polytama merupakan produsen polypropylene (PP), salah satu jenis plastik yang paling banyak digunakan dalam kemasan makanan, otomotif, hingga rumah tangga.

Dengan beroperasinya RDMP Balikpapan, Indonesia diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor petrokimia dan memperkuat rantai pasok industri dalam negeri.

“Penambahan produksi ini tentunya akan membantu mengurangi impor produk petrokimia yang masih cukup besar,” tutup Milla.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    Hampir 50% BUMN Rugi, Danantara Siapkan Pemangkasan dari 1.000 Jadi 200

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Danantara Indonesia memastikan rencana besar memangkas jumlah BUMN dari sekitar 1.000 perusahaan menjadi hanya 200. Langkah ini dinilai mendesak karena hampir setengah perusahaan pelat merah tersebut mengalami kerugian dan dinilai tidak lagi relevan dengan kebutuhan saat ini. Managing Director Non-financial Holding Operasional Danantara, Febriany Eddy, menjelaskan bahwa pemangkasan besar-besaran ini merupakan bagian dari […]

  • Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    Bank Mandiri Salurkan BLTS Kesra Rp3,22 Triliun ke 3,58 Juta Penerima di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk kembali dipercaya pemerintah untuk menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) 2025 dengan total nilai mencapai Rp3,22 triliun. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di berbagai wilayah Indonesia. Penugasan ini diberikan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga […]

  • Asn Dapat Wfa 3 Hari Selama Nataru 2025

    Asn Dapat Wfa 3 Hari Selama Nataru 2025

    • calendar_month Kamis, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menetapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026. Kebijakan tersebut berlaku selama tiga hari kerja, yakni pada 29–31 Desember 2025. Ketentuan itu tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/531/M.KT.02/2025 tentang Penerapan Pelaksanaan Tugas Kedinasan […]

  • Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    Karhutla di Tanjab Timur Hanguskan 4,5 Hektare Lahan, Ancam Aktivitas Ekonomi dan Perkebunan

    • calendar_month Rabu, 29 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur). Dalam satu hari, api melahap sekitar 4,5 hektare lahan di dua lokasi berbeda. Meski berhasil dipadamkan, kejadian ini menjadi peringatan serius karena berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya sektor perkebunan. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tanjab Timur, Amri […]

  • Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    Harga Emas Antam Tembus Rp2.577.000 per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam masih mahal. Sekarang ini harga komoditas tersebut dibanderol Rp2.577.000 per gram. Berdasarkan laman Logam Mulia pada Jumat (9/1/20260), harga emas Antam melejit Rp7000 dari hari sebelumnya yang tercatat sebesar Rp2.570.000 per gram. Sementara itu, harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut naik menjadi Rp2.432.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan […]

  • Bukan Sekadar Kuliner, Ini Alasan Bisnis Nongkrong Makin Penting di Kota Jambi

    Bukan Sekadar Kuliner, Ini Alasan Bisnis Nongkrong Makin Penting di Kota Jambi

    • calendar_month Kamis, 17 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bisnis nongkrong di Kota Jambi semakin menarik dilihat bukan hanya sebagai bisnis makanan dan minuman, tetapi sebagai bagian dari komunitas konsumsi masyarakat. Ketika konsumen datang ke sebuah coffee shop atau kawasan kuliner, pengeluaran yang tercipta tidak berhenti pada makanan dan minuman, tetapi dapat berkaitan dengan transportasi, parkir, hiburan, hingga aktivitas belanja lainnya. Data […]

expand_less