Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Purbaya Semprot BPJS soal PBI JKN Nonaktif

Purbaya Semprot BPJS soal PBI JKN Nonaktif

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti keras tata kelola kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) menyusul viralnya kasus pasien yang tidak bisa berobat akibat status kepesertaan dinonaktifkan.

Purbaya menilai pemutakhiran data PBI-JKN sejatinya bertujuan memperbaiki kualitas program JKN agar lebih tepat sasaran. Namun, proses tersebut dinilai justru menimbulkan kegaduhan di masyarakat tanpa memberikan efisiensi nyata bagi anggaran negara.

“Perubahan data PBI-JKN pada prinsipnya untuk memperbaiki tata kelola agar tepat sasaran. Tapi pemutakhirannya jangan sampai bikin keributan,” kata Purbaya di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (9/2/2026).

Ia menegaskan pemerintah memahami pentingnya pembaruan data penerima bantuan. Meski demikian, Purbaya mengingatkan agar kebijakan tersebut tidak dilakukan secara serampangan dan berdampak sosial luas, terutama bagi masyarakat rentan.

Salah satu sorotan utama Purbaya adalah kebijakan penonaktifan peserta PBI-JKN yang dinilai terlalu mendadak. Menurut dia, peserta yang dinyatakan tidak lagi memenuhi syarat seharusnya tidak langsung kehilangan status kepesertaan, melainkan diberikan masa transisi.

“Bisa dipertimbangkan diberi waktu 2 sampai 3 bulan, disertai sosialisasi. Begitu statusnya tidak eligible, langsung ada trigger sosialisasi supaya masyarakat bisa mengambil langkah,” ujarnya.

Purbaya mengingatkan kebijakan yang terlalu kaku berpotensi mencederai rasa keadilan, khususnya bagi peserta yang sedang menjalani pengobatan penyakit berat. Ia mencontohkan pasien cuci darah yang tiba-tiba kehilangan hak layanan kesehatan akibat perubahan data.

“Jangan sampai orang sudah sakit, lagi cuci darah, tiba-tiba tidak berhak. Itu konyol. Uang yang saya keluarkan sama, tapi citra pemerintah jadi jelek. Pemerintah rugi di situ,” tegasnya.

Menurut Purbaya, persoalan utama PBI-JKN bukan terletak pada keterbatasan anggaran, melainkan pada aspek operasional, manajemen, dan sosialisasi. Ia menilai ruang fiskal masih cukup untuk menampung peserta yang memang layak menerima bantuan.

Kementerian Keuangan, kata Purbaya, mendukung penuh perbaikan kebijakan selama mampu menciptakan efisiensi nyata. Namun, ia mengkritik keras jika perubahan justru memicu kegaduhan tanpa mengurangi beban anggaran negara.

“Kalau bikin uang yang saya keluarkan lebih kecil, saya dukung. Ribut sedikit enggak apa-apa. Tapi ini uangnya sama, ribut pula. Ke depan tolong dibetulin,” ujarnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal

    UMP 2026 Belum Tuntas, Ini Opsi dari KSPI

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengumuman Upah Minimum Provinsi atau UMP 2026 yang sedianya pada 21 November, tak tercapai. Pemerintah menunda pengumuman kenaikan UMP 2026 yang seharusnya dilakukan pada Jumat (21/11/2025). Buruh yang sedianya berdemo, juga menunda aksi tersebut. “Sebagai pengganti (aksi demonstrasi), buruh menawarkan tiga opsi kenaikan upah minimum,” kata Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh, Said Iqbal, […]

  • KONI Pusat Tegaskan Komitmen Selesaikan Dualisme Cabang Olahraga Sebelum Akhir 2025

    KONI Pusat Tegaskan Komitmen Selesaikan Dualisme Cabang Olahraga Sebelum Akhir 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menegaskan komitmennya untuk segera menyelesaikan persoalan dualisme kepengurusan cabang olahraga yang masih terjadi di sejumlah daerah. Langkah ini dilakukan sesuai arahan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) agar organisasi olahraga di Indonesia berjalan lebih solid dan profesional. Ketua Umum KONI Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menyampaikan hal […]

  • Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) terus mendorong tumbuhnya pengembang yang berkualitas di daerah untuk membuka lapangan pekerjaan. “Saya ingin terus menumbuhkan semakin banyak pengembang-pengembang yang berkualitas di daerah, supaya membuka lapangan pekerjaan,” ujar Ara dikutip dari Antara, Rabu (8/10/2025). Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah karena sudah menjalankan […]

  • Naik Rp5000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.409.000 per Gram

    Naik Rp5000, Emas Antam Hari Ini Dibanderol Rp2.409.000 per Gram

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali naik hari ini, Senin (8/12/2025). Kini harga emas Antam dibanderol Rp2.409.000 per gram. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam naik sebesar Rp5.000. Sementara itu emas Antam paling murah kini Rp1.254.500 dan paling mahal mencapai Rp2,3 miliar. Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga menguat atas kenaikan tersebut menjadi Rp2.269.000 […]

  • Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    Pemerintah Pertimbangkan PNM Jadi Penyalur Utama KUR

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah mengkaji opsi menjadikan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) sebagai penyalur utama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Kajian tersebut dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyaluran pembiayaan usaha mikro sekaligus menjaga efisiensi fiskal negara. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, wacana tersebut masih dalam tahap pembahasan awal bersama Danantara. Pemerintah membuka kemungkinan menjadikan PNM sebagai […]

  • Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa gaya komunikasinya yang kerap dianggap “koboi” bukan tindakan pribadi, melainkan bentuk pelaksanaan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kepercayaan ekonomi masyarakat. “Saya tidak bertindak sendiri. Semua langkah saya adalah perpanjangan tangan Bapak Presiden. Jangan anggap saya koboi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025). […]

expand_less