20 Perusahaan Batu Bara di Jambi Pasok 3 Juta Ton untuk PLTU PLN hingga 2026, Ini Daftarnya
- account_circle say say
- calendar_month 1 jam yang lalu
- print Cetak

Daftar 20 Perusahaan Batu Bara Jambi Pemasok PLTU PLN.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Sebanyak 20 perusahaan batu bara yang beroperasi di Provinsi Jambi mendapat penugasan memasok batu bara untuk kebutuhan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) PLN Group dan Independent Power Producer (IPP) selama periode 2024–2026.
Penugasan tersebut tertuang dalam Surat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor B-1839/MB.05/DBB.OP/2023 tertanggal 2 Desember 2023 mengenai pemenuhan pasokan batu bara untuk kelistrikan umum dan industri nonkelistrikan tahun 2024–2026.
Berdasarkan dokumen tersebut, total kuota penugasan perusahaan-perusahaan asal Jambi mencapai sekitar 3 juta metrik ton (MT) yang akan disalurkan ke berbagai PLTU milik PLN maupun PLTU yang dikelola Independent Power Producer (IPP) atau produsen listrik swasta.
Dalam surat tersebut juga tercantum besaran kuota yang harus dipenuhi masing-masing perusahaan beserta tujuan pengiriman batu bara ke sejumlah PLTU di berbagai wilayah Indonesia.
Daftar 20 Perusahaan Batu Bara Jambi Pemasok PLTU PLN
Berikut daftar perusahaan beserta tujuan pasokan batu bara sesuai surat penugasan Kementerian ESDM.
1. PT Batu Hitam Sukses
- PLTU Surabaya Baru: 15.000 MT
- PLTU Lontar Extension: 7.500 MT
- PLTU Pelabuhan Ratu: 10.000 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 30.000 MT
- PLTU Ketapang: 8.800 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 20.000 MT
2. PT Batu Hitam Jaya
- PLTU Pelabuhan Ratu: 75.000 MT
3. PT Dinar Kalimantan Coal
- PLTU Surabaya 1–7: 204.000 MT
4. PT Hutamas Kuado
- PLTU Bangka Baru: 15.000 MT
- PLTU Belitung: 10.000 MT
- PLTU Ketapang: 7.200 MT
- PLTU Sebalang: 30.000 MT
- PLTU Bengkulu (IPP): 100.000 MT
5. PT Jambi Prima Coal
- PLTU Surabaya Baru: 37.500 MT
- PLTU Lontar Extension: 63.750 MT
- PLTU Pelabuhan Ratu: 57.500 MT
- PLTU Sebalang: 30.000 MT
- PLTU Belitung: 24.000 MT
- PLTU Tembilahan: 15.000 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 110.000 MT
- PLTU Tanjung Balai Karimun: 21.000 MT
- PLTU Teluk Sirih: 242.500 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 65.000 MT
- PLTU Sanggau: 47.500 MT
- PLTU Sintang: 89.000 MT
6. PT Minimex Indonesia
- PLTU Sarolangun (IPP): 48.000 MT
7. PT Sarolangun Bara Prima
- PLTU Lontar Extension: 7.500 MT
- PLTU Sebalang: 15.000 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 45.000 MT
- PLTU Ketapang: 7.600 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 10.000 MT
8. PT Sarolangun Prima Coal
- PLTU Lontar Extension: 112.500 MT
- PLTU Pelabuhan Ratu: 112.500 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 45.000 MT
9. PT Surya Anugerah Sejahtera
- PLTU Surabaya Baru: 12.500 MT
- PLTU Lontar Extension: 20.000 MT
- PLTU Sebalang: 18.500 MT
10. PT Tebo Agung International
- PLTU Pangkalan Susu: 15.000 MT
- PLTU Ketapang: 39.000 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 50.000 MT
11. PT Tebo Prima
- PLTU Ketapang: 37.500 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 20.000 MT
12. PT Bumi Bara Makmur Mandiri
- PLTU Lontar Extension: 7.500 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 52.500 MT
13. PT Bumi Indo Power
- PLTU Surabaya Baru: 15.000 MT
- PLTU Lontar Extension: 15.000 MT
- PLTU Pelabuhan Ratu: 22.500 MT
- PLTU Sebalang: 30.000 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 22.500 MT
- PLTU Ketapang: 4.000 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 15.000 MT
- PLTU Bangka Baru: 5.000 MT
- PLTU Belitung: 5.000 MT
14. PT Daya Bambu Sejahtera
PLTU Surabaya Baru: 75.000 MT
PLTU Lontar Extension: 75.000 MT
PLTU Pangkalan Susu: 150.000 MT
15. PT Triadat Quantum
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 15.000 MT
- PLTU Sintang: 10.000 MT
16. PT Alam Semesta Sukses Batubara
- PLTU Surabaya Baru: 20.000 MT
17. PT Marga Perkasa
- PLTU Bengkulu (IPP): 50.000 MT
- PLTU Sarolangun (IPP): 48.000 MT
18. PT Inti Bara Nusa Lima
- PLTU Sanggau: 15.000 MT
- PLTU Sintang: 15.000 MT
19. PT Sinar Gunung Mole
- PLTU Indramayu: 25.000 MT
- PLTU Surabaya Baru: 15.000 MT
- PLTU Lontar Extension: 22.500 MT
- PLTU Parit Baru Bengkayang: 30.000 MT
- PLTU Sanggau: 12.500 MT
20. PT Kamalindo Sompurna
- PLTU Surabaya 1–7: 210.720 MT
- PLTU Pangkalan Susu: 150.000 MT
Penugasan ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk menjamin ketersediaan pasokan batu bara bagi sektor kelistrikan nasional. Melalui skema Domestic Market Obligation (DMO), perusahaan tambang diwajibkan mengalokasikan sebagian produksi batu bara untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, terutama pembangkit listrik yang memasok energi bagi masyarakat dan industri.
- Penulis: say say

