Pengeluaran Warga Kota Jambi Tembus Rp1,99 Juta per Kapita per Bulan
- account_circle say say
- calendar_month 5 menit yang lalu
- print Cetak

BPS menjelaskan, statistik pengeluaran rumah tangga mencakup seluruh pengeluaran konsumsi rumah tangga, baik untuk makanan maupun bukan makanan. Data ini menjadi salah satu indikator penting dalam menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat, pola konsumsi rumah tangga, distribusi pengeluaran, serta menjadi dasar
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita masyarakat di Provinsi Jambi pada 2025 mencapai Rp1.477.104 per bulan. Dari seluruh kabupaten dan kota, Kota Jambi menjadi daerah dengan pengeluaran per kapita tertinggi, yakni Rp1.995.087 per bulan.
Berdasarkan data BPS yang dirilis pada 19 Februari 2026, besarnya pengeluaran masyarakat Kota Jambi ditopang oleh pengeluaran bukan makanan yang mencapai Rp1.100.614 per kapita per bulan. Sementara itu, pengeluaran untuk makanan tercatat sebesar Rp894.473.
Tingginya pengeluaran bukan makanan menunjukkan karakteristik masyarakat perkotaan yang memiliki kebutuhan lebih beragam, mulai dari biaya perumahan, listrik, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga komunikasi dan berbagai jasa lainnya.
Posisi kedua ditempati Kota Sungai Penuh dengan total pengeluaran Rp1.677.468 per kapita per bulan. Rinciannya, pengeluaran makanan sebesar Rp838.331 dan bukan makanan Rp839.138.
Di peringkat berikutnya terdapat Kabupaten Bungo dengan rata-rata pengeluaran mencapai Rp1.533.139 per kapita per bulan. Pengeluaran makanan di daerah ini mencapai Rp802.836, sedangkan bukan makanan sebesar Rp730.303.
Sementara itu, rata-rata pengeluaran masyarakat di tingkat Provinsi Jambi terdiri dari pengeluaran makanan sebesar Rp775.092 dan bukan makanan Rp702.013 per kapita per bulan.
Adapun lima daerah dengan pengeluaran per kapita tertinggi di Provinsi Jambi pada 2025 adalah:
- Kota Jambi: Rp1.995.087
- Kota Sungai Penuh: Rp1.677.468
- Kabupaten Bungo: Rp1.533.139
- Kabupaten Muaro Jambi: Rp1.475.180
- Kabupaten Kerinci: Rp1.395.671
Sebaliknya, Kabupaten Tebo menjadi daerah dengan rata-rata pengeluaran per kapita terendah, yakni Rp1.201.008 per bulan. Rinciannya terdiri atas pengeluaran makanan sebesar Rp686.631 dan bukan makanan Rp514.377.
Daerah lain dengan tingkat pengeluaran relatif rendah adalah Tanjung Jabung Timur sebesar Rp1.290.497, Tanjung Jabung Barat Rp1.297.515, Sarolangun Rp1.329.361, dan Merangin Rp1.335.635 per kapita per bulan.
Secara umum, data tersebut memperlihatkan adanya perbedaan pola konsumsi masyarakat antardaerah di Provinsi Jambi. Wilayah perkotaan, khususnya Kota Jambi, memiliki proporsi pengeluaran bukan makanan yang lebih besar dibandingkan daerah lainnya. Kondisi ini mencerminkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan, transportasi, pendidikan, kesehatan, hingga biaya tempat tinggal.
BPS menjelaskan, statistik pengeluaran rumah tangga mencakup seluruh pengeluaran konsumsi rumah tangga, baik untuk makanan maupun bukan makanan. Data ini menjadi salah satu indikator penting dalam menggambarkan tingkat kesejahteraan masyarakat, pola konsumsi rumah tangga, distribusi pengeluaran, serta menjadi dasar
- Penulis: say say
