Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Direstui AS, India Borong 20 Juta Barel Minyak Rusia lewat Pengiriman Kilat

Direstui AS, India Borong 20 Juta Barel Minyak Rusia lewat Pengiriman Kilat

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – emerintah India bergerak cepat mengamankan pasokan energi dengan membeli jutaan barel minyak mentah Rusia setelah mendapat dispensasi sementara dari Amerika Serikat.

Departemen Keuangan AS memberikan pengecualian selama 30 hari yang memungkinkan perusahaan pengolahan minyak India mengimpor minyak dari Rusia. Kebijakan ini diambil untuk menjaga pasokan minyak global di tengah ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan dispensasi tersebut bersifat sementara.

“Untuk memastikan minyak tetap mengalir ke pasar global, Departemen Keuangan mengeluarkan pengecualian sementara selama 30 hari,” kata Bessent seperti dikutip Reuters pada Kamis, 5 Maret 2026.

Ia menambahkan kebijakan itu tidak akan memberikan keuntungan finansial besar bagi pemerintah Rusia karena hanya mencakup transaksi minyak yang sudah tertahan di laut.

Menurut sumber Reuters, perusahaan yang terlibat antara lain Indian Oil Corporation, Bharat Petroleum, Hindustan Petroleum, serta Mangalore Refinery and Petrochemicals Limited.

Keempat perusahaan itu disebut tengah mengatur pengiriman segera sekitar 20 juta barel minyak mentah Rusia. Hindustan Petroleum dan Mangalore Refinery tercatat terakhir mengimpor minyak Rusia pada November 2025. India termasuk negara yang sangat bergantung pada impor energi. Cadangan minyak mentah negara tersebut hanya cukup untuk sekitar 25 hari konsumsi.

Di sisi lain, sekitar 40 persen impor minyak India berasal dari Timur Tengah, yang sebagian besar dikirim melalui Selat Hormuz. Penutupan jalur pelayaran strategis itu akibat konflik regional memicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global.

Selama beberapa bulan terakhir, AS juga menekan India agar mengurangi pembelian minyak Rusia. Washington mengaitkan hal itu dengan rencana tarif impor hingga 25 persen dalam kerangka negosiasi perdagangan antara kedua negara. Namun, situasi krisis energi membuat pemerintah AS memberikan kelonggaran sementara agar pasar minyak global tetap stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menanjak, Harga Perak Antam Jadi Rp42.465 per Gram

    Menanjak, Harga Perak Antam Jadi Rp42.465 per Gram

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau menanjak pada Selasa (23/12/2025). Dikutip laman Logam Mulia, harga perak Antam menguat sebesar Rp900 ke level Rp42.465 per gram. Terkait kenaikan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram menjadi Rp 11.016.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 12.228.038. Sedangkan harga perak […]

  • Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    Menkeu Purbaya Blacklist Alumni LPDP yang Langgar Komitmen, Tak Bisa Kerja di Instansi Pemerintah

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah akan menjatuhkan sanksi blacklist terhadap penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang dinilai melanggar komitmen dan etika sebagai penerima dana publik. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya merespons polemik alumni LPDP yang viral di media sosial. Ia menyayangkan kejadian itu dan memastikan aturan yang berlaku akan ditegakkan […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

  • Harga Emas UBS, Antam, hingga Galeri24 Tumbang Bersamaan

    Harga Emas UBS, Antam, hingga Galeri24 Tumbang Bersamaan

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan UBS, Antam, dan Galeri24 yang dijual di Pegadaian kompak mengalami penurunan pada perdagangan Rabu (3/6/2026). Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, harga emas UBS kini dibanderol Rp2.831.000 per gram. Logam mulia tersebut mengalami penurunan Rp13.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya di angka Rp2.831.000. Sementara itu, emas Antam kini dipatok […]

  • CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    CUAN Milik Prajogo Pangestu Bidik Akuisisi Singaraja Putra, Target Kuasai 51 Persen Saham

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN), berencana mengakuisisi PT Singaraja Putra Tbk. (SINI) sebagai bagian dari strategi memperluas jaringan usaha dan memperkuat aset grup. Manajemen CUAN mengungkapkan, perseroan saat ini tengah melakukan negosiasi dengan pemegang saham pengendali SINI terkait rencana pengambilalihan tersebut. Pembahasan mencakup mekanisme akuisisi, jumlah saham […]

  • Malaysia Naikkan Mandat Biodiesel ke B15, Permintaan Sawit Bertambah 300.000 Ton per Tahun

    Malaysia Naikkan Mandat Biodiesel ke B15, Permintaan Sawit Bertambah 300.000 Ton per Tahun

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Permintaan biodiesel berbasis minyak sawit di Malaysia diproyeksikan meningkat lebih dari 300.000 ton per tahun seiring rencana pemerintah menaikkan mandat campuran biodiesel. Mengutip laporan Reuters, Kamis (16/4), pemerintah Malaysia berencana meningkatkan mandat biodiesel dari B10 menjadi B15, meskipun jadwal implementasinya belum ditetapkan. Sebagai tahap awal, pemerintah akan menerapkan campuran B12 dengan memanfaatkan fasilitas […]

expand_less