Kamis, 3 Sep 2026
light_mode
Beranda » Regional » NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

NTUP Jambi Juni 2026 Naik Jadi 191,90, Subsektor Perkebunan Rakyat Masih Jadi Penopang

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kinerja usaha sektor pertanian di Provinsi Jambi terus menunjukkan tren positif. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi pada Juni 2026 mencapai 191,90, meningkat dibandingkan Januari 2026 yang berada pada level 179,05.

NTUP merupakan salah satu indikator yang menggambarkan kemampuan usaha pertanian dalam menghasilkan pendapatan dibandingkan dengan biaya produksi dan penambahan barang modal. Semakin tinggi nilai NTUP, semakin baik kemampuan pelaku usaha pertanian dalam menjalankan usahanya.

Data BPS yang diperbarui pada 1 Juli 2026 menunjukkan peningkatan NTUP Provinsi Jambi berlangsung secara konsisten sepanjang semester pertama tahun ini. Pada Januari 2026, NTUP tercatat sebesar 179,05. Nilai tersebut meningkat menjadi 182,43 pada Februari, kemudian naik lagi menjadi 184,26 pada Maret.

Tren positif berlanjut pada April dengan NTUP mencapai 188,80, kemudian meningkat menjadi sekitar 191,90 pada Mei dan bertahan di level yang sama pada Juni 2026. Kondisi ini mengindikasikan bahwa secara umum usaha pertanian di Provinsi Jambi masih berada dalam kondisi yang cukup baik.

Kontributor terbesar terhadap tingginya NTUP berasal dari subsektor tanaman perkebunan rakyat. Pada Juni 2026, subsektor ini mencatat NTUP sebesar 214,95, menjadi yang tertinggi dibandingkan subsektor lainnya. Nilainya terus meningkat sejak Januari yang berada pada angka 198,13, kemudian naik menjadi 201,68 pada Februari, 204,49 pada Maret, 211,60 pada April, dan 214,24 pada Mei.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa usaha perkebunan rakyat, terutama komoditas unggulan seperti kelapa sawit, karet, kopi, dan pinang, masih menjadi penopang utama perekonomian pertanian di Provinsi Jambi.

Subsektor hortikultura juga mencatat performa yang cukup baik. Setelah mengalami fluktuasi pada awal tahun, NTUP hortikultura meningkat menjadi 130,70 pada Juni 2026. Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang semester pertama tahun ini setelah sempat berada di level 114,11 pada Januari, melonjak menjadi 128,02 pada Februari, kemudian turun menjadi 106,97 pada April sebelum kembali menguat.

Sementara itu, subsektor tanaman pangan justru mengalami sedikit pelemahan. NTUP tanaman pangan tercatat sebesar 110,32 pada Juni, lebih rendah dibandingkan Januari yang mencapai 114,07. Meski demikian, nilainya masih berada di atas angka 100 yang menunjukkan usaha tani pada subsektor ini masih memberikan keuntungan.

Berbeda dengan subsektor perkebunan, sektor peternakan mengalami tekanan. NTUP peternakan turun menjadi 97,74 pada Juni 2026 dari 101,94 pada Januari. Nilai yang berada di bawah 100 mengindikasikan biaya usaha yang dikeluarkan peternak lebih besar dibandingkan peningkatan pendapatan yang diterima.

Di subsektor perikanan, kondisi usaha relatif stabil. NTUP perikanan tercatat sebesar 103,83 pada Juni. Pada kelompok perikanan tangkap, nilainya mencapai 103,54, sedangkan perikanan budidaya berada pada level 104,83. Kedua subsektor tersebut masih menunjukkan kemampuan usaha yang cukup baik meskipun pertumbuhannya tidak sebesar subsektor perkebunan rakyat.

Secara keseluruhan, peningkatan NTUP Provinsi Jambi pada semester pertama 2026 menunjukkan sektor pertanian masih menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Namun demikian, perbedaan kinerja antar subsektor menjadi perhatian tersendiri, terutama bagi sektor peternakan yang mengalami penurunan sehingga memerlukan strategi penguatan produktivitas dan efisiensi usaha.

Data NTUP ini juga menjadi salah satu indikator penting dalam melihat tingkat kesejahteraan pelaku usaha pertanian serta efektivitas kegiatan produksi di sektor pertanian Provinsi Jambi.

Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS), Nilai Tukar Usaha Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi 2026. Data diperbarui 1 Juli 2026.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

    Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten holding investasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM), menyiapkan strategi ekspansi agresif pada 2026 meskipun kinerja keuangan perseroan mengalami penurunan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ABMM tercatat sebesar US$70,61 juta atau merosot 49,33% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$139,36 juta. Penurunan ini juga diikuti oleh pendapatan yang turun 13,50% secara tahunan […]

  • Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerbitan surat utang masih jadi alternatif jitu bagi perbankan dalam mencari sumber likuiditas. Ini tercermin dari ramainya bank yang telah memberikan mandat pada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk menerbitkan surat utang. Berdasarkan data Pefindo per 30 September, setidaknya ada lima bank yang berencana menerbitkan surat utang. Di mana, nilainya mencapai Rp 11,7 […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Kamis (2/7/2026) terpantau relatif stabil. Berdasarkan data terbaru dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi, hanya beberapa komoditas cabai yang mengalami penurunan harga, sementara mayoritas bahan pangan lainnya tidak mengalami perubahan. Penurunan harga terjadi pada cabai merah besar dan cabai merah […]

  • Harga Emas Antam dan Galeri24 Turun Minggu Ini

    Harga Emas Antam dan Galeri24 Turun Minggu Ini

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) dan Galeri24 terpantau menurun sepanjang pekan terakhir, menandai tren turun pada pasar emas domestik. Data periode 20-25 Oktober 2025 menunjukkan emas Antam merosot Rp 65.000, dari Rp 2.415.000 per gram menjadi Rp 2.350.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 turun Rp 59.000, dari Rp 2.504.000 […]

  • Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan […]

  • Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    Indonesia Siap Borong 50 Pesawat Boeing Senilai Rp 227,9 Triliun

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia bersama Danantara berencana mengakuisisi 50 unit pesawat komersial dari Amerika Serikat (AS) dengan nilai transaksi sekitar US$ 13,5 miliar atau setara Rp 227,91 triliun (kurs Rp 16.882 per dolar AS). Rencana jumbo ini merupakan tindak lanjut kesepakatan Agreement on Reciprocal Tariff (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Donald Trump […]

expand_less