Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

Kinerja Bank Jumbo Semester I 2026: BRI Pimpin Laba, Mandiri Tumbuh Paling Kencang

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 3 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Empat bank jumbo di Indonesia mencatatkan pertumbuhan laba pada semester I 2026. BRI menjadi bank dengan laba bersih terbesar, sedangkan Bank Mandiri mencatat pertumbuhan laba paling tinggi. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI membukukan laba bersih Rp31,18 triliun hingga Juni 2026. Angka tersebut meningkat 17,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp26,53 triliun.

Di posisi kedua terdapat Bank Mandiri dengan laba bersih Rp30,4 triliun. Meski nominalnya berada sedikit di bawah BRI, pertumbuhan laba Mandiri menjadi yang tertinggi, yakni 24,4 persen secara tahunan.

Sementara itu, Bank Central Asia atau BCA mencatat laba bersih Rp29,5 triliun pada semester I 2026. Kredit BCA untuk pertama kalinya menembus Rp1.000 triliun, mencapai Rp1.036 triliun atau tumbuh 8 persen dibandingkan setahun sebelumnya.

Adapun Bank Negara Indonesia (BNI) membukukan laba bersih Rp10,80 triliun, naik 6,33 persen secara tahunan. Meski labanya paling kecil di antara empat bank jumbo tersebut, BNI mencatat pertumbuhan kredit paling agresif.

Total kredit BNI mencapai Rp968,53 triliun, melonjak 24,38 persen dari Rp778,68 triliun pada semester I 2025. Dana pihak ketiga juga tumbuh 22,26 persen menjadi Rp1.100,18 triliun.

Dari sisi kualitas aset, Bank Mandiri mempertahankan rasio kredit bermasalah atau NPL pada level 0,98 persen. BNI dan BCA masing-masing mencatat NPL 1,9 persen.

BCA masih memiliki keunggulan pada dana murah. CASA perseroan mencapai Rp1.082 triliun atau sekitar 84,3 persen dari total dana pihak ketiga sebesar Rp1.284 triliun.

Data tersebut menunjukkan persaingan bank jumbo tidak hanya ditentukan oleh besarnya laba. Pertumbuhan kredit, kemampuan menghimpun dana murah, serta pengendalian risiko menjadi penentu kekuatan masing-masing bank sepanjang semester pertama 2026.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarmadoli Tak Terkalahkan! Juara Jambi Chess Tournament Season 2

    Sarmadoli Tak Terkalahkan! Juara Jambi Chess Tournament Season 2

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Papan catur di Paviliun JBC, Kota Jambi, menjadi saksi ketangguhan MN Sarmadoli Siringo Ringo. Pecatur andalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) itu akhirnya keluar sebagai kampiun Jambi Chess Tournament Season 2 2026, Jumat (11/9/2026). Gelar juara dipastikan Sarmadoli setelah menaklukkan sesama Master Nasional (MN), MN Miduk Hutabarat, pada babak kesembilan atau babak terakhir. […]

  • Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    Purbaya Kucurkan Tambahan DAU Rp7,6 Triliun untuk THR dan Gaji ke-13 Guru ASN

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menambah dana alokasi umum (DAU) kepada pemerintah daerah sebesar Rp7,66 triliun pada tahun anggaran 2025. Tambahan anggaran tersebut ditujukan khusus untuk mendukung pembayaran tunjangan hari raya (THR) dan gaji ke-13 bagi guru aparatur sipil negara (ASN) di daerah. Kebijakan itu ditetapkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melalui Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor […]

  • Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    Hingga September 2025, Pajak Digital Tembus Rp 10,21 Triliun

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor digital kini menjadi penggerak baru penerimaan pajak Indonesia. Dari sektor ini pemerintah telah menghimpun pajak senilai Rp 10,21 triliun sepanjang Januari hingga September 2025. Hal itu disampaikan Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rosmauli dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Kamis (23/10/2025). Secara rinci, penerimaan dari pajak pertambahan […]

  • Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

    Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

    • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp695,1 triliun, angka tertinggi dalam satu dekade terakhir di luar masa pandemi. Nilai tersebut setara dengan 2,92% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan nyaris menyentuh batas aman defisit fiskal sebesar 3% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa […]

  • Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp310,5 Triliun, Portofolio Hijau Naik 12 Persen

    Pembiayaan Berkelanjutan Bank Mandiri Tembus Rp310,5 Triliun, Portofolio Hijau Naik 12 Persen

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatat total pembiayaan berkelanjutan tumbuh 8,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp310,5 triliun hingga kuartal III 2025. Dari jumlah tersebut, portofolio hijau meningkat 12 persen yoy menjadi Rp159 triliun, sementara portofolio sosial naik 5,3 persen yoy menjadi Rp151 triliun. “Bank Mandiri secara konsisten menunjukkan komitmennya terhadap […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabe Rawit Merah Tembus Rp 65.000 per Kg

    Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabe Rawit Merah Tembus Rp 65.000 per Kg

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) pada Senin (26/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas cabai mengalami kenaikan harga. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mencatat cabe rawit merah mengalami kenaikan sebesar 23,08 persen menjadi Rp 65.000 per kilogram. Sementara […]

expand_less