Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat hari ini, Kamis (22/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.929 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada di level Rp 16.936 per dolar AS.

Pada saat bersamaan, greenback terpantau bergerak di tempat alias stagnan.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpeluang menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Sentimen positif datang dari meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Eropa setelah Presiden AS Donald Trump menarik kembali ancaman pengenaan tarif terhadap Eropa. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS.

“Namun, penguatan rupiah diperkirakan terbatas mengingat sentimen domestik masih relatif lemah,” ujarnya.

Adapun sentimen domestik yang masih membayangi pergerakan rupiah antara lain isu independensi Bank Indonesia (BI), defisit anggaran, serta prospek pemangkasan suku bunga acuan BI.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menambahkan, sentimen internal juga dipengaruhi oleh keputusan BI yang menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% pada Desember 2025. Suku bunga deposit facility tetap di 3,75%, sementara lending facility bertahan di 5,5%.

Menurutnya, kebijakan tersebut konsisten untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial guna mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Kendati demikian, BI masih menegaskan bahwa ruang penurunan suku bunga tetap terbuka ke depan. Pada perdagangan Kamis (22/1/2026), Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah di kisaran Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Mata uang di kawasan Asia juga bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Singapura yang sama-sama menanjak 0,05%. Disusul, yuan China terkerek 0,04%.

Berikutnya dolar Hongkong terlihat menguat tipis 0,004% terhadap the greenback. Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,25%.

Kemudian ada won Korea Selatan yang terkoreksi 0,13% dan yen Jepang turun 0,03%. Diikuti, dolar Taiwan melemah tipis 0,02%.(*)

 

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jambi Chess Candidate Tournament Jadi Seleksi Kejurnas 2026, Percasi Tetapkan Sistem Berbasis Rating Provinsi

    Jambi Chess Candidate Tournament Jadi Seleksi Kejurnas 2026, Percasi Tetapkan Sistem Berbasis Rating Provinsi

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi mulai menerapkan pola seleksi ketat melalui Jambi Chess Candidate Tournament untuk menjaring atlet terbaik menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) 2026 di Banten. Turnamen ini menjadi ajang bergengsi yang mempertemukan pecatur terbaik dari berbagai daerah di Jambi. Setiap pertandingan tidak hanya menguji kemampuan teknik, tetapi juga […]

  • Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    Mengintip Harta Jajaran Direksi Bank Jambi, Dirut Tembus Rp10,17 Miliar

    • calendar_month 16 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mempublikasikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik tahun pelaporan 2025 milik jajaran direksi PT Bank Pembangunan Daerah (Bank) Jambi. Seluruh laporan yang disampaikan pada 26–29 Januari 2026 tersebut telah berstatus verifikasi administratif lengkap. Dari lima direksi yang melaporkan harta kekayaannya, Direktur Utama Bank Jambi, Khairul Suhairi, menjadi […]

  • Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    Menguat 14 Poin, Rupiah Kini Rp16.851 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mulai bergairah. Dibuka pada perdagangan Kamis (15/1/2026) pagi, rupiah bergerak menguat 14 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.851 per dolar AS. Penutupan hari sebelumnya mata uang Indonesia berada di level Rp 16.865 per dolar AS. Pada saat bersamaan, greenback terpantau mengalami kontraksi. Indeks dolar terlihat […]

  • Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini

    Rupiah Dibuka Melemah Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah melemah pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (4/12/2025). Rupiah dibuka merosot 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.630 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah sebelumnya diposisi Rp16.628 per dolar AS. Analis Doo Financial Futures, Lukman Leong memproyeksi, rupiah menguat terbatas di rentang Rp 16.550–Rp 16.700 per dolar AS. Sementara, pengamat […]

  • Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    Layanan Bank 9 Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Klaim Dana Nasabah Rp5,5 Miliar Terkuras

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gangguan layanan perbankan Bank Jambi atau Bank 9 Jambi masih berlanjut hingga hari ini. Tidak hanya layanan e-banking yang tak bisa diakses, sejumlah nasabah juga melaporkan kartu ATM mereka tidak dapat digunakan untuk menarik uang. Situasi ini memicu kepanikan, ditandai dengan antrean panjang di sejumlah mesin ATM di Kota Jambi dan sekitarnya. Di […]

  • Prabowo Instruksikan Anggaran Program MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

    Prabowo Instruksikan Anggaran Program MBG Dipangkas Jadi Rp268 Triliun

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melakukan penyesuaian besar terhadap anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada tahun 2026. Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pemangkasan anggaran MBG dari sebelumnya Rp335 triliun menjadi Rp268 triliun sebagai bagian dari upaya efisiensi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjelaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan langkah penyesuaian tata kelola […]

expand_less