Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

Rupiah Tidak Loyo Lagi,  Berpeluang ke Level Ini

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat hari ini, Kamis (22/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.929 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah berada di level Rp 16.936 per dolar AS.

Pada saat bersamaan, greenback terpantau bergerak di tempat alias stagnan.

Chief Analyst Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan rupiah masih berpeluang menguat terhadap dolar AS pada perdagangan hari ini. Sentimen positif datang dari meredanya ketegangan antara Amerika Serikat dan Eropa setelah Presiden AS Donald Trump menarik kembali ancaman pengenaan tarif terhadap Eropa. Rupiah diproyeksikan bergerak di kisaran Rp16.850 hingga Rp17.000 per dolar AS.

“Namun, penguatan rupiah diperkirakan terbatas mengingat sentimen domestik masih relatif lemah,” ujarnya.

Adapun sentimen domestik yang masih membayangi pergerakan rupiah antara lain isu independensi Bank Indonesia (BI), defisit anggaran, serta prospek pemangkasan suku bunga acuan BI.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi menambahkan, sentimen internal juga dipengaruhi oleh keputusan BI yang menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% pada Desember 2025. Suku bunga deposit facility tetap di 3,75%, sementara lending facility bertahan di 5,5%.

Menurutnya, kebijakan tersebut konsisten untuk menjaga stabilitas rupiah di tengah ketidakpastian global, sekaligus memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter dan makroprudensial guna mendorong pertumbuhan ekonomi ke depan.

Kendati demikian, BI masih menegaskan bahwa ruang penurunan suku bunga tetap terbuka ke depan. Pada perdagangan Kamis (22/1/2026), Ibrahim memperkirakan rupiah bergerak fluktuatif dengan kecenderungan ditutup melemah di kisaran Rp16.930 hingga Rp16.950 per dolar AS.

Mata uang di kawasan Asia juga bervariasi. Di mana, peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,19%.

Selanjutnya ada ringgit Malaysia dan dolar Singapura yang sama-sama menanjak 0,05%. Disusul, yuan China terkerek 0,04%.

Berikutnya dolar Hongkong terlihat menguat tipis 0,004% terhadap the greenback. Sementara itu, baht Thailand menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,25%.

Kemudian ada won Korea Selatan yang terkoreksi 0,13% dan yen Jepang turun 0,03%. Diikuti, dolar Taiwan melemah tipis 0,02%.(*)

 

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    BP Batam Batalkan Alokasi Lahan Anak Usaha HOME, Ini Alasannya

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hotel Mandarine Regency Tbk (HOME) mengumumkan kabar penting terkait proyeknya di wilayah Pantai Timur, Nongsa, Batam. Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam (BP Batam) telah resmi membatalkan alokasi lahan untuk entitas anak perusahaan, PT Warga Tri Manunggal. Melalui keterbukaan informasi, Direktur HOME, Ardi Syofyan, menjelaskan hal tersebut. Pembatalan itu […]

  • Harga Perak Antam Naik Rp75 Jadi Rp31.925 per Gram

    Harga Perak Antam Naik Rp75 Jadi Rp31.925 per Gram

    • calendar_month Sen, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada Senin (24/11/2025). Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam naik Rp75 menjadi Rp 31.925 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.381.250, dengan harga yang termasuk PPN 11% menjadi Rp 9.303.188. Sedangkan perak murni […]

  • IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    IHSG Melemah 0,20 Persen ke Level 8.101

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka fluktuatif dan bergerak liar pada awal perdagangan Selasa (28/10/2025). Berdasarkan data RTI, IHSG melemah 0,20% atau turun 16,089 poin ke level 8.101,062. Sebanyak 222 saham tercatat turun, 281 saham menguat, dan 177 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 5,8 miliar saham dengan nilai transaksi sekitar Rp 3,5 […]

  • Catatan PKP, KUR Perumahan Capai Rp3,5 Triliun per 16 Desember

    Catatan PKP, KUR Perumahan Capai Rp3,5 Triliun per 16 Desember

    • calendar_month Kam, 18 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mencatat penyaluran kredit usaha rakyat (KUR) sektor perumahan atau kredit program perumahan (KPP) hingga 16 Desember mencapai Rp3,5 triliun. “Per 16 Desember KUR perumahan secara keseluruhan itu di Rp3,5 triliun. Untuk dari sisi suplai ada 892 debitur, sedangkan dari sisi permintaan (demand) ada 3.810 debitur,” ujar Direktur […]

  • OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    OJK Segera Bentuk Satgas Reformasi Integritas Pasar Modal

    • calendar_month 20 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera membentuk Satuan Tugas (Satgas) Reformasi Integritas Pasar Modal sebagai langkah perbaikan menyeluruh pasca gejolak di bursa saham nasional. Pemerintah menegaskan tidak akan melakukan intervensi dalam pembentukan maupun pelaksanaan tugas satgas tersebut. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan, satgas sepenuhnya berada di bawah kepemimpinan OJK. Pemerintah hanya […]

  • Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    Zona Hijau, IHSG Dibuka Pagi Ini Menguat ke Level 8.392

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona hijau pada perdagangan sesi pertama hari ini, Rabu (12/11/2025). IHSG dibuka menguat pada posisi 8.392,28 atau naik 0,25%. Berdasarkan data RTI, IHSG sempat bergerak pada rentang 8.379-8.397 sesaat setelah pembukaan. Tercatat, 274 saham menguat, 151 saham melemah, dan 202 saham bergerak ditempat. Kapitalisasi pasar IHSG […]

expand_less