Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja.

Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai menumpuk dalam darah. Dampaknya bisa fatal.

Pada tahap inilah hemodialisis diperlukan. Prosedur ini bekerja dengan mengalirkan darah keluar tubuh menuju mesin dialyzer alat yang bertindak sebagai “ginjal buatan” untuk dibersihkan sebelum dikembalikan ke tubuh.

Tanpa intervensi tersebut, pasien berisiko mengalami uremia, gangguan jantung akibat kelebihan kalium, hingga penumpukan cairan di paru-paru yang memicu sesak napas berat.

Gejala gagal ginjal kerap muncul perlahan namun progresif. Pembengkakan di kaki, kelelahan ekstrem, mual berkepanjangan, hingga gangguan kesadaran menjadi tanda bahwa tubuh tidak lagi mampu membuang racun secara alami.

Penyebabnya beragam. Diabetes dan hipertensi menjadi faktor dominan yang merusak pembuluh darah ginjal secara perlahan. Selain itu, peradangan ginjal dan penyakit genetik seperti ginjal polikistik juga dapat mempercepat kerusakan organ tersebut.

Dokter umumnya merekomendasikan cuci darah saat fungsi ginjal turun di bawah 15 persen. Pada tahap ini, terapi lain tidak lagi cukup untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

Meski bukan menyembuhkan, hemodialisis terbukti mampu memperpanjang harapan hidup dan meningkatkan kualitas hidup pasien. Alternatif lain seperti transplantasi ginjal masih terbatas karena ketersediaan donor.

Karena itu, deteksi dini menjadi kunci. Pemeriksaan rutin bagi penderita diabetes dan hipertensi dapat mencegah kondisi berkembang ke tahap gagal ginjal yang membutuhkan cuci darah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan dana ke sektor riil sebesar Rp167,6 triliun per 22 Oktober 2025. Dengan kata lain realisasi penyaluran dana ini sudah 84% dari pagu penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp200 triliun. “Perbankan sudah menggunakan Rp167,6 triliun atau 84% dari yang dana pemerintah yang ditempatkan,” ucap Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian […]

  • DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim 280 Persen, Minta Reformasi dan Pengawasan Ketat

    DPR Dukung Kenaikan Gaji Hakim 280 Persen, Minta Reformasi dan Pengawasan Ketat

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi III DPR RI Abdullah menilai kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang menaikkan gaji hakim hingga 280 persen merupakan langkah bersejarah dalam memperkuat fondasi keadilan nasional. Namun, ia menegaskan kebijakan ini harus diiringi dengan reformasi sistem dan pengawasan ketat agar benar-benar meningkatkan integritas peradilan. “Langkah Presiden Prabowo patut diapresiasi karena menunjukkan keberpihakan terhadap […]

  • Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Naik 9 Persen, ASDP Perkuat Kesiapan Operasional

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran 2026 diperkirakan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Operator penyeberangan nasional, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), memproyeksikan jumlah penumpang yang menggunakan layanan kapal feri mencapai sekitar 5,8 juta orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 9,4 persen dibandingkan periode mudik Lebaran tahun lalu. Sementara itu, jumlah kendaraan yang melintasi jalur penyeberangan […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Komoditas beras masih bertahan stabil. Beras Naruto dan Beras Belido dijual Rp 15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di harga Rp 15.200 per kilogram. Gula pasir lokal tercatat Rp 18.000 per kilogram, dan tepung terigu merek Cakra Kembar serta […]

  • Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    Cuaca Provinsi Jambi Hari Ini Didominasi Awan, Beberapa Wilayah Berpotensi Hujan Ringan

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah di Provinsi Jambi akan mengalami cuaca berawan sepanjang hari ini, Selasa, 28 Oktober 2025. Meskipun demikian, sejumlah daerah berpotensi diguyur hujan ringan pada siang hingga malam hari. Untuk wilayah Kota Jambi, Muaro Jambi, Batanghari, Sarolangun, Merangin, Bungo, Tebo, serta Kerinci, cuaca diperkirakan berawan […]

  • IHSG Menguat Pagi Ini, Dipicu Pemangkasan Suku Bunga AS

    IHSG Menguat Pagi Ini, Dipicu Pemangkasan Suku Bunga AS

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan Senin (24/11/2025) di zona hijau. Mengutip data RTI, IHSG naik 0,35 persen atau 29,39 poin ke level 8.443,74. Dari ratusan konstituen, sebanyak 287 saham menguat, 202 saham melemah, dan 192 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,1 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 2,25 triliun. […]

expand_less