Breaking News
light_mode
Beranda » Perbankan » BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

  • account_circle -
  • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan dana ke sektor riil sebesar Rp167,6 triliun per 22 Oktober 2025. Dengan kata lain realisasi penyaluran dana ini sudah 84% dari pagu penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp200 triliun.

“Perbankan sudah menggunakan Rp167,6 triliun atau 84% dari yang dana pemerintah yang ditempatkan,” ucap Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Nathan Kacaribu dalam rapat kerja dengan Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) di Gedung DPR pada Senin (17/11/2025).

Dengan adanya penempatan dana tersebut diharapkan akan menggerakkan sektor riil yang berujung pada kenaikan pertumbuhan ekonomi kuartal III-2025. Bila dirinci Bank Mandiri dan BRI telah menyalurkan dana sebesar Rp55 triliun atau sudah mencapai target 100% dari total penempatan dana sebesar Rp55 triliun.

Lalu BNI menyalurkan sebesar Rp37,4 triliun atau 68% dari penempatan dana Rp55 triliun. Sementara itu Bank Tabungan Negara sebesar Rp10,3 triliun atau 41% dari penempatan dana senilai Rp25 triliun dan Bank Syariah Indonesia sebesar Rp9,9 triliun atau 99% dari penempatan dana senilai Rp10 triliun.

“Sejak 12 September 2025, kami pindahkan kas pemerintah dari Bank Indonesia ke perbankan sebesar Rp200 triliun. Diharapkan mampu menciptakan pertumbuhan ekonomi jangka pendek yang cukup signifikan,” jelas Febrio.

Dia berpendapat lancarnya penyaluran dana ini tidak terlepas dari biaya bunga yang terjangkau. Mengingat pemerintah menempatkan dana dengan suku bunga sebesar 3,8% atau 80% dari dari suku bunga Bank Indonesia.

“Dengan bunga yang sama ditempatkan di perbankan, cost of fund perbankan menjadi lebih rendah. Akhirnya, mereka menyalurkan dana lebih cepat karena biaya dana yang lebih murah,” ujar Febrio.

Lebih lanjut, oenempatan dana pemerintah di perbankan juga membuat perbankan menurunkan bunga Dana Pihak Ketiga (DPK). Khususnya Himbara dan Bank Syariah Indonesia (BSI). Saat bunga DPK turun maka suku bunga kredit juga menurun dan diharapkan dapat memacu permintaan kredit.

“Setelah Rp200 triliun ditempatkan dengan bunga 3,8%, perbankan khususnya Himbara dan BSI menurunkan bunga DPK-nya secara signifikan. Pada gilirannya, hal ini mulai menurunkan suku bunga kredit sejak September, meski penurunannya masih bertahap,” ungkap Febrio.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 5 Bakso Enak di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Disajikan Pakai Batok Kelapa!

    5 Bakso Enak di Jambi yang Wajib Kamu Coba, Ada yang Disajikan Pakai Batok Kelapa!

    • calendar_month Sab, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Siapa bilang kuliner Jambi cuma seputar masakan tradisional khas Melayu? Ternyata, di balik hiruk pikuk Kota Jambi, ada banyak kedai bakso yang rasanya menggoda lidah. Dari resep lawas yang sudah eksis sejak 1970-an, sampai inovasi kekinian seperti bakso batok dan bakso mercon, semua ada di sini. Buat kamu pencinta bakso sejati, ini dia […]

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • BNI Optimis Lampaui Target KUR Perumahan Rp250 Miliar di Akhir Tahun

    BNI Optimis Lampaui Target KUR Perumahan Rp250 Miliar di Akhir Tahun

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menyatakan optimis dapat melampaui target penyaluran KUR (kredit usaha rakyat) perumahan sebesar Rp250 miliar hingga akhir tahun, terdiri dari Rp100 miliar di sisi supply dan Rp150 miliar di sisi demand. “BNI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di sektor perumahan, baik […]

  • Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    Tragedi Banjir Sumatera: 442 Meninggal, 402 Hilang, Prabowo Turun ke Lapangan

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan total 442 korban meninggal dunia dan 402 warga masih hilang akibat bencana banjir dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (1/12/2025). Pemerintah mempercepat penanganan darurat, mulai dari pencarian korban, evakuasi warga, hingga pembukaan akses wilayah terisolasi. Kepala BNPB Letjen Suharyanto menyampaikan bahwa […]

  • Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    Rekor Tertinggi Pecah! Emas Antam Dibanderol Rp2.631.000 per Gram

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali menyentuh rekor tertinggi. Hari ini emas Antam lebih mahal Rp29.000 menjadi Rp2.631.000 per gram. Sedangkan pada perdagangan sebelumnya, harga emas Antam dibanderol Rp 2.602.000 per gram. Adanya kenaikan harga tersebut membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga naik tinggi menjadi Rp2.484.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan […]

  • Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US,26 dan WTI US,67

    Harga Minyak Dunia Menguat, Per Barel Brent US$63,26 dan WTI US$59,67

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat pada penutupan perdagangan Kamis (5/12/2025) waktu AS, didorong ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga acuannya. Sementara itu, mandeknya pembicaraan damai Ukraina turut menahan harapan pemulihan aliran minyak Rusia ke pasar global. Brent ditutup naik 59 sen atau 0,94% menjadi US$ 63,26 per barel. Adapun West […]

expand_less