Minggu, 18 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

Pergeseran Konsumsi Akhir 2025 Jadi Sinyal Tantangan Ekonomi Indonesia pada 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pergeseran perilaku konsumsi masyarakat pada akhir 2025 dinilai menjadi sinyal awal tantangan perekonomian Indonesia pada 2026. Tekanan biaya hidup dan ketidakpastian pendapatan mendorong rumah tangga lebih memilih menabung dibandingkan meningkatkan belanja.

Survei Konsumen Bank Indonesia (BI) menunjukkan porsi pendapatan masyarakat yang dialokasikan untuk konsumsi atau average propensity to consume pada Desember 2025 turun menjadi 74,3 persen. Angka tersebut menurun dibandingkan November (74,6 persen), Oktober (74,7 persen), dan September 2025 (75,1 persen).

Sebaliknya, kecenderungan menabung masyarakat justru meningkat. BI mencatat rasio tabungan terhadap pendapatan (savings to income ratio) pada Desember 2025 naik menjadi 14,87 persen, lebih tinggi dibandingkan November sebesar 14,44 persen dan Oktober 2025 sebesar 14,32 persen. Kondisi ini menunjukkan masyarakat semakin defensif dalam menyikapi tekanan ekonomi.

Sejalan dengan tren tersebut, Indeks Penjualan Riil (IPR) BI memproyeksikan penjualan eceran pada akhir 2025 tumbuh 4,4 persen secara tahunan. Meski masih mencatatkan pertumbuhan, angka ini melambat dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 6,3 persen secara tahunan, menandakan momentum belanja akhir tahun tidak sekuat tahun-tahun sebelumnya.

Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef) M. Rizal Taufikurahman menilai perlambatan konsumsi ini bukan sekadar faktor musiman. Menurutnya, pelemahan daya beli mencerminkan tekanan biaya hidup yang belum sepenuhnya mereda serta meningkatnya kehati-hatian rumah tangga akibat ketidakpastian pendapatan dan prospek ekonomi ke depan.

Ia mengingatkan, meskipun pertumbuhan ekonomi 2025 masih terjaga, ketergantungan ekonomi nasional pada konsumsi rumah tangga berisiko melemah apabila tidak disertai perbaikan struktural, seperti penguatan upah riil dan kepastian kerja. Kenaikan rasio tabungan memang memberi bantalan likuiditas memasuki 2026, namun tidak otomatis mendorong perputaran ekonomi di sektor riil.

Pandangan serupa disampaikan Kepala Ekonom PT Bank Permata Tbk Josua Pardede. Ia memperkirakan konsumsi rumah tangga tetap tumbuh pada 2026, namun lajunya berpotensi terbatas jika masyarakat terus memprioritaskan tabungan. Menurutnya, stabilitas harga pangan menjadi faktor kunci untuk menjaga daya beli riil masyarakat.

Para ekonom menekankan pentingnya kebijakan pemerintah yang lebih presisi pada 2026, terutama untuk menekan biaya hidup dan memastikan stimulus fiskal benar-benar efektif mendorong konsumsi kelompok menengah ke bawah. Tanpa langkah tersebut, konsumsi diperkirakan tetap tumbuh, tetapi dengan daya dorong yang semakin terbatas terhadap perekonomian nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    OJK dan MAS Perkuat Kerja Sama FinTech, Dukung Ekonomi Digital Indonesia–Singapura

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Monetary Authority of Singapore (MAS) memperbarui komitmen kerja sama dalam pengembangan bidang FinTech dan memperkuat kerja sama di bidang keuangan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MOU) tentang Kerja Sama di Bidang Teknologi Keuangan (Fintech). MoU ini melanjutkan kesepakatan sebelumnya yang ditandatangani pada tahun 2018, serta memperluas upaya bersama dalam […]

  • Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilau logam mulia tak hanya datang dari emas. Harga perak murni produksi Antam kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini melonjak Rp900 dan kini bertengger di level Rp50.050 per gram. Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar […]

  • 7 Tren Baju Imlek 2026 Elegan Stylish

    7 Tren Baju Imlek 2026 Elegan Stylish

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang perayaan Imlek 2026, tren busana wanita kembali mengalami pembaruan. Pilihan pakaian tidak lagi terbatas pada model tradisional, melainkan hadir dengan sentuhan modern yang elegan dan fashionable. Tren ini memadukan unsur budaya Tionghoa dengan gaya kontemporer sehingga penampilan tetap sopan, anggun, dan relevan dengan gaya masa kini. Warna merah tetap menjadi pilihan utama […]

  • Resep Gulai Ikan Semah Khas Kerinci Jambi, Sisiknya Dimakan dan Rasanya Gurih

    Resep Gulai Ikan Semah Khas Kerinci Jambi, Sisiknya Dimakan dan Rasanya Gurih

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gulai ikan semah menjadi salah satu kuliner khas dari Kerinci, Provinsi Jambi, yang memiliki cita rasa gurih dan unik. Hidangan ini cukup terkenal karena menggunakan ikan semah, jenis ikan endemik yang hidup di hulu sungai berarus deras dan kawasan air terjun. Keunikan gulai ikan semah terletak pada cara pengolahannya. Berbeda dengan kebanyakan olahan […]

  • Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) yang mewajibkan Departemen Luar Negeri AS meninjau pedoman untuk memperdalam keterlibatan negara itu dengan Taiwan. Pengesahan UU ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran China dapat mengambil tindakan militer terhadap pulau yang memiliki pemerintahan mandiri tersebut. UU baru ini secara spesifik mensyaratkan Departemen Luar […]

  • Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kia resmi mengumumkan harga untuk mobil listrik termurahnya, EV2 yang dipasarkan di Eropa. Model bertenaga baterai anyar ini, dibanderol mulai sekitar US$ 31 ribu atau setara Rp 480 jutaan. Sehingga menjadikan kendaraan listrik paling terjangkau dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Disitat dari Autoblog, Kamis (26/3/2026), kehadiran Kia EV2 menjadi langkah penting dalam […]

expand_less