Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

Defisit APBN 2025 Melebar Rp695,1 Triliun, Nyaris Tembus Batas Aman 3% PDB

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 8 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah mencatat defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencapai Rp695,1 triliun, angka tertinggi dalam satu dekade terakhir di luar masa pandemi. Nilai tersebut setara dengan 2,92% terhadap produk domestik bruto (PDB) dan nyaris menyentuh batas aman defisit fiskal sebesar 3% sebagaimana diatur dalam Undang-Undang.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa pelebaran defisit tersebut melampaui target APBN 2025 sebesar 2,53% PDB maupun outlook terakhir yang dipatok 2,78% PDB. Meski demikian, pemerintah memastikan disiplin fiskal tetap terjaga.

“Defisit memang melebar, tetapi masih berada di bawah batas 3% sesuai Undang-Undang. Kami terus menjaga komunikasi dengan DPR,” ujar Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026).

Berdasarkan paparan Kementerian Keuangan, hingga akhir Desember 2025 pendapatan negara tercatat Rp2.755,3 triliun atau 91,7% dari target APBN sebesar Rp3.005,1 triliun. Sementara itu, belanja negara mencapai Rp3.451,4 triliun, setara 95,3% dari outlook belanja Rp3.621,3 triliun.

Kondisi tersebut membuat belanja negara tetap lebih besar dibandingkan pendapatan, sehingga mendorong defisit APBN melebar. Menurut Purbaya, keputusan mempertahankan belanja negara diambil untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi nasional.

“Ketika ekonomi sedang mengalami tekanan atau downturn, pemerintah perlu memberikan stimulus agar aktivitas ekonomi tetap bergerak. Itulah fungsi APBN sebagai penyangga,” tegasnya.

Selain defisit, keseimbangan primer juga tercatat mengalami pelebaran. Hingga akhir 2025, keseimbangan primer berada di level minus Rp180,7 triliun, jauh di atas target APBN 2025 yang dirancang minus Rp63,3 triliun. Pelebaran tersebut mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan negara di tengah penerimaan yang tidak optimal.

Purbaya mengakui bahwa salah satu faktor utama pelebaran defisit adalah realisasi penerimaan pajak yang tidak mencapai target outlook APBN 2025 sebesar Rp2.076,9 triliun.

“Ya, penerimaan pajak memang di bawah outlook,” ujarnya singkat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota BBM Pertalite 2026 Resmi Ditetapkan 29,2 Juta KL, Ini Rinciannya

    Kuota BBM Pertalite 2026 Resmi Ditetapkan 29,2 Juta KL, Ini Rinciannya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi menetapkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2026. Khusus BBM jenis Pertalite (RON 90), kuota yang ditetapkan mencapai 29.267.947 kilo liter (KL). Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan, penetapan kuota tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus menjaga efektivitas […]

  • Anjlok Lagi! Emas Antam Kini Rp2,878 Juta per Gram

    Anjlok Lagi! Emas Antam Kini Rp2,878 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali anjlok pada perdagangan Rabu (18/2/2026). Tren penurunan harga sejak 16 Februari, kali ini turun Rp40.000, dari semula Rp2.918.000 menjadi Rp2.878.000 per gram. Begitu pula untuk harga beli kembali (buyback) emas Antam dikutip laman Logam Mulia, kini turun menjadi Rp2.655.000 per gram. Harga emas Antam ini sewaktu-waktu bisa berubah. Transaksi […]

  • Harga Emas Antam Anjlok Lagi,  Warga Jambi Punya Momentum Borong!

    Harga Emas Antam Anjlok Lagi, Warga Jambi Punya Momentum Borong!

    • calendar_month Selasa, 5 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesempatan terbuka lebar bagi masyarakat Jambi yang ingin mengoleksi logam mulia. Harga emas Antam kembali mengalami penurunan pada perdagangan Selasa (5/5/2026). Penurunan ini terbilang cukup dalam. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Laman Logam Mulia, harga emas Antam anjlok sebesar Rp35.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.795.000 menjadi Rp2.760.000 per gram. Tak hanya harga […]

  • Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    Pertumbuhan Ekonomi 5,1 Persen Dinilai Belum Cukup Menahan Laju Utang Pemerintah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang diproyeksikan mencapai 5,1 persen pada 2026 dinilai belum cukup kuat untuk menahan laju peningkatan utang pemerintah. Laporan Analisis Kritis Keberlanjutan Utang Indonesia 2026 yang disusun Institute for Strategic and Economic Action Indonesia menyebutkan, kondisi fiskal Indonesia saat ini menghadapi tantangan serius, terutama karena biaya utang lebih tinggi dibandingkan laju […]

  • Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    Bea Cukai Luncurkan Jaminan Nontunai Elektronik, Proses Kepabeanan Kini Instan

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mempercepat digitalisasi layanan dengan meluncurkan program jaminan nontunai elektronik. Sistem ini memangkas proses kepabeanan yang selama ini bergantung pada dokumen fisik. Peluncuran dilakukan Kantor Pelayanan Utama (KPU) Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok pada 29 April 2026. Program ini menjadi bagian dari transformasi layanan untuk meningkatkan […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Turun, Ini Daftar Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas buatan UBS dan Galeri24 kompak turun di Pegadaian pada perdagangan Jumat, (13/3/2026). Produk logam mulia buatan UBS dan Galeri24 itu masing-masing melorot Rp31.000 dan Rp32.000. Kini harga emas UBS menjadi Rp3.082.000 dari sebelumnya dibanderol Rp3.113.000 per gram. Sementara itu, harga emas Galeri24 berubah di angka Rp3.066.000 dari sebelumnya Rp3.098.000 per gram. […]

expand_less