Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pagi Ini Rupiah Menguat 63 Poin Jadi Rp16.886 per Dolar AS

Pagi Ini Rupiah Menguat 63 Poin Jadi Rp16.886 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini mengalami penguatan.

Mengutip dari Antara, Selasa (10/3/2026), rupiah sekarang berada di level Rp16.886 per dolar AS. Mata uang Garuda tersebut menguat sebanyak 63 poin atau 0,37 persen dari Rp16.949 per dolar AS pada penutupan perdagangan sebelumnya.

Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak secara fluktuatif, meski demikian rupiah diprediksi akan kembali melemah.

“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.950 per USD hingga Rp17.000 per USD,” jelas Ibrahim.

Ibrahim mengungkapkan, pergerakan kurs rupiah hari ini dipengaruhi oleh sentimen harga minyak yang melonjak hingga 30 persen, jauh melampaui USD100 per barel dan mendekati level tertinggi yang terlihat selama awal perang Rusia-Ukraina pada 2022.

Ini terjadi saat serangan udara Israel dan AS menargetkan fasilitas minyak Iran selama akhir pekan. Sementara Teheran membalas dengan meluncurkan serangan rudal terhadap beberapa fasilitas minyak di negara-negara Timur Tengah.

Iran juga secara efektif memblokir Selat Hormuz dengan menyerang kapal-kapal di jalur pelayaran tersebut, menurut laporan. Selat tersebut merupakan sumber minyak utama bagi sebagian besar Asia, dan potensi penutupannya akan menyebabkan gangguan pasokan bagi sebagian besar wilayah tersebut.

Selain itu, Iran pada Senin menunjuk Mojtaba Khamenei untuk menggantikan ayahnya, Ali Khamenei, sebagai Pemimpin Tertinggi, menandakan kelompok garis keras tetap memegang kendali di Teheran seminggu setelah konflik dengan Amerika Serikat dan Israel.

Ibrahim menambahkan, harga minyak dunia sudah menyentuh angka USD92 per barel, rekor tertinggi sejak 2020. Angka ini jauh melampaui asumsi makro APBN 2026 yang hanya mematok harga di kisaran USD70 per barel.

“Ini akan menaikkan defisit sebesar Rp6,8 triliun. Apabila harga minyak terus meroket hingga mendekati atau bahkan melampaui USD100 per barel, dampaknya bakal fatal bagi fiskal nasional. Defisit APBN terhadap PDB bisa terdongkrak hingga mendekati tiga persen,” ungkap dia.

Menurut Ibrahim, angka ini sangat berisiko karena melampaui batas tiga persen yang telah ditetapkan dalam UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara. Lumpuhnya Selat Hormuz sebagai choke point yang melayani 20 persen suplai minyak dunia menjadi dalang utama kemacetan pasokan ini

Menghadapi situasi genting ini, ada tiga langkah strategis yang harus segera diambil pemerintah. Pertama, melakukan efisiensi anggaran negara secara signifikan, sehingga belanja hanya untuk keperluan yang langsung berkaitan masyarakat. Belanja pemerintah harus difokuskan hanya untuk kebutuhan dasar rakyat seperti pendidikan, kesehatan, pangan, energi, dan pengentasan kemiskinan

Kedua, pengurangan konsumsi minyak dengan lebih gencar lagi program konversi energi dari minyak ke energi baru dan terbarukan. Di antaranya, energi matahari (PLTS) termasuk untuk industri dan perumahan, air (PLTA), angin (PLTB) sebagai pengganti PLTD (diesel).

“Ketiga, stimulus ekonomi mesti digencarkan agar ekonomi tidak terpuruk dengan program deregulasi. Menurutnya, aturan-aturan yang menghambat perkembangan ekonomi bisa dipangkas. Begitu juga perlu debirokratisasi, birokrasi yang berbelit sehingga menyulitkan dunia usaha dapat disederhanakan,” papar Ibrahim.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

    Rupiah Keok Lagi! Melemah 50 Poin ke Rp17.775 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berbalik arah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar […]

  • Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    Rupiah Terpuruk, DPR Desak BI Perkuat Stabilitas Nilai Tukar

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan hingga menembus kisaran Rp17.600 per dolar Amerika Serikat (AS). Kondisi ini memicu sorotan dari parlemen yang mempertanyakan efektivitas berbagai langkah stabilisasi yang telah ditempuh Bank Indonesia (BI), mulai dari intervensi pasar hingga penyesuaian instrumen moneter. Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Harris Turino menilai, BI sudah […]

  • Prabowo Kejar Uang Koruptor untuk Biayai Digitalisasi Pendidikan Nasional

    Prabowo Kejar Uang Koruptor untuk Biayai Digitalisasi Pendidikan Nasional

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk mengejar dan menyita uang hasil korupsi demi membiayai program-program pendidikan nasional. Pernyataan ini ia sampaikan saat meluncurkan program Digitalisasi Pembelajaran di SMPN 4 Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11/2025). Prabowo menyebut bahwa pemerintah berencana menyediakan smartboard atau panel interaktif digital (PID) di setiap ruang kelas di seluruh […]

  • 54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    54 Ribu Jemaah Umrah Indonesia Tertahan di Tanah Suci

    • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sekitar 54.000 jemaah umrah asal Indonesia yang saat ini berada di Tanah Suci berpotensi mengalami keterlambatan kepulangan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah. Ketegangan antara Iran dengan Israel yang didukung Amerika Serikat dilaporkan berdampak pada aktivitas penerbangan di sejumlah wilayah udara kawasan tersebut. Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Anggawira meminta […]

  • Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    Jelang UMP 2026, Apindo Ungkap Banyak Perusahaan UKM Tak Mampu Bayar Upah Minimum

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menegaskan bahwa pembahasan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 harus mempertimbangkan kondisi riil dunia usaha yang mayoritas didominasi oleh Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo, Bob Azam, menjelaskan bahwa sekitar 90 persen perusahaan di Indonesia bukanlah perusahaan besar atau multinasional, melainkan UKM dengan kemampuan finansial terbatas. “Jangan […]

  • Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    Mitsubishi Fuso Jadi Mobil Komersial Terlaris 2025, Kuasai Hampir 40 Persen Pasar Indonesia

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mitsubishi Fuso kembali menegaskan dominasinya di pasar kendaraan niaga nasional. Sepanjang 2025, Mitsubishi Fuso tercatat sebagai merek mobil komersial terlaris di Indonesia dengan penjualan ritel mencapai 25.613 unit. Capaian tersebut membuat Fuso menguasai 39,9 persen pangsa pasar kendaraan komersial Tanah Air, meningkat 1,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pangsa pasar hampir 40 persen ini […]

expand_less