Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sebesar 20,53 poin (0,25%) ke posisi 8.294,89 pada sesi pertama, Jumat (24/10/2025). IHSG hari ini menghijau di rentang 8.291–8.310.

Penguatan IHSG ini disokong hampir seluruh indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Properti dan Real Estate yang melonjak 3,78% di awal sesi pertama.

Berikutnya ada IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Barang Konsumen Primer dan IDX Sektor Energi.

Disusul, IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Barang Baku, IDX Sektor Infrastruktur dan IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer. Sementara itu, IDX Sektor Teknologi menjadi satu-satunya sektoral yang melemah setelah turun 0,54%.

Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 768,38 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 715,22 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 76.581 kali transaksi.

Sebanyak 277 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 135 saham terkoreksi, dan 200 saham stagnan.

Di awal perdagangan sesi  pertama ini, sebanyak lima saham melonjak tajam dan masuk daftar top gainers.  Harga sahamnya melonjak mulai dari 16% hingga 24%.

Di antara daftar top gainers tersebut, saham Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) melonjak hingga mentok batas auto rejection atas (ARA), karena melejit 24,62% menjadi Rp 810.
Sedangkan saham top gainers lainnya adalah PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) melesat 22,22% ke level 825, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) meningkat 19,34% ke level Rp 432, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) naik 16,88% ke level Rp 540 dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melesat 16,53% ke level Rp 282.

BNI Danareksa Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini menguat dengan range resistance di 8292 dan support di 8238. Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati musim rilis laporan keuangan kuartal III serta data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini.

“Data tersebut berpotensi memberikan arah pergerakan pasar selanjutnya,” tulis BNI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    Dana Rp 200 Triliun Menganggur, Menkeu Purbaya Ancam Cabut dari Bank BUMN yang Lemot Salurkan Kredit

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal tegas kepada bank-bank pelat merah terkait rendahnya penyerapan dana pemerintah. Dana Rp 200 triliun yang ditempatkan di lima bank BUMN akan dicabut jika tidak segera disalurkan ke sektor riil. Dalam rapat kerja dengan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Jakarta, Selasa (4/11/2025), Purbaya menegaskan […]

  • 7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi, Bisa Picu Kejang Tanpa Disadari

    7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi, Bisa Picu Kejang Tanpa Disadari

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mengelola epilepsi ternyata tidak hanya soal rutin minum obat. Pola makan juga punya peran besar dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil dan mencegah kejang. Banyak yang belum tahu, beberapa jenis makanan justru bisa memicu kejang atau mengganggu kerja obat epilepsi di dalam tubuh. Karena itu, penting bagi penderita epilepsi maupun keluarga untuk […]

  • Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    Iran Ngamuk Lagi! Pangkalan AS dan Israel Dibombardir

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) kembali melancarkan serangan terhadap Israel dan pasukan Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah pada Jumat (27/3/2026). Serangan tersebut dilakukan menggunakan pesawat tanpa awak (drone) dan rudal jarak menengah hingga jarak jauh sebagai bagian dari operasi balasan Iran. Dalam pernyataan resmi yang dirilis media pemerintah Iran, IRGC menyebut sejumlah […]

  • Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    Kilang Balikpapan Kini Produksi Propylene, Perkuat Ketahanan Industri Petrokimia 

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) terus memperkuat posisi Indonesia dalam industri petrokimia nasional. Melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan, fasilitas Kilang Balikpapan kini resmi mampu memproduksi propylene, salah satu bahan baku utama industri plastik, tekstil, hingga produk kimia. Pjs Corporate Secretary KPI Milla Suciyani menjelaskan bahwa sebelum proyek RDMP dijalankan, Kilang Balikpapan […]

  • Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    Papan Digital Gantikan Papan Tulis di Ruang Kelas

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemanfaatan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital di SMPN 4 Kota Bekasi membawa perubahan besar dalam proses belajar mengajar. Namun, berbagai pihak menegaskan bahwa teknologi canggih ini tidak akan memberikan hasil optimal tanpa kesiapan dan kompetensi guru sebagai penggunanya. Sejak hadirnya perangkat digital tersebut, ritme pembelajaran di kelas berubah signifikan. Siswa […]

  • Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    Sinyal Waspada! Ketidakpastian Kebijakan Disebut Tekan Rupiah

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada perdagangan Jumat pagi (22/5/2026) kembali bergerak di zona merah. Mata uang Garuda tercatat melemah 10 poin atau sekitar 0,06 persen terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan tersebut membuat rupiah berada di level Rp17.677 per dolar AS, dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di angka Rp17.667 per dolar AS. […]

expand_less