Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

IHSG Menguat 20,53 Poin ke Posisi 8.294

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat sebesar 20,53 poin (0,25%) ke posisi 8.294,89 pada sesi pertama, Jumat (24/10/2025). IHSG hari ini menghijau di rentang 8.291–8.310.

Penguatan IHSG ini disokong hampir seluruh indeks sektoral. Sektor dengan penguatan terbesar dicetak IDX Properti dan Real Estate yang melonjak 3,78% di awal sesi pertama.

Berikutnya ada IDX Sektor Kesehatan, IDX Sektor Perindustrian, IDX Sektor Barang Konsumen Primer dan IDX Sektor Energi.

Disusul, IDX Sektor Keuangan, IDX Sektor Transportasi dan Logistik, IDX Sektor Barang Baku, IDX Sektor Infrastruktur dan IDX Sektor Barang Konsumen Non-Primer. Sementara itu, IDX Sektor Teknologi menjadi satu-satunya sektoral yang melemah setelah turun 0,54%.

Berdasarkan data RTI, tercatat sebanyak 768,38 juta saham telah diperdagangkan di menit-menit awal, dengan nilai perdagangan sebesar Rp 715,22 triliun dan frekuensi perdagangan baru mencapai 76.581 kali transaksi.

Sebanyak 277 saham diperdagangkan mencatatkan kenaikan, 135 saham terkoreksi, dan 200 saham stagnan.

Di awal perdagangan sesi  pertama ini, sebanyak lima saham melonjak tajam dan masuk daftar top gainers.  Harga sahamnya melonjak mulai dari 16% hingga 24%.

Di antara daftar top gainers tersebut, saham Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) melonjak hingga mentok batas auto rejection atas (ARA), karena melejit 24,62% menjadi Rp 810.
Sedangkan saham top gainers lainnya adalah PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) melesat 22,22% ke level 825, PT Puri Global Sukses Tbk (PURI) meningkat 19,34% ke level Rp 432, PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) naik 16,88% ke level Rp 540 dan PT Multi Medika Internasional Tbk (MMIX) melesat 16,53% ke level Rp 282.

BNI Danareksa Sekuritas memprediksi, IHSG hari ini menguat dengan range resistance di 8292 dan support di 8238. Dari sisi sentimen, pelaku pasar akan mencermati musim rilis laporan keuangan kuartal III serta data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis hari ini.

“Data tersebut berpotensi memberikan arah pergerakan pasar selanjutnya,” tulis BNI Danareksa Sekuritas dalam risetnya.(*)

 

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan PT Wijaya Karya (WIKA) memasuki babak baru restrukturisasi jumbo senilai Rp44 triliun, setelah upaya sebelumnya dinilai belum menyentuh persoalan fundamental. Rencana ini mempertegas bahwa langkah penyelamatan tahap pertama belum mampu memulihkan kondisi keuangan dua BUMN tersebut. Manajemen WIKA menetapkan restrukturisasi lanjutan sebagai pilar transformasi pada 2026, selain program asset […]

  • 16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 16 perjalanan kereta api (KA) dibatalkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Alastua, Jawa Tengah. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa hingga Rabu (29/10), rekayasa pola operasi KA masih diberlakukan karena […]

  • Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    Sultra Ekspor 11,7 Ton Cumi-Cumi ke Vietnam Senilai Rp838 Juta, Bukti Potensi Laut Bumi Anoa

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali mencatat capaian positif di sektor kelautan dengan mengekspor 11,7 ton cumi-cumi (Loligo sp) ke Vietnam, dengan nilai transaksi mencapai Rp838 juta. Wakil Gubernur Sultra Hugua mengatakan, ekspor ini merupakan bagian dari tren positif sektor kelautan yang terus tumbuh di wilayah Bumi Anoa. “Ekspor hari ini merupakan rangkaian […]

  • Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Siaga 14–28 Maret Jelang Lebaran 2026

    Mendagri Tito Karnavian Instruksikan Kepala Daerah Siaga 14–28 Maret Jelang Lebaran 2026

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah untuk tetap siaga di wilayah masing-masing selama periode menjelang hingga setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Instruksi tersebut disampaikan melalui Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri Nomor 000.2.3/1171/SJ tertanggal 8 Maret 2026 tentang penundaan perjalanan ke luar negeri […]

  • Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua pekan berturut-turut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi terus mengalami kenaikan. Terbaru harga TBS periode 23-29 Januari 2026 untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya mencapai Rp 41,59 per kilogram TBS. Harga sawit terbaru untuk Provinsi Jambi ini sudah dirilis Dinas Perkebunan sebagai hasil rapat pada Rabu (22/1/2026). Pada periode […]

  • Rupiah Melemah ke Level Rp16.848 per Dolar AS Jelang Pidato Trump

    Rupiah Melemah ke Level Rp16.848 per Dolar AS Jelang Pidato Trump

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Rabu (25/2/2026). Berdasarkan data pasar spot, rupiah hari ini melemah 19 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.848 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya Rp16.829 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu sentimen geopolitik global dan faktor domestik, di tengah penguatan tipis indeks […]

expand_less