Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

Babak Baru Restrukturisasi Garuda dan WIKA: Suntikan Modal Jumbo Rp44 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Garuda Indonesia (GIAA) dan PT Wijaya Karya (WIKA) memasuki babak baru restrukturisasi jumbo senilai Rp44 triliun, setelah upaya sebelumnya dinilai belum menyentuh persoalan fundamental. Rencana ini mempertegas bahwa langkah penyelamatan tahap pertama belum mampu memulihkan kondisi keuangan dua BUMN tersebut.

Manajemen WIKA menetapkan restrukturisasi lanjutan sebagai pilar transformasi pada 2026, selain program asset recycling dan efisiensi. Langkah ini merupakan kelanjutan dari master restructuring agreement (MRA) senilai Rp20,79 triliun yang disepakati pada 2024.

Sementara itu, Garuda Indonesia mendapatkan persetujuan RUPSLB untuk menerima penyertaan modal Rp23,67 triliun dari PT Danantara Asset Management melalui private placement. Ini menjadi bagian dari proses penyehatan yang sebelumnya dilakukan pada 2022 ketika utang GIAA berhasil ditekan dari US$10 miliar menjadi US$5 miliar, dan ekuitas membaik meski masih negatif.

Pemerhati BUMN sekaligus Direktur NEXT Indonesia Center, Herry Gunawan, menilai restrukturisasi lanjutan ini menunjukkan permasalahan mendasar belum terselesaikan.

Pada WIKA, meski MRA disetujui kreditur, kinerja keuangan justru melemah. Pendapatan yang menurun membuat perusahaan tidak mampu memenuhi kewajiban.

“Selain ekuitasnya negatif, arus kas operasi WIKA juga defisit. Perusahaan ini membutuhkan suntikan modal serta restrukturisasi besar-besaran terhadap entitas usaha di bawahnya yang jumlahnya terlalu banyak dan menjadi beban tambahan,” ujar Herry.

Situasi serupa dialami Garuda Indonesia. Menurut Herry, restrukturisasi tahap pertama hanya memperpanjang tenor pembayaran tanpa menyelesaikan masalah inti.

“Walaupun secara operasional Garuda mencatatkan keuntungan, beban keuangan yang besar membuat kinerja keuangannya tetap rugi,” ungkapnya.

Herry menekankan perlunya restrukturisasi menyeluruh, mencakup sisi keuangan dan model bisnis. Kedua BUMN dinilai harus kembali fokus pada core business. WIKA memiliki hampir 30 entitas anak, sedangkan Garuda sekitar 20 unit bisnis yang dinilai menambah kompleksitas.

Senada, Associate Director BUMN Research Group FEB UI, Toto Pranoto, mengatakan restrukturisasi lanjutan menegaskan persoalan fundamental belum selesai. Tekanan keuangan dinilai bersumber dari lemahnya kinerja bisnis. Dia menilai injeksi modal jumbo Danantara ke Garuda menjadi langkah positif dan sinyal kuat bagi pasar.

Direktur Keuangan WIKA, Sumadi, menyebut perusahaan masih mengkaji skema restrukturisasi yang paling sesuai, termasuk opsi MRA baru dengan perbankan. Koordinasi dengan Danantara juga terus dilakukan untuk mendapatkan dukungan.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyebut persetujuan penyertaan modal sebagai momentum penting dalam pemulihan.

“Dukungan DAM mencerminkan kepercayaan terhadap arah strategis dan visi jangka panjang kami dalam mewujudkan maskapai nasional yang sehat dan berkelas dunia,” ujarnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

    Izin Impor BBM SPBU Swasta Berlaku Enam Bulan, Shell Masih Dievaluasi

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan izin impor bahan bakar minyak (BBM) bagi stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) swasta berlaku untuk jangka waktu enam bulan. Kebijakan tersebut diberlakukan untuk memberikan kepastian pasokan sekaligus ruang evaluasi terhadap dinamika konsumsi BBM nasional. Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, […]

  • Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    Kredit Macet di Bawah Rp1 Juta Tak Muncul di SLIK, Bisa KPR

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi melonggarkan kebijakan dalam Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) guna mendukung percepatan program perumahan nasional, termasuk target pembangunan 3 juta rumah. Salah satu kebijakan utama yang diambil adalah hanya menampilkan catatan kredit dengan nominal di atas Rp1 juta dalam laporan SLIK. Artinya, kredit macet dengan nilai di bawah Rp1 […]

  • OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan, Fokus Mitigasi Risiko Reputasi

    OJK Terbitkan Panduan Media Sosial Perbankan, Fokus Mitigasi Risiko Reputasi

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan menerbitkan panduan penggunaan media sosial bagi industri perbankan guna memperkuat tata kelola digital sekaligus memitigasi risiko reputasi di era komunikasi berbasis platform daring. Panduan bertajuk Banking in Social Media Guideline tersebut diluncurkan oleh Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, bersama pimpinan bank umum di Jakarta. Menurut Dian, media […]

  • Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    Segmen SME BSI Tumbuh 12,2% per September 2025, Dorong UMKM Naik Kelas

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatat pertumbuhan signifikan pada pembiayaan segmen small medium enterprise (SME) sebesar 12,20% secara tahunan (year-on-year/YoY) hingga September 2025, dengan total nilai pembiayaan mencapai Rp 22,94 triliun. Direktur Retail Banking BSI Kemas Erwan Husainy mengatakan, penguatan pembiayaan di sektor SME menjadi strategi utama perseroan dalam mendorong pelaku usaha […]

  • Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih melemah. Siang ini rupiah ada di level Rp 16.605 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,26% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Mayoritas mata uang negara Asia melemah terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,41%, disusul yen Jepang yang melemah 0,29%, dolar […]

  • Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 300,48 triliun. Program ini ditargetkan mampu menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga 17 Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 217,20 triliun atau sekitar 76,86% dari target […]

expand_less