Senin, 19 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Ekonomi Jambi Tumbuh 4,93 Persen pada 2025, Awal 2026 Masih Positif tapi Melambat

Ekonomi Jambi Tumbuh 4,93 Persen pada 2025, Awal 2026 Masih Positif tapi Melambat

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perekonomian Provinsi Jambi masih menunjukkan pertumbuhan positif memasuki 2026. Namun, laju pertumbuhan pada awal tahun tercatat lebih rendah dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi, ekonomi Jambi sepanjang 2025 tumbuh 4,93 persen, meningkat dibandingkan 2024 yang tumbuh 4,50 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku pada 2025 mencapai Rp349,66 triliun, dengan PDRB per kapita Rp92,79 juta.

Memasuki Triwulan I 2026, ekonomi Jambi tumbuh 4,33 persen secara tahunan (y-on-y). Artinya, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, aktivitas ekonomi masih berkembang, tetapi kecepatannya turun sekitar 0,60 poin persentase dibandingkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2025.

Nilai PDRB Jambi pada Triwulan I 2026 mencapai Rp88,80 triliun berdasarkan harga berlaku, sedangkan berdasarkan harga konstan 2010 mencapai Rp45,80 triliun.

Jika dibandingkan secara triwulanan, kondisi awal 2026 menghadapi tekanan. Ekonomi Jambi mengalami kontraksi 4,55 persen secara q-to-q dibandingkan Triwulan IV 2025. Kontraksi tersebut terjadi pada sebagian besar lapangan usaha, dengan penurunan terdalam pada sektor jasa pendidikan sebesar 10,83 persen.

Meski demikian, terdapat sektor yang mencatat pertumbuhan tinggi. Pengadaan listrik dan gas tumbuh 13,54 persen secara y-on-y, menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi pada Triwulan I 2026. Dari sisi pengeluaran, konsumsi lembaga nonprofit yang melayani rumah tangga tumbuh 11,36 persen.

Sementara pada 2025, sektor transportasi dan pergudangan menjadi lapangan usaha dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 8,88 persen. Dari sisi pengeluaran, ekspor barang dan jasa tumbuh 5,75 persen.

Pergerakan tersebut penting bagi pelaku UMKM Jambi. Pertumbuhan ekonomi yang tetap positif menunjukkan aktivitas produksi dan konsumsi masih berjalan. Namun, perlambatan pertumbuhan serta kontraksi secara kuartalan menjadi sinyal bahwa pelaku usaha perlu memperhatikan daya beli dan pola belanja masyarakat.

Sektor perdagangan juga memiliki peran strategis karena berhubungan langsung dengan transaksi masyarakat. Bagi pedagang pasar, usaha kuliner, toko kecil, hingga jasa, pertumbuhan ekonomi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan omzet apabila konsumsi masyarakat tetap terjaga.

Dengan ekonomi yang masih tumbuh 4,33 persen pada awal 2026, peluang UMKM Jambi tetap terbuka. Tantangannya adalah menjaga harga, memperluas pemasaran digital, dan mempertahankan pelanggan di tengah dinamika ekonomi.

Sumber: Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi, Berita Resmi Statistik Pertumbuhan Ekonomi 2025 dan Triwulan I 2026.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    Musprovlub FORKI Jambi 2026, Nandang Pambudi Siap Bawa Warna Baru dan Target Prestasi Nasional

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Jambi yang direncanakan berlangsung pada akhir Januari 2026 menjadi momentum penting bagi arah baru pembinaan karate di daerah tersebut. Musprovlub ini dipandang sebagai langkah awal untuk membangun kembali harapan dan meningkatkan prestasi FORKI Jambi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Salah satu […]

  • Harga Cabai Merah di Pasar Talang Banjar Lebih Murah di Bandingkan Angso Duo

    Harga Cabai Merah di Pasar Talang Banjar Lebih Murah di Bandingkan Angso Duo

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, pada 19 Mei 2026 bergerak relatif datar. Hampir seluruh komoditas tercatat stabil, kecuali cabai merah yang mengalami koreksi tipis. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan harga cabai merah besar dan cabai merah kecil turun 5,26 persen menjadi Rp 36.000 per kilogram. […]

  • Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    Pertamina EP Zona 4 Tambah Produksi Minyak hingga 432 BOPD

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya peningkatan produksi minyak terus dilakukan PT Pertamina EP melalui unit operasinya, Pertamina EP Zona 4. Salah satu strategi utama yang dijalankan adalah kegiatan workover pada 51 sumur eksisting sepanjang 2025. Langkah ini dilakukan untuk menahan laju penurunan produksi alami pada sumur-sumur tua sekaligus menjaga kontribusi terhadap ketahanan energi nasional. General Manager Pertamina […]

  • Harga Perak Antam Makin Berkilau, Naik Rp850 per Gram!

    Harga Perak Antam Makin Berkilau, Naik Rp850 per Gram!

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam terus menguat. Pada perdagangan Kamis (13/8/2026), harga logam mulia berwarna silver itu kembali melesat dan lebih mahal dari sebelumnya. Mengutip laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp850 menjadi Rp43.950 per gram. Perdagangan sebelumnya, harga perak berada di level 43.100 per gram. Antam sendiri menyediakan sejumlah pilihan […]

  • Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun di Pegadaian Hari Ini

    Emas Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Turun di Pegadaian Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 26 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali bergerak turun. Pada perdagangan Rabu (26/8/2026), harga emas Antam, UBS, dan Galeri24 tercatat mengalami penurunan secara serentak. Koreksi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Jambi yang berencana menambah koleksi logam mulia. Pasalnya, harga beli emas kini lebih terjangkau dibandingkan perdagangan sebelumnya. Mengutip laman Sahabat Pegadaian, emas […]

  • Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    Terbongkar! 25 Eksportir Sawit Diduga Pakai Modus Under Invoicing, Negara Rugi Rp 140 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mengungkap praktik manipulasi ekspor yang berpotensi merugikan negara hingga ratusan miliar rupiah. Sebanyak 25 wajib pajak terdeteksi melakukan ekspor dengan modus under-invoicing menggunakan barang berjenis POME (Palm Oil Mill Effluent) atau limbah minyak sawit. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, menjelaskan bahwa temuan ini diperoleh dari hasil analisis […]

expand_less