Harga Perak Antam Melonjak Tajam, Tembus Rp51 Ribu per Gram Hari Ini
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 39 menit yang lalu
- print Cetak

ILUSTRASI: Perak produksi Antam kembali melonjak tajam hari ini.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan Selasa (19/5/2026). Logam mulia tersebut tercatat melonjak hingga menembus level Rp51.000 per gram.
Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, perak Antam hari ini dibanderol Rp51.000 per gram atau naik Rp1.350 dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan ini menjadi salah satu lonjakan harian terbesar dalam beberapa waktu terakhir.
Penguatan harga perak dipengaruhi meningkatnya permintaan logam mulia di pasar global, seiring ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi nilai tukar mata uang dunia. Selain sebagai instrumen investasi, perak juga memiliki permintaan tinggi dari sektor industri, termasuk teknologi dan energi terbarukan.
Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak butiran murni 99,9%. Untuk perak batangan ukuran 250 gram dipatok sebesar Rp13.150.000. Sementara harga yang sudah termasuk pajak pertambahan nilai (PPN) 11 persen mencapai Rp14.596.500.
Sementara itu, perak batangan Antam dengan berat 500 gram dijual Rp25.500.000, dengan harga termasuk PPN 11 persen berada di level Rp28.305.000.
Kemudian harga perak Antam Heritage dengan berat 31,1 gram hari ini dipatok Rp 2.133.910 dengan harga yang termasuk PPN 11 persen menjadi Rp2.368.640.
Adapun harga perak Antam Heritage berat 186,6 gram sebesar Rp11.681.896, serta harga yang termasuk PPN 11 persen di level Rp12.966.905.
Analis menilai, tren penguatan harga perak masih berpotensi berlanjut apabila sentimen global terhadap aset safe haven terus meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
Meski demikian, investor tetap diimbau mencermati volatilitas pasar sebelum melakukan transaksi pembelian logam mulia.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua

