Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Rilis Notulen Rapat The Fed

Rupiah Diprediksi Melemah Jelang Rilis Notulen Rapat The Fed

  • account_circle -
  • calendar_month Selasa, 7 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum menunjukkan tanda-tanda bergerak pada perdagangan Selasa (7/7/2026). Kurs rupiah tercatat stagnan di level Rp17.995 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, mata uang Indonesia tidak mengalami perubahan sama sekali atau 0 poin (0,00 persen) dibandingkan hari sebelumnya. Dengan demikian, kurs rupiah masih bertahan di level psikologis Rp17.995 per dolar AS.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, mata uang Indonesia juga berada di posisi yang sama, yakni Rp17.995 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah tipis 0,02% ke posisi 100,829.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova memperkirakan rupiah melemah seiring pelaku pasar menunggu rilis notulen meeting Federal Reserve (The Fed).

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan masih dalam tekanan yang diperkirakan melemah pada kisaran di Rp17.950-Rp18.020 dipengaruhi faktor global. Walaupun index dollar melemah, namun pelaku pasar masih hati-hati dalam mengantisipasi rilis notulen meeting The Fed pada Kamis, 9 Juli, waktu AS,” ujarnya.

Pada rapat The Fed sebelumnya, lanjut Rully, bank sentral AS masih fokus pada target inflasi 2 persen. Namun, data tenaga kerja nonfarm payrolls (NFP) yang buruk berpotensi mengalihkan fokus The Fed di bawa Gubernur Bank Sentral AS Kevin Warsh, sehingga diperkirakan akan lebih fleksibel terhadap forward guideline yang memberikan sinyal lebih pasti terhadap arah suku bunga.

Melihat faktor domestik, pelaku pasar mempertimbangkan sentimen neraca perdagangan yang mengalami defisit 1,61 miliar dolar AS dan arus modal keluar di pasar saham sejak awal Juli sebesar Rp2,73 triliun.

Selain itu, pelaku pasar dikatakan juga masih wait and see data cadangan devisa yang akan dirilis pada siang hari ini oleh Bank Indonesia (BI).

“Cadangan devisa diperkirakan kembali turun akibat intervention BI di pasar valas, namun masih pada rasio yang memadai di atas 5 bulan impor dan pembayaran utang pemerintah,” ungkap Rully.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    Dolar AS Sentuh Rp17.775, Ini Kurs di BCA, Mandiri, BRI dan BNI

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali melemah. Mata uang Indonesia tidak bertenaga terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Kamis (27/8/2026). Mengutip Antara, rupiah dibuka melemah 50 poin atau 0,28 persen ke level Rp17.775 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi setelah pada perdagangan sehari sebelumnya, rupiah ditutup di posisi Rp17.725 per dolar […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil Akhir Oktober 2025, Cabe dan Beras Alami Perubahan Harga Tipis

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil Akhir Oktober 2025, Cabe dan Beras Alami Perubahan Harga Tipis

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga bahan pokok atau sembako di sejumlah pasar tradisional Kota Jambi terpantau relatif stabil menjelang akhir Oktober 2025. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas seperti beras, gula pasir, daging ayam, minyak goreng, telur, dan tepung tidak mengalami kenaikan berarti. Namun, beberapa komoditas utama seperti cabe rawit, beras premium, […]

  • Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    Saat Kondisi Memanas Trump Sahkan UU Hubungan AS-Taiwan

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menandatangani rancangan undang-undang (RUU) yang mewajibkan Departemen Luar Negeri AS meninjau pedoman untuk memperdalam keterlibatan negara itu dengan Taiwan. Pengesahan UU ini dilakukan di tengah meningkatnya kekhawatiran China dapat mengambil tindakan militer terhadap pulau yang memiliki pemerintahan mandiri tersebut. UU baru ini secara spesifik mensyaratkan Departemen Luar […]

  • Batang Hari Tekan Kemiskinan ke 8,27 Persen, Ekonomi Tumbuh 5,21 Persen

    Batang Hari Tekan Kemiskinan ke 8,27 Persen, Ekonomi Tumbuh 5,21 Persen

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kabupaten Batang Hari mencatat penurunan angka kemiskinan menjadi 8,27 persen pada 2025, dari sebelumnya 8,63 persen. Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi daerah itu meningkat dari 3,42 persen menjadi 5,21 persen. Bupati Batang Hari, Muhammad Fadhil Arief, mengatakan capaian tersebut menjadi indikator perbaikan kesejahteraan masyarakat setelah sebelumnya daerah itu sempat mencatat angka […]

  • Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.746 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum bangkit dari zona merah. Dilansir dari Antara, Selasa (6/1/20260, rupiah dibuka pada level Rp16.746 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah melemah 6 poin atau 0,04 persen dibanding penutupan pada Senin yang berada di level Rp 16.740 dolar AS. Sementara itu, indeks dolar naik 98,28. Saat ini, pergerakan mata uang […]

  • Percasi Jambi Perkuat Regenerasi Catur Lewat Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    Percasi Jambi Perkuat Regenerasi Catur Lewat Coaching Clinic Bersama FM Rian Kapiraga

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengprov Percasi) Jambi terus memperkuat fondasi pembinaan atlet muda. Salah satu langkah strategis tersebut diwujudkan melalui coaching clinic catur bersama FIDE Master (FM) Rian Kapiraga yang digelar di Paviliun Jambi Business Center (JBC), Sabtu (8/2/2026). Kegiatan ini diikuti puluhan atlet catur junior dari berbagai kabupaten dan kota […]

expand_less