Neraca Perdagangan Jambi Mei 2026 Surplus US$183,63 Juta Meski Ekspor Turun
- account_circle say say
- calendar_month 0 menit yang lalu
- print Cetak

BPS mencatat neraca perdagangan Provinsi Jambi Mei 2026 masih surplus US$183,63 juta karena nilai ekspor jauh lebih besar dibanding impor.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Penurunan ekspor belum menggoyahkan posisi neraca perdagangan Provinsi Jambi. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jambi masih membukukan surplus perdagangan sebesar US$183,63 juta sepanjang Mei 2026.
Surplus tersebut terbentuk karena nilai ekspor mencapai US$194,72 juta, sedangkan impor hanya sebesar US$11,09 juta.
Meski demikian, baik ekspor maupun impor sama-sama mengalami penurunan dibanding bulan sebelumnya. Nilai ekspor turun 5,27 persen, sedangkan impor merosot lebih tajam hingga 35,84 persen.
Impor Jambi masih didominasi Malaysia dengan nilai mencapai US$7,21 juta atau hampir 65 persen dari total impor. Posisi berikutnya ditempati Finlandia, Tiongkok, Kanada, dan Australia.
BACA JUGA:
Singapura Tetap Jadi Pasar Utama Ekspor Jambi, Serap 43 Persen Nilai Perdagangan
Ekspor Jambi Turun 5,27 Persen pada Mei 2026, Pinang hingga Karet Jadi Penyebab Utama
Dari sisi komoditas, impor terbesar berasal dari kelompok mesin dan alat angkutan yang menyumbang 72,14 persen dari total impor sepanjang Januari-Mei 2026. Kelompok hasil industri memberikan kontribusi 20,29 persen, sedangkan bahan kimia sebesar 7,05 persen.
Di sisi lain, ekspor Jambi masih mengandalkan bahan bakar mineral, minyak nabati, dan produk karet sebagai komoditas utama.
BPS mencatat neraca perdagangan Jambi secara konsisten berada pada posisi surplus sepanjang Januari 2025 hingga Mei 2026. Kondisi ini menunjukkan nilai ekspor daerah masih jauh melampaui impor, meskipun performa ekspor pada Mei tahun ini mengalami perlambatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
- Penulis: say say
